
Kasus Pinjaman Masalah Sritex, lalu memeriksa istri saya Iwan Setiawan – viral terbaru Indonesia
VIRALTERKINI.ID, Jakarta – Kantor Kejaksaan Agung memeriksa Megawati, Komisaris Pt Sri Rejeki Isman TBK (SRITEX), terkait dengan kasus korupsi kredit bank yang diduga. Megawati adalah istri dari tersangka utama, Iwan Setiawan Lukminto, Komisaris Presiden Sritex.
Pemeriksaan dilakukan pada hari Kamis (6/26/2025) oleh tim investigasi di gedung bundar yang lalu. Megawati hadir sebagai saksi dalam menyelidiki kasus kasus kredit yang tidak berkinerja yang melibatkan Bank DKI dan Bank BJB.
“Ya, istri Megawati Iwan Setiawan sebagai Direktur Presiden Pt Griya Asri Sejahtera (diperiksa hari ini),” kata Kapuspenkum yang lalu Harli Siregar. Namun, Harli belum mengungkapkan secara rinci materi pemeriksaan.
Megawati dikatakan memiliki peran dalam perusahaan yang berafiliasi dengan tersangka. Informasi dari keluarga dianggap penting untuk melacak aliran dana kredit.
Sebelumnya, adik laki -laki Iwan Setiawan, Iwan Kurnia Lukminto, juga telah ditanyai oleh yang lalu. Dia menjabat sebagai direktur pelaksana Sritex selama proses kredit.
Iwan Kurniawan mengklaim mengetahui proses pencairan kredit dari bank. Tapi dia menyangkal dana itu digunakan oleh saudaranya untuk kebutuhan pribadi.
“Sejauh yang saya ketahui sebagai adik laki -laki, bukan (digunakan untuk kebutuhan pribadi Iwan Setiawan),” Iwan mengatakan kepada wartawan pada hari Senin (23/2025).
Dia mengirimkannya sepenuhnya pada hasil penyelidikan pejabat penegak hukum.
Iwan juga membantah tuduhan bahwa dana kredit digunakan untuk membeli aset pribadi. “Sejauh yang saya tahu tidak ada. Kami juga telah menyampaikan di dalam,” katanya.
Dia menegaskan bahwa dana yang diperoleh dari bank digunakan untuk tujuan operasional Sritex dan anak perusahaannya. “Untuk semua operasi. Untuk operasi Sritex,” kata Iwan.
Kasus ini berasal dari pemberian ratusan miliar rupiah secara kredit oleh Bank DKI dan Bank BJB ke Sritex. Diduga, proses pemberian kredit tidak memenuhi persyaratan analisis sesuai dengan ketentuan perbankan.
Kredit yang harus digunakan sebagai modal kerja sebenarnya dialihkan untuk membayar hutang dan pembelian aset nonproduktif. Penyelidik menduga bahwa bank telah mengabaikan dalam melakukan uji tuntas kondisi keuangan Sritex.
Yang lalu telah menunjuk tiga tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Iwan Setiawan Lukminto, Dicky Syahbandinata dari Bank BJB, dan Zainuddin Mappa dari Bank DKI.
Yang lalu telah menamai tiga tersangka. Identitas Tersangka berikut:
1. Mantan Direktur Pelaksana Sritex, Iwan Setiwan Lukminto;
2. Pemimpin Divisi Komersial dan Korporat Bank BJB pada tahun 2020, Dicky Syahbandinata;
3. Direktur Bank DKI pada tahun 2020, Zainuddin Mappa.
Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan perbankan dan perusahaan nasional besar. Lalu terus mengeksplorasi fakta hukum untuk mengungkap potensi tindakan kriminal korupsi yang terjadi. (MA)
2 jumlah total
Predikai pertadingan malam ini
Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime
Gaming Center
Berita Olahraga
Lowongan Kerja
Berita Terkini
Berita Terbaru
Berita Teknologi
Seputar Teknologi
Berita Politik
Resep Masakan
Pendidikan