<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPRD &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/dprd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Apr 2026 19:53:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>
	<item>
		<title>Komisi IV DPRD Maluku Utara Pantau Kesiapan Pelayanan Jemaah Haji di Makassar</title>
		<link>https://gentongscore.com/komisi-iv-dprd-maluku-utara-pantau-kesiapan-pelayanan-jemaah-haji-di-makassar/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/komisi-iv-dprd-maluku-utara-pantau-kesiapan-pelayanan-jemaah-haji-di-makassar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Apr 2026 19:53:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Haji]]></category>
		<category><![CDATA[Jemaah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesiapan]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[Maluku]]></category>
		<category><![CDATA[Pantau]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan]]></category>
		<category><![CDATA[Utara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/komisi-iv-dprd-maluku-utara-pantau-kesiapan-pelayanan-jemaah-haji-di-makassar/</guid>

					<description><![CDATA[Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara yang dipimpin Ketua Muhajirin Bailusy dan Sekretaris Dr Haryadi Ahmad bersama anggota komisi melakukan peninjauan dan berpose bersama di depan lobi UPT Asrama Haji Makassar, Selasa (28/4/2026). Foto: ist ​MAKASSAR — Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) memperketat pengawasan kesiapan pelayanan jemaah haji asal Maluku Utara di Asrama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><em>Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara yang dipimpin Ketua Muhajirin Bailusy dan Sekretaris Dr Haryadi Ahmad bersama anggota komisi melakukan peninjauan dan berpose bersama di depan lobi UPT Asrama Haji Makassar, Selasa (28/4/2026). Foto: ist</em></p>
<p>​<strong>MAKASSAR</strong> — Komisi IV DPRD Provinsi Maluku Utara (Malut) memperketat pengawasan kesiapan pelayanan jemaah haji asal Maluku Utara di Asrama Haji Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan jemaah berjalan lancar dengan standar pelayanan terbaik.</p>
<p>Ketua Komisi IV DPRD Malut Muhajirin Bailusy memimpin langsung kunjungan kerja koordinasi tersebut didampingi Sekretaris Komisi Dr Haryadi Ahmad dan jajaran anggota komisi. Rombongan legislatif ini menyisir berbagai fasilitas untuk memastikan kesiapan fisik dan teknis di lapangan.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="h-standar-pelayanan-jemaah">​<strong>Standar Pelayanan Jemaat</strong></h3>
<p>​Dalam peninjauan, rombongan mengecek kualitas akomodasi, kelayakan konsumsi, dan kesiapan tim medis di puskesmas asrama. Muhajirin Bailusy menegaskan, pengawasan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral legislatif kepada masyarakat.</p>
<div class="inline_ads">
<img decoding="async" class="details-image" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2026/02/iklan-animasi-pasang-iklan.gif" draggable="false" alt="" data-eio="l"/></div>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Kami hadir untuk memastikan tidak ada kendala sekecil apapun yang menghambat kenyamanan beribadah masyarakat Malut,” tegas Muhajirin.</p>
</blockquote>
<p>​Sekretaris Komisi IV DPRD Malut, dr. Haryadi Ahmad juga menekankan pentingnya kualitas pelayanan menyeluruh bagi jamaah. Politisi muda Partai Bulan Bintang (PBB) ini menyatakan pemenuhan hak jamaah menjadi prioritas utama.</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Para tamu Tuhan harus dipastikan mendapat pelayanan yang baik, baik akomodasi, makanan, dan layanan kesehatan,” kata Dr Haryadi di sela-sela peninjauan fasilitas asrama.</p>
</blockquote>
<h3 class="wp-block-heading" id="h-koordinasi-maskapai-sriwijaya">​<strong>Koordinasi Maskapai Sriwijaya</strong></h3>
<p>​Selain fasilitas darat, Komisi IV melaksanakan koordinasi khusus terkait pelayanan transportasi udara. Mereka memastikan maskapai Sriwijaya Air yang melayani jemaah haji Maluku Utara menyediakan layanan armada dan kabin terbaik untuk menjamin kenyamanan jemaah selama penerbangan menuju embarkasi.</p>
<p>​Pengawasan ketat ini mencakup ketepatan waktu pemberangkatan serta tata cara penanganan jemaah lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus untuk memastikan mereka merasa aman.</p>
