Save 40%off! Join our newsletter and get 40% off right away!

Gentong Score

Gentong Score

Pekan Pertama Operasi Zebra Progo 2025, Polda DIY Klaim Angka Kecelakaan dan Kematian Turun Drastis

blank


Pekan Pertama Operasi Zebra Progo 2025/Foto: Polda DIY

KabarJawa.com– Polda DIY merilis hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) Minggu Pertama Operasi Zebra Progo 2025 yang berlangsung pada 17–23 November 2025.

Catatan ini menunjukkan arah positif bagi keselamatan lalu lintas, khususnya penurunan angka kecelakaan dan nihil korban jiwa.

Pekan Pertama Operasi Zebra Progo 2025

Hujan tak menyurutkan aktivitas polisi dalam melaksanakan Operasi Zebra Progo 2025. Sejak hari pertama operasi, petugas menyebar ke perempatan jalan yang ramai, jalur rawan kecelakaan, hingga kawasan pendidikan.

Mereka menghadirkan patroli yang lebih intens dan pendekatan yang lebih manusiawi. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil nyata.

Berdasarkan perbandingan satu minggu sebelum dan sesudah operasi, jumlah kecelakaan turun dari 116 kasus menjadi 108 kasus atau turun 7 persen.

Penurunan paling dramatis terjadi pada jumlah kematian. Jika pada pekan sebelumnya masih ada empat korban jiwa, maka pada pekan pertama operasi ini jumlahnya nol.

Pejabat juga mencatat, jumlah korban luka berat dan luka ringan tidak berubah secara statistik, masing-masing tersisa 1 orang dan 145 orang.

Kerugian materi justru sedikit meningkat menjadi sekitar Rp. 2,9 juta, namun peningkatan tersebut belum menutupi fakta bahwa faktor keselamatan mengalami peningkatan yang signifikan.

Catatan perbandingan dari tahun ke tahun sekali lagi memperkuat gambaran positif ini. Pada minggu pertama Operasi Zebra 2024, pihak berwenang menangani 109 kasus kecelakaan.

Pada periode yang sama tahun ini, jumlahnya turun menjadi 108 kasus. Meski hanya turun satu poin, namun grafik korban jiwa menunjukkan penurunan yang jauh lebih drastis.

Jumlah korban tewas turun dari 3 orang pada tahun lalu menjadi 0 orang pada tahun ini. Jumlah korban luka berat dan luka ringan juga menunjukkan penurunan yang signifikan.

Kondisi ini memperkuat kesimpulan bahwa pendekatan operasional tahun ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat dan efektivitas polisi dalam mencegah terjadinya insiden fatal.

Mengutamakan Pendekatan Humanis

Polda DIY juga mencatat perubahan besar dalam penegakan hukum. Jumlah tilang ngebut turun signifikan dari 6.244 pada tahun 2024 menjadi 845 pada tahun 2025, atau turun sebesar 86 persen. Teguran pun berkurang sekitar 25 persen.

Penurunan tersebut bukan berarti melemahnya penegakan hukum, melainkan adanya perubahan strategi yang lebih menekankan pada tindakan pendidikan. Operasi Zebra tahun ini memilih mendorong pengemudi untuk tertib melalui pembinaan, bukan sekadar sanksi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, jumlah kegiatan preventif seperti imbauan, sosialisasi dan penyuluhan justru meningkat sebesar 20 persen.

Upaya preventif seperti pengaturan, penjagaan, dan patroli juga meningkat dengan total peningkatan 911 kegiatan atau meningkat sebesar 4 persen.

Aktivitas pendukung Satgas Bantuan Operasional antara lain Humas, Kesehatan, Propam, dan Teknologi Informasi bahkan meningkat sebesar 114 persen.

Personel dari berbagai unit terlibat langsung untuk memastikan setiap lini mendukung operasional yang optimal.

Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama antara polisi dan masyarakat

Kabid Humas Polda DIY, Kompol Ihsan, SIK, menegaskan, semua hasil positif itu tidak muncul begitu saja.

Menurutnya, pendekatan yang humanis, edukatif dan responsif disertai sosialisasi secara masif menjadi kunci suksesnya Operasi Zebra Progo 2025.

“Penurunan angka kecelakaan dan nihil kematian membuktikan kolaborasi antara masyarakat dan aparat berjalan sangat baik. Operasi Zebra tahun ini merupakan bagian dari persiapan menciptakan kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru. Kami menekankan pada edukasi, imbauan dan kehadiran polisi di titik rawan, dan hasilnya cukup efektif,” kata Kompol Ihsan.

Ia juga menegaskan, penurunan jumlah tilang tidak berarti melemahnya kualitas penegakan hukum.

Pihaknya terus melakukan penegakan hukum dengan pendekatan yang lebih persuasif. Teguran, edukasi langsung, dan sistem perburuan mampu mencegah pelanggaran tanpa menimbulkan ketegangan di lapangan.

Konsep Operasional Zebra Progo 2025 berorientasi pada peningkatan keselamatan, bukan sekadar aksi, imbuhnya.

Di akhir keterangannya, Kompol Ihsan mengapresiasi seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut, termasuk unsur pendukung teknis dan kesehatan, serta masyarakat yang tanggap terhadap imbauan polisi. Anggota di lapangan, unsur pendukung, dan masyarakat telah memberikan kontribusi besar.

“Langkah-langkah tersebut akan terus kami perkuat agar keselamatan lalu lintas di DIY semakin baik,” tutupnya. (ef linangkung)



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *