<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Fundamental &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/fundamental/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Wed, 06 May 2026 20:01:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>BI: Rupiah Undervalued, Potensi Menguat Didukung Fundamental Perekonomian</title>
		<link>https://gentongscore.com/bi-rupiah-undervalued-potensi-menguat-didukung-fundamental-perekonomian/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/bi-rupiah-undervalued-potensi-menguat-didukung-fundamental-perekonomian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 May 2026 20:01:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Didukung]]></category>
		<category><![CDATA[Fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Menguat]]></category>
		<category><![CDATA[Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[Undervalued]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/bi-rupiah-undervalued-potensi-menguat-didukung-fundamental-perekonomian/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.idJAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah saat ini undervalued dan berpotensi menguat seiring kuatnya fundamental perekonomian nasional. Pernyataan itu disampaikan Perry usai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (5/5/2026). Menurut Perry, berbagai indikator perekonomian menunjukkan kondisi yang solid, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><strong>Viralterkini.id</strong>JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyatakan nilai tukar rupiah saat ini undervalued dan berpotensi menguat seiring kuatnya fundamental perekonomian nasional.</p>
<p>Pernyataan itu disampaikan Perry usai menghadiri rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Selasa (5/5/2026).</p>
<p>Menurut Perry, berbagai indikator perekonomian menunjukkan kondisi yang solid, mulai dari pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen, inflasi yang tetap rendah, hingga pertumbuhan kredit dan cadangan devisa yang kuat.</p>
<p>Fundamental kita kuat. Ini menunjukkan seharusnya rupiah stabil dan cenderung menguat, ujarnya.</p>
<div class="inline_ads">
<img decoding="async" class="details-image" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2026/02/iklan-animasi-pasang-iklan.gif" draggable="false" alt="" data-eio="l"/></div>
<p>Meski demikian, Perry mengakui adanya tekanan jangka pendek terhadap nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang dipicu oleh faktor global dan musiman. Dari sisi global, tekanan datang dari tingginya harga minyak dunia dan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat.</p>
<p>Ia mengatakan, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun saat ini berada pada kisaran 4,47 persen, sehingga berkontribusi terhadap penguatan dolar AS secara global.</p>
<p>Selain itu, faktor musiman dalam negeri seperti kebutuhan devisa untuk repatriasi dividen, pembayaran utang luar negeri, dan kebutuhan jemaah haji juga meningkatkan permintaan dolar AS.</p>
<p>Menyikapi kondisi tersebut, BI telah melaporkan tujuh langkah strategis kepada Presiden untuk memperkuat stabilitas rupiah.</p>
<p>Langkah pertama adalah memperkuat intervensi di pasar valuta asing, baik di pasar domestik maupun luar negeri. Perry menegaskan, cadangan devisa Indonesia saat ini cukup untuk menjaga stabilitas nilai tukar.</p>
<p>Lebih lanjut, BI mendorong penguatan capital inflow melalui instrumen Surat Berharga Rupiah Bank Indonesia (SRBI), guna menutup potensi outflow Surat Berharga Negara (SBN) dan pasar saham.</p>
<p>Selain itu, BI juga tetap melakukan pembelian SBN di pasar sekunder. Hingga saat ini, realisasi pembelian SBN oleh BI mencapai Rp123,1 triliun secara year to date.</p>
<p>“Kami terus memperkuat koordinasi fiskal dan moneter, termasuk kemungkinan buyback oleh pemerintah,” kata Perry.</p>
<p>Langkah selanjutnya yang dilakukan antara lain menjaga likuiditas perbankan tetap longgar dan membatasi pembelian dolar AS di pasar domestik. BI menurunkan batas pembelian valas dari sebelumnya 100 ribu dolar AS menjadi 50 ribu dolar AS per orang per bulan.</p>
<p>Kebijakan ini dilakukan melalui koordinasi dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga keseimbangan permintaan dan penawaran devisa.</p>
<p>Langkah terakhir adalah memperkuat intervensi di pasar luar negeri dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas perbankan dan korporasi, terutama yang memiliki transaksi valuta asing dalam jumlah besar.</p>
<p>Pengawasan ini dilakukan melalui koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan, termasuk Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi.</p>
<p>“Kami memperketat pengawasan, terutama terhadap perbankan dan korporasi yang aktivitas pembelian dolarnya tinggi, untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga,” kata Perry.</p>
<p>Langkah-langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah dan otoritas moneter untuk menjaga stabilitas rupiah. Di tengah tekanan global, Indonesia dinilai tak hanya mampu bertahan, namun juga berpeluang memperkuat nilai tukar dalam jangka menengah. (ibu)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/bi-rupiah-undervalued-potensi-menguat-didukung-fundamental-perekonomian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