<h3 class="wp-block-heading" id="h-harapan-haji-mabrur">​<strong>Harapan Haji Mabrur</strong></h3>
<p>​Menutup rangkaian kunjungan, Dr. Haryadi Ahmad menyampaikan pesan haru kepada seluruh warga Malut yang akan menunaikan rukun Islam yang kelima. </p>
<p>Ia berharap seluruh rangkaian ibadah dapat terlaksana dengan sempurna hingga jamaah kembali ke daerah asal.</p>
<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>“Kami juga berharap seluruh Tamu Allah dapat berangkat dan kembali ke tanah air dengan gelar haji mabrur,” tutupnya.</p>
</blockquote>
<p>​Upaya pengawasan yang dilakukan Komisi IV DPRD Malut ini menunjukkan adanya sinergi aktif antara pihak legislatif dan penyelenggara haji untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat Malut pada setiap tahapan ibadah haji. (<strong><em>Dano</em></strong>)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/komisi-iv-dprd-maluku-utara-pantau-kesiapan-pelayanan-jemaah-haji-di-makassar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transfer Keuangan Daerah dari Pusat Menurun Drastis, Paksa DPRD Gunungkidul Pangkas Anggaran Kunker Rp 14 Miliar</title>
		<link>https://gentongscore.com/transfer-keuangan-daerah-dari-pusat-menurun-drastis-paksa-dprd-gunungkidul-pangkas-anggaran-kunker-rp-14-miliar/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/transfer-keuangan-daerah-dari-pusat-menurun-drastis-paksa-dprd-gunungkidul-pangkas-anggaran-kunker-rp-14-miliar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Oct 2025 00:13:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Drastis]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungkidul]]></category>
		<category><![CDATA[keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Kunker]]></category>
		<category><![CDATA[Menurun]]></category>
		<category><![CDATA[miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Paksa]]></category>
		<category><![CDATA[Pangkas]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat]]></category>
		<category><![CDATA[Transfer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/transfer-keuangan-daerah-dari-pusat-menurun-drastis-paksa-dprd-gunungkidul-pangkas-anggaran-kunker-rp-14-miliar/</guid>

					<description><![CDATA[Anggota Badan Anggaran DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti/Foto: Pemkab Gunungkidul KabarJawa.com– Tahun 2026, wakil rakyat harus rela melepaskan sebagian besar anggaran perjalanan dinasnya alias kunker. Dari semula Rp24 miliar, dana kunker hanya tersisa Rp10 miliar. Pemotongan sebesar Rp14 miliar ini merupakan konsekuensi langsung dari pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp104 miliar. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_20673" aria-describedby="caption-attachment-20673" style="width: 1280px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-20673" class="wp-caption-text">Anggota Badan Anggaran DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti/Foto: Pemkab Gunungkidul</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>– Tahun 2026, wakil rakyat harus rela melepaskan sebagian besar anggaran perjalanan dinasnya alias kunker.</p>
<p>Dari semula Rp24 miliar, dana kunker hanya tersisa Rp10 miliar. Pemotongan sebesar Rp14 miliar ini merupakan konsekuensi langsung dari pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp104 miliar.</p>
<p>Pembahasan APBD 2026 berlangsung menegangkan dan melelahkan. Anggota Badan Anggaran DPRD Gunungkidul Ery Agustin Sudiyanti mengakui dinamika tersebut.</p>
<p>Ia mengatakan, seluruh anggota harus beradaptasi dengan kondisi fiskal daerah yang menurun.</p>
<p>“Semula APBD di Gunungkidul diproyeksikan lebih dari Rp2 triliun pada tahun depan. Namun setelah ada kebijakan pemotongan dari pusat, disepakati hanya Rp1,9 triliun,” kata Ery, Selasa (28/10/2025).</p>
<h2>Transfer Keuangan Daerah Menurun</h2>
<p>Ery menjelaskan, penurunan TKD dari pusat bukan sekadar angka di atas kertas. Dampaknya langsung menjalar ke seluruh lini pemerintahan daerah, termasuk DPRD sendiri.</p>
<p>Pihaknya harus merevisi banyak program kegiatan dan membatalkan sejumlah rencana perjalanan kerja ke luar daerah.</p>
