<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Adriansyah &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/adriansyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 Jul 2026 00:34:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>
	<item>
		<title>Jaksa Agung Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah</title>
		<link>https://gentongscore.com/jaksa-agung-bentuk-tim-khusus-tangani-kasus-dugaan-korupsi-dan-tppu-febrie-adriansyah/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/jaksa-agung-bentuk-tim-khusus-tangani-kasus-dugaan-korupsi-dan-tppu-febrie-adriansyah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2026 00:34:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Adriansyah]]></category>
		<category><![CDATA[Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Bentuk]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan]]></category>
		<category><![CDATA[Febrie]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Khusus]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Tangani]]></category>
		<category><![CDATA[tim]]></category>
		<category><![CDATA[TPPU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/jaksa-agung-bentuk-tim-khusus-tangani-kasus-dugaan-korupsi-dan-tppu-febrie-adriansyah/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.id, JAKARTA — Kejaksaan Agung akan membentuk tim penyidik ​​khusus untuk menangani kasus dugaan korupsi dan pencucian uang atau TPPU yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan, anggota tim akan dipilih secara khusus untuk meminimalisir potensi konflik kepentingan selama proses penanganan perkara. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Viralterkini.id, </strong>JAKARTA — Kejaksaan Agung akan membentuk tim penyidik ​​khusus untuk menangani kasus dugaan korupsi dan pencucian uang atau TPPU yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah.</p>
<p>Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna mengatakan, anggota tim akan dipilih secara khusus untuk meminimalisir potensi konflik kepentingan selama proses penanganan perkara.</p>
<p>&#8220;Plt Jampidsus akan membentuk tim penyidik ​​di Kejaksaan, orang-orangnya yang akan ditentukan. Nanti khusus orang-orang tertentu yang meminimalisir adanya konflik kepentingan dengan yang bersangkutan,&#8221; kata Anang di Kejaksaan Agung, Senin (13/7/2026).</p>
<p>Menurut Anang, tim penyidik ​​akan mempelajari seluruh materi perkara yang diterima dari polisi. Peninjauan ini meliputi berkas laporan pemeriksaan serta alat dan bukti-bukti yang telah dikumpulkan.</p>
<p>Penyidik ​​juga akan mendalami konstruksi kasus dan dugaan tindak pidana yang didakwakan terhadap Febrie. Proses ini akan dilakukan berdasarkan dokumen pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada.</p>
<p>“Kita akan pelajari kasusnya seperti apa, seperti apa berdasarkan laporan penyidikan yang ada, serta berdasarkan bukti-bukti yang ada terkait dugaan tindak pidana tersebut,” ujarnya.</p>
<p>Anang menegaskan, Kejaksaan Agung akan terus berkoordinasi dengan Polri dalam penanganan kasus ini. Sinergi antarlembaga akan terus dilakukan sepanjang proses penyidikan.</p>
<p>Kejaksaan Agung, lanjut Anang, akan menangani perkara secara independen dan profesional. Tim penyidik ​​juga diminta bekerja terbuka dan hati-hati dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.</p>
<p>Anang menjelaskan, administrasi penyidikan dari Polri sudah diterima Kejaksaan Agung. Tahap selanjutnya adalah penyerahan berita acara penyidikan, barang bukti dan tersangka.</p>
<p>“Administrasi perkara penyidikan dari Polri hingga Kejaksaan sudah kami terima, dan akan ditindaklanjuti dengan serah terima, termasuk berita acara penyidikan, barang bukti, dan juga yang berkaitan dengan tersangka,” ujarnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Anang membenarkan Febrie Adriansyah masih berada di Indonesia. Dia membantah kabar yang menyebutkan mantan Jampidsus pergi ke luar negeri untuk menunaikan ibadah umrah.</p>
<p>&#8220;Isu umroh itu tidak benar. Yang bersangkutan sudah dicekal oleh penyidik ​​asli. Kami pastikan FA saat ini ada di Indonesia, kooperatif dan dalam pantauan tim penyidik,&#8221; kata Anang.</p>
<p>Anang menambahkan, pengamanan pribadi Febrie tidak lagi diberikan karena fasilitas tersebut berkaitan dengan jabatan yang dijabatnya sebelumnya.</p>
<p>Pengawasan yang melekat sudah tidak ada lagi karena fasilitasnya melekat pada jabatannya, sedangkan yang bersangkutan sudah mengundurkan diri, ujarnya. (ibu)</p>
<p>The post Jaksa Agung Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Dugaan Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah muncul pertama di Viral Terkini Indonesia.</p>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/jaksa-agung-bentuk-tim-khusus-tangani-kasus-dugaan-korupsi-dan-tppu-febrie-adriansyah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
