<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dalem &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/dalem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Mar 2026 18:22:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Sambut Idul Fitri 2026, Keraton Yogyakarta Gelar Rangkaian Hajad Dalem: Simak Jadwal dan Aturannya</title>
		<link>https://gentongscore.com/sambut-idul-fitri-2026-keraton-yogyakarta-gelar-rangkaian-hajad-dalem-simak-jadwal-dan-aturannya/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/sambut-idul-fitri-2026-keraton-yogyakarta-gelar-rangkaian-hajad-dalem-simak-jadwal-dan-aturannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2026 18:22:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Aturannya]]></category>
		<category><![CDATA[Dalem]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[Hajad]]></category>
		<category><![CDATA[Idul]]></category>
		<category><![CDATA[jadwal]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Rangkaian]]></category>
		<category><![CDATA[Sambut]]></category>
		<category><![CDATA[Simak]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/sambut-idul-fitri-2026-keraton-yogyakarta-gelar-rangkaian-hajad-dalem-simak-jadwal-dan-aturannya/</guid>

					<description><![CDATA[Ilustrasi Hajad Dalem Idul Fitri 2026 Keraton Yogyakarta (Instagram // @humasjogja) KabarJawa.com – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1959/1447 H/2026 M, Keraton Yogyakarta kembali menggelar rangkaian tradisi Hajad Dalem. Acara tahunan yang sarat akan nilai sejarah dan budaya ini akan diakhiri dengan perayaan Garebeg Sawal yang rencananya akan berlangsung pada Jumat, 20 Maret [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<figure id="attachment_27609" aria-describedby="caption-attachment-27609" style="width: 1920px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-27609" class="wp-caption-text">Ilustrasi Hajad Dalem Idul Fitri 2026 Keraton Yogyakarta (Instagram // @humasjogja)</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com </strong>– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1959/1447 H/2026 M, Keraton Yogyakarta kembali menggelar rangkaian tradisi Hajad Dalem.</p>
<p>Acara tahunan yang sarat akan nilai sejarah dan budaya ini akan diakhiri dengan perayaan Garebeg Sawal yang rencananya akan berlangsung pada Jumat, 20 Maret 2026.</p>
<p>Rangkaian peringatan ini akan diawali dengan persiapan fisik jajaran prajurit istana. Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis Keraton Yogyakarta, Latihan Latih Pendekar akan dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026) mulai pukul 16.00 WIB di Halaman Kamandungan Kidul hingga Alun-Alun Selatan. Masyarakat umum diperbolehkan hadir untuk menyaksikan prosesi gladi bersih ini.</p>
<p>Selanjutnya pihak Keraton akan menggelar prosesi Numplak Wajik pada Selasa (17/3/2026) pukul 15.00 WIB. Bertempat di Panti Pareden, Kompleks Magangan, prosesi awal pembuatan gunungan ini juga terbuka untuk umum.</p>
<h2>Sorotan Acara: Garebeg Sawal dan Ngabekten</h2>
<p>Puncak perayaannya yakni Garebeg Sawal akan digelar pada Jumat (20/3/2026) mulai pukul 08.30 WIB. Konvoi pegunungan dan Bregada Prajurit Keraton (seperti Wirabraja, Dhaeng, Bugis, dan Surakarsa) akan melintasi rute dari Pagelaran Keraton, menuju Masjid Gedhe, Kepatihan, Pura Pakualaman, hingga Ndalem Mangkubumen.</p>
<p>Bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menyaksikan kemeriahan Garebeg Sawal, pihak keraton menyediakan area terbuka di Halaman Pagelaran (KD) dan Halaman Masjid Gedhe.</p>
<p>Namun beberapa kawasan vital seperti Kamandungan Kidul, Kompleks Magangan, dan Keben akan ditutup untuk umum.</p>
<p>Di hari yang sama, Istana juga menggelar prosesi Ngabekten Kakung (Jumat, 20/3/2026, pukul 09.00 WIB) dan dilanjutkan dengan Ngabekten Putri keesokan harinya (Sabtu, 21/3/2026, pukul 09.00 WIB).</p>
<p>Meski kedua prosesi ini tertutup, masyarakat tetap bisa menyaksikan prosesnya melalui siaran langsung di akun Instagram resmi @kratonjogja.</p>
<h2>Hiburan Rakyat dan Larangan Terbang Drone</h2>
<p>Mengakhiri rangkaian hari puncak, Istana menyuguhkan hiburan bagi masyarakat berupa Pertunjukan Wayang Kulit Songsong Bedhol.</p>
<p>Mengangkat lakon “Tugu Indradi” karya dalang ML. Cermo Radyoharsono, pertunjukan ini akan digelar di Gedhong Sasana Hinggil Dwi Abad, Alun-Alun Selatan pada Jumat (20/3/2026) pukul 20.00 WIB. Acara ini terbuka untuk umum dan disiarkan langsung di channel YouTube Kraton Jogja.</p>
<p>Demi kelancaran, keamanan dan kekhusyukan seluruh rangkaian Hajad Dalem, Keraton Yogyakarta memberlakukan aturan ketat mengenai pendokumentasian.</p>
<p>Masyarakat dan pihak luar dilarang keras menerbangkan Drone (No Drones Allowed) di seluruh kawasan Garebeg hingga radius penyangga 50 meter.</p>
<p>Masyarakat diimbau menaati aturan tersebut dan memperhatikan jalur prosesi prajurit untuk menghindari kemacetan di sekitar kawasan Istana hingga Malioboro.</p>
<p>Tradisi Hajad Dalem diharapkan dapat terus menjadi wujud rasa syukur sekaligus tonggak pelestarian budaya Yogyakarta yang selalu dinantikan setiap tahunnya. ***</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/sambut-idul-fitri-2026-keraton-yogyakarta-gelar-rangkaian-hajad-dalem-simak-jadwal-dan-aturannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