<p>&#8220;Pemotongan TKD ini sangat signifikan, mencapai Rp 104 miliar. Dampaknya sangat terasa, baik bagi Pemkab maupun DPRD. Untuk kegiatan DPRD khususnya kunker, mau tidak mau kita harus lebih efisien,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dalam rancangan awal RAPBD tahun 2026, DPRD telah mengusulkan anggaran kunker sebesar Rp 24 miliar. Namun setelah melalui serangkaian diskusi dengan eksekutif, nominalnya terkoreksi menjadi Rp 10 miliar.</p>
<p>&#8220;Turun sekitar Rp14 miliar. Ini murni dampak kebijakan pusat. Anggaran kerja tahun ini Rp18 miliar, jadi penurunannya memang tajam,&#8221; jelas politikus Golkar itu.</p>
<p>Hal serupa disampaikan Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini. Ia berpendapat bahwa langkah-langkah efisiensi merupakan suatu keharusan di tengah tekanan fiskal yang saat ini dihadapi kawasan.</p>
<p>Pihaknya harus menyesuaikan dengan pagu anggaran yang ada agar defisit tidak bertambah.</p>
<p>“Semua kegiatan harus diperhitungkan secara matang,” tegas Endang.</p>
<p>Menurutnya, pembahasan APBD 2026 telah melalui proses yang panjang. DPRD mengadakan enam rapat maraton untuk mencari titik kompromi antara kebutuhan daerah dan kemampuan keuangan yang semakin menipis.</p>
<p>&#8220;Diskusinya alot. Tapi akhirnya semua sepakat, kita tidak bisa memaksakan diri. Kita harus realistis dan bertanggung jawab,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Di tengah gelombang pemotongan ini, DPRD mendorong Pemkab Gunungkidul bekerja lebih keras menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>
<p>Endang menilai PAD menjadi satu-satunya harapan untuk menutup kesenjangan defisit akibat berkurangnya TKD.</p>
<p>“Kami bersyukur ada komitmen peningkatan PAD. Kami berharap bisa lebih dioptimalkan, karena akan berdampak besar bagi kelangsungan program pembangunan,” ujarnya.</p>
<p>Peningkatan PAD akan memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk terus melaksanakan program-program strategis tanpa harus terus bergantung pada transfer pusat.</p>
<h3>Tanda Bahaya Keuangan Daerah</h3>
<p>Penebangan besar-besaran ini menjadi sinyal kuat bagi Gunungkidul. Daerah yang selama ini bergantung pada dana transfer pusat harus mulai meningkatkan kemandirian fiskalnya.</p>
<p>Pemerintah pusat menurunkan TKD bukan tanpa alasan. Kebijakan pengetatan fiskal nasional menuntut daerah untuk lebih efisien dan kreatif dalam menggali sumber pendapatan baru.</p>
<p>Gunungkidul kini harus bergerak cepat agar tidak kehilangan momentum pembangunan. APBD tahun 2026 yang akan segera disahkan dalam rapat paripurna DPRD merupakan cerminan dari keterbatasan keadaan keuangan.</p>
<p>Dibalik Rp. Angka 1,9 triliun merupakan realitas perjuangan regional untuk menetapkan prioritas di tengah badai efisiensi.</p>
<p>Kini, DPRD dan Pemkab Gunungkidul berada di persimpangan antara kebutuhan politik dan tanggung jawab publik.</p>
<p>Mereka harus menata ulang arah kebijakan agar program pembangunan terus berjalan tanpa mengorbankan kredibilitas dan transparansi anggaran.</p>
<p>Pemotongan kunker senilai Rp14 miliar mungkin terasa pahit bagi sebagian anggota dewan, namun keputusan tersebut merupakan simbol bahwa daerah ini mulai belajar berhemat dan bertanggung jawab.</p>
<p>&#8220;Iya gimana lagi. Kita harus lakukan,&#8221; kata Ery. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/transfer-keuangan-daerah-dari-pusat-menurun-drastis-paksa-dprd-gunungkidul-pangkas-anggaran-kunker-rp-14-miliar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DPRD dan Pemerintah Daerah DIY disahkan peraturan baru tentang pengelolaan pelabuhan perikanan</title>
		<link>https://gentongscore.com/dprd-dan-pemerintah-daerah-diy-disahkan-peraturan-baru-tentang-pengelolaan-pelabuhan-perikanan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/dprd-dan-pemerintah-daerah-diy-disahkan-peraturan-baru-tentang-pengelolaan-pelabuhan-perikanan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 05:46:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[disahkan]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[pelabuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan]]></category>
		<category><![CDATA[peraturan]]></category>
		<category><![CDATA[perikanan]]></category>
		<category><![CDATA[Tentang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/dprd-dan-pemerintah-daerah-diy-disahkan-peraturan-baru-tentang-pengelolaan-pelabuhan-perikanan/</guid>

