Save 40%off! Join our newsletter and get 40% off right away!

Gentong Score

Gentong Score

Cara menghitung weton jawa sendiri, bisa meramalkan kecocokan jodoh dan pasangan

blank


Ilustrasi cara menghitung weton jawa untuk mencari jodoh (Pexels// Andrea Piacquadio)

KabarJawa.com– Dalam budaya Jawa, weton tidak hanya sekedar penanda hari ulang tahun, tetapi juga dipercaya mampu menggambarkan karakter seseorang dan menentukan kecocokan jodoh.

Keyakinan tersebut masih dipegang erat oleh sebagian masyarakat saat ini, terutama mereka yang ingin mengetahui kecocokan calon pasangan hidupnya.

Sederhananya, dari weton seseorang dipercaya dapat mengetahui bagaimana nasib, keberuntungan, bahkan jalannya hubungan percintaan akan berkembang.

Dan mengenai matchmaking, ada perhitungan khusus untuk mengetahuinya. Untuk itu, dirangkum dari berbagai sumber, berikut panduan lengkapnya.

Mengenal Apa Itu Weton Jawa

Weton Jawa berasal dari sistem penanggalan tradisional Jawa yang berbeda dengan penanggalan Masehi. Dalam satu minggu masyarakat Jawa mengenal lima hari pasar yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon dan Legi.

Perpaduan antara ulang tahun dan pasar inilah yang kemudian disebut dengan weton. Misalnya seseorang yang lahir pada hari Jumat Kliwon berarti mempunyai weton Jumat Kliwon.

Weton mempunyai nilai atau angka yang disebut dengan neptu, dan setiap hari serta pasar mempunyai nilai yang berbeda-beda.

Nilai ini digunakan untuk melakukan perhitungan, terutama ketika seseorang ingin mengetahui kecocokan jodohnya dengan pasangannya.

Selain untuk menilai keharmonisan hubungan, weton juga sering digunakan untuk menentukan hari baik dalam berbagai acara, seperti pernikahan, pindah rumah, dan upacara adat.

Cara Menghitung Weton Jawa untuk Pernikahan

Untuk menghitung weton, pertama-tama Anda perlu mengetahui nilai neptu hari dan pasaran kelahiran. Tabel berikut digunakan dalam perhitungan:

Meja Hari Neptu (Dina)

Hari Neptunus
Senin 4
Selasa 3
Rabu 7
Kamis 8
Jumat 6
Sabtu 9
Minggu 5

Tabel Pasar Neptu

Pasar Neptunus
hukum 5
Pah 9
Pon 7
Gaji 4
Kliwon 8

Jadi, langkah pertama adalah menjumlahkan nilai kelahiran dan nilai pasar. Misal seseorang lahir pada hari Jumat Kliwon maka perhitungannya adalah 6 (Jumat) + 8 (Kliwon) = 14.

Selanjutnya, lakukan perhitungan yang sama untuk pasangan Anda. Jika pasangan tersebut lahir pada hari Selasa Pon, maka hasilnya adalah 3 (Selasa) + 7 (Pon) = 10.

Langkah terakhir, jumlahkan kedua hasil weton tersebut. Misalnya 14 + 10 = 24. Hasil akhir ini digunakan untuk melihat arti kecocokan jodoh menurut tafsir weton jawa.

Arti Jumlah Weton Jawa dalam Hubungan Jodoh

Berikut penjelasan pengertian jumlah weton yang dijumlahkan:

Gat

Menandakan hubungan yang rawan perpisahan. Pasangan dengan weton nomor 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, dan 36 seringkali banyak mengalami perselisihan jika dipaksakan untuk bersama.

Ratu

Melambangkan jodoh idaman yang penuh kebahagiaan dan keharmonisan. Hubungan akan langgeng dan bahagia. Berlaku bagi pasangan dengan weton nomor 2, 11, 20 dan 29.

Pasangan

Pasangan dengan hasil weton 3, 12, 21, atau 30 dianggap paling cocok. Rumah tangga mereka cenderung damai dan minim konflik.

Topo

Menandakan hubungan yang penuh cobaan di awal, namun bisa kuat dan langgeng jika keduanya bersabar dan berkomitmen. Berlaku untuk jumlah 4, 13, 22, dan 31.

Menari

Pasangan ini dipercaya akan selalu mendapat rejeki yang lancar dan kehidupan yang sejahtera. Berlaku untuk jumlah 5, 14, 23, dan 32.

Padat

Menunjukkan hubungan yang seringkali dipenuhi pertengkaran kecil. Namun konflik ini biasanya dapat diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Berlaku untuk hasil 6, 15, 24, dan 33.

Sujanan

Menunjukkan potensi perselingkuhan di pihak salah satu pihak. Berlaku untuk hasil 7, 16, 25, dan 34.

Tentu saja

Menunjukkan hubungan yang serasi, tenteram, dan harmonis. Meski terkadang menghadapi masalah, pasangan ini mampu menyelesaikannya dengan bijak. Berlaku untuk nomor 8, 17, 26, dan 35.

Jadi Kearifan Lokal

Melalui perhitungan weton Jawa, masyarakat percaya bahwa watak dan nasib seseorang dapat diketahui, termasuk kecocokan dengan pasangan.

Namun hasil weton sebaiknya dijadikan pedoman tradisi, bukan sebagai patokan mutlak. Sebab, dalam menjalin hubungan, kesetiaan dan saling pengertian tetap menjadi kunci rumah tangga berjalan harmonis.

Weton hanyalah salah satu warisan kearifan lokal yang menunjukkan betapa kayanya budaya Jawa dalam memaknai kehidupan dan cinta.***



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *