Save 40%off! Join our newsletter and get 40% off right away!

Gentong Score

Gentong Score

Kemenhub Dorong FWA Gambarkan Kepadatan Transportasi Lebaran 2026

blank

Viralterkini.idJAKARTA — Kebijakan pengaturan kerja fleksibel (FWA) dinilai menjadi salah satu kunci mengurangi kemacetan perjalanan saat Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan kebijakan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

Menurut dia, penerapan FWA berpotensi memecah konsentrasi pergerakan yang cenderung menumpuk pada hari-hari tertentu sebelum dan sesudah Idul Fitri. Dengan cara ini, kepadatan tidak lagi terkonsentrasi pada satu waktu, namun lebih tersebar.

Dengan pengurangan kepadatan pada periode tertentu, beban petugas di lapangan juga dapat lebih terkendali sehingga manajemen lalu lintas dapat dilakukan lebih maksimal, kata Dudy dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

blank

FWA Berlaku di Beberapa Tanggal
Pemerintah telah sepakat untuk menerapkan FWA bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja swasta pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026. Berdasarkan Survei Angkutan Lebaran Tahun 2026 yang dilakukan Kementerian Perhubungan, persepsi masyarakat menunjukkan bahwa kebijakan tersebut cukup efektif menekan potensi lonjakan puncak arus mudik, khususnya pada H-5 dan H-3.

Dengan adanya FWA, pergerakan masyarakat pada arus mudik diperkirakan akan lebih terdistribusi pada hari-hari menjelang H-3 dan H-5, yakni H-6 hingga H-8. Artinya, lonjakan kendaraan dan penumpang di jalan, terminal, stasiun, dan bandara bisa lebih terkendali karena tidak menumpuk dalam satu waktu.

Arus Balik Lebih Merata
Efektivitas serupa juga terlihat pada aliran balik. Masyarakat menilai FWA cukup membantu mengurangi potensi kerumunan pada periode H+4 hingga H+6 setelah Idul Fitri. Bahkan, hari-hari puncak pergerakan kini cenderung lebih merata karena sebagian masyarakat memilih mengubah jadwal perjalanan di luar rentang H-8 menjadi H+8.

Dari hasil survei, diperkirakan sebanyak 143,9 juta orang akan melakukan perjalanan pada Lebaran 2026. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 survei mencatat potensi perpindahan sebanyak 146 juta orang, dengan realisasi mencapai 154 juta orang.

Pengalaman tahun sebelumnya menunjukkan terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara angka survei dengan realisasi di lapangan. Oleh karena itu, meski survei tahun 2026 menunjukkan sedikit penurunan sekitar 1,7 persen, namun pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan dan persiapan.

“Kami asumsikan pada tahun 2026 dengan memperhitungkan libur panjang dan penerapan kebijakan FWA, masa pergerakan masyarakat bisa berlangsung kurang lebih dua minggu,” kata Dudy.

Himbauan kepada Komunitas
Dengan durasi pergerakan yang lebih lama, Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik berpotensi mendekati realisasi tahun sebelumnya. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memanfaatkan kebijakan FWA secara bijak, dan memilih waktu keberangkatan di luar jam sibuk.

“Partisipasi dan kedisiplinan masyarakat sangat penting agar pemerataan pergerakan bisa lebih merata. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap angkutan lebaran tahun ini dapat terlaksana dengan aman, selamat dan nyaman,” kata Dudy. (ibu)

News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *