<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dini &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/dini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Wed, 05 Nov 2025 01:52:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>BPBD Kota Yogyakarta Gelar Simulasi 5 Sistem Peringatan Dini Banjir, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 01:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Diminta]]></category>
		<category><![CDATA[Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/</guid>

					<description><![CDATA[Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir/Foto: BPBD Kota Yogyakarta KabarJawa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani potensi bencana hidrometeorologi. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah bekerja sama dengan Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) melakukan simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir (EWS) di lima titik strategis: Kali Winongo, Kali Code, Kali Gajah Wong, Kali Buntung, dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_21132" aria-describedby="caption-attachment-21132" style="width: 961px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-21132" class="wp-caption-text">Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir/Foto: BPBD Kota Yogyakarta</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani potensi bencana hidrometeorologi.</p>
<p>Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah bekerja sama dengan Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) melakukan simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir (EWS) di lima titik strategis: Kali Winongo, Kali Code, Kali Gajah Wong, Kali Buntung, dan Kali Belik.</p>
<p>Langkah ini bukan sekedar rutin, namun merupakan upaya nyata untuk memastikan kesiapan peralatan dan kesadaran masyarakat menghadapi ancaman banjir yang kerap mengintai di musim hujan.</p>
<h2>Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir</h2>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat menegaskan, simulasi sistem peringatan dini banjir merupakan bagian penting dari strategi mitigasi bencana jelang puncak musim hujan.</p>
<p>“Simulasi ini kami lakukan untuk memastikan seluruh sistem peringatan dini berfungsi maksimal. Berdasarkan prakiraan BMKG, pada bulan Oktober hingga Januari akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana,” ujarnya, Selasa (4/11).</p>
<p>Dikatakannya, saat ini BPBD Kota Yogyakarta memiliki 26 perangkat EWS yang tersebar di berbagai aliran sungai.</p>
<p>Semua alat telah diperiksa dan berfungsi dengan baik. Meski demikian, Nur Hidayat tak mau terbuai dengan kesiapan peralatan semata.</p>
<p>“Cuaca ekstrem dapat mempengaruhi jaringan listrik dan komunikasi. Oleh karena itu, kami juga menyiapkan sistem cadangan seperti radio HT di setiap wilayah agar komunikasi antar petugas tetap berjalan jika sistem utama mengalami gangguan,” tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan analisis BMKG Wilayah DIY, potensi terbentuknya awan hujan terus meningkat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kondisi ini menandakan ancaman cuaca ekstrem semakin nyata.</p>
<p>Nur Hidayat juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan lebat, petir, angin kencang, serta potensi banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, terutama bagi warga yang bermukim di bantaran sungai atau lereng.</p>
<p>BPBD juga terus mengoptimalkan peran KTB di lapangan. Setiap anggota melaksanakan piket rutin dua kali sehari, yaitu pada pukul 09.00 dan 21.00 WIB, untuk memantau kondisi wilayah dan melaporkan perkembangan cuaca serta potensi bencana.</p>
<p>“Kami sudah mengirimkan surat edaran kepada seluruh warga terkait akan datangnya musim cuaca ekstrem. Sosialisasi terus kami lakukan agar masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap potensi bencana,” ujarnya.</p>
<h3>Cuaca Ekstrim 21 Oktober</h3>
<p>Peristiwa cuaca ekstrem yang melanda Kota Yogyakarta pada 21 Oktober 2025 menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak.</p>
<p>Dalam kejadian tersebut tercatat hampir 50 bencana, antara lain 22 pohon tumbang, 10 atap rumah roboh, serta baliho dan jaringan televisi rusak parah.</p>
<p>“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah kuncinya. Kita tidak bisa mengendalikan alam, tapi kita bisa meningkatkan kesiapsiagaan,” tegas Nur Hidayat.</p>
<p>Salah satu titik yang merasakan manfaat langsung dari EWS adalah Kali Belik, dimana sistem ini sudah terpasang sejak dua tahun lalu.</p>
<p>Jarwo Kuswanto, anggota Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) Kali Belik, mengatakan EWS di wilayahnya berfungsi dengan baik. Alat ini seringkali memberikan peringatan dini ketika debit air meningkat.</p>
<p>“EWS sering berbunyi saat air naik. Namun sejak dua tahun terakhir jarang terjadi banjir besar,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengenang masa sebelum dibangunnya talud dan embung di sekitar Kali Belik. Hujan satu jam saja bisa menyebabkan air naik hingga setinggi mata kaki. Kini, kondisinya sudah jauh lebih baik.</p>
<p>“Sekarang debit air rata-rata berkisar 200 meter kubik, namun masih aman dan tidak meluap ke pemukiman warga,” ujarnya lega.</p>
<p>Jarwo juga berharap pemerintah dapat menindaklanjuti usulan warga terkait perbaikan rutin dan pembersihan Sungai Belik, termasuk memasang jaring sampah di beberapa titik untuk menampung kiriman sampah dari hulu.</p>
<p>“Kalau sungainya bersih, airnya lancar, kita juga akan tenang. Kita siap bahu-membahu menjaga lingkungan kita,” imbuhnya. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