					<description><![CDATA[Peraturan regional tentang pengelolaan pelabuhan perikanan DIY disahkan, diharapkan untuk makmur nelayan. (Spesial) Kabarjawa &#8211; DIY DPRD dan Pemerintah Daerah DIY akhirnya mendukung Peraturan Regional baru (PerDA) tentang pengelolaan pelabuhan perikanan. DIY DPRD dan Pemerintah Daerah DIY memberikan persetujuan timbal balik atas Draf Peraturan Regional DIY (Raperda) mengenai pengelolaan pelabuhan perikanan dalam materi acara (BA) [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_14010" aria-describedby="caption-attachment-14010" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-14010" class="wp-caption-text">Peraturan regional tentang pengelolaan pelabuhan perikanan DIY disahkan, diharapkan untuk makmur nelayan. (Spesial)</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa &#8211; DIY DPRD dan Pemerintah Daerah DIY akhirnya mendukung Peraturan Regional baru (PerDA) tentang pengelolaan pelabuhan perikanan.</p>
<p>DIY DPRD dan Pemerintah Daerah DIY memberikan persetujuan timbal balik atas Draf Peraturan Regional DIY (Raperda) mengenai pengelolaan pelabuhan perikanan dalam materi acara (BA) nomor 43 tahun 2024 untuk ditentukan sebagai peraturan regional DIY tentang pengelolaan pelabuhan perikanan.</p>
<p>Mereka menandatangani naskah perjanjian bersama dalam pertemuan pleno DPRD DIY yang diadakan di gedung DPRD DIY, Yogyakarta. Wakil Gubernur DIY, Kgpaa Paku Alam X, menandatangani naskah persetujuan yang mewakili Gubernur DIY, bersama dengan ketua DIY DPRD, Nuryadi.</p>
<p>Sri Paduka pada kesempatan itu membaca pendapat terakhir Gubernur DIY tentang rancangan peraturan tentang pengelolaan pelabuhan perikanan. Sri Paduka menjelaskan, rancangan itu adalah inisiatif dari DIY DPRD yang telah dibahas bersama pada pertemuan kerja Komite Khusus (Pansus) pada akhir 2024.</p>
<p>&#8220;Peraturan rancangan yang disepakati sesuai dengan kebutuhan pengelolaan pelabuhan penangkapan ikan di DIY,&#8221; katanya.</p>
<p>Sri Paduka berharap bahwa setelah diumumkan kemudian, peraturan ini akan menjadi payung hukum implematif untuk pemerintah daerah DIY dan pihak -pihak terkait. Dia ingin peraturan untuk mengoptimalkan pengelolaan pelabuhan penangkapan ikan di DIY.</p>
<p>Sri Paduka juga mengatakan bahwa pengelolaan pelabuhan penangkapan ikan yang telah berjalan dengan pemerintah distrik dan pihak lain harus dilakukan dengan baik.</p>
<p>Sri Paduka menekankan bahwa pengelolaan pelabuhan perikanan yang baik akan berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan regional DIY. Dia berharap pendapatan dapat didistribusikan secara merata di seluruh wilayah DIY.</p>
<h2>Proses fasilitasi dan harapan penerapan peraturan</h2>
<p>Wakil Ketua Komite Khusus BA 43 tahun 2024, Anton Prabu Semendawai, mengatakan bahwa komite khusus telah melakukan tugas dengan mitra eksekutif sejak dibentuk pada 8 November 2024.</p>
<p>Anton menjelaskan, komite khusus telah melalui tahap -tahap harmonisasi di Forum Pertemuan DPRD Bappemperda DIY. Setelah itu, Komite Khusus mengajukan permintaan fasilitasi kepada Kementerian Dalam Negeri.</p>
<p>Anton menambahkan, hasil fasilitasi telah diterima melalui surat dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 100.2.1.6/3201/otda tertanggal 2 Juni 2024.</p>
<p>Komite Khusus menindaklanjuti hasil fasilitasi dalam pertemuan kerja pada 23 Juni 2024. Anton memastikan bahwa seluruh substansi hasil fasilitasi pada rancangan rancangan draft manajemen pelabuhan perikanan disepakati dengan mitra eksekutif.</p>
<p>Anton menjelaskan beberapa input dari hasil fasilitasi. Pertama, penambahan dasar hukum dalam bentuk peraturan pemerintah nomor 27 tahun 2021 tentang implementasi urusan maritim dan perikanan.</p>
<p>Kedua, Amandemen Nomor 2 Pasal 1 Paragraf 10 adalah area kerja dan pengoperasian pelabuhan perikanan atau WKOPP yang mencakup tanah dan perairan sebagai area kerja dan pengoperasian pelabuhan perikanan.</p>
<p>Ketiga, perubahan dalam Pasal 5 ayat 2, Pasal 6, Pasal 8 ayat 1–3, Pasal 9 ayat 2, Pasal 10 ayat 2, Pasal 13 ayat 1, dan Pasal 20.</p>
<p>Anton berharap bahwa Peraturan Manajemen Pelabuhan Perikanan dapat meningkatkan kualitas manajemen pelabuhan perikanan di DIY. Anton juga berharap bahwa peraturan ini akan meningkatkan kesejahteraan nelayan di DIY dengan cara yang nyata.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/dprd-dan-pemerintah-daerah-diy-disahkan-peraturan-baru-tentang-pengelolaan-pelabuhan-perikanan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
