<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gotong &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/gotong/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 Oct 2025 22:17:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>dari Gotong Royong hingga Teknologi Pertanian Modern</title>
		<link>https://gentongscore.com/dari-gotong-royong-hingga-teknologi-pertanian-modern/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/dari-gotong-royong-hingga-teknologi-pertanian-modern/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 22:17:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[modern]]></category>
		<category><![CDATA[Pertanian]]></category>
		<category><![CDATA[Royong]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/dari-gotong-royong-hingga-teknologi-pertanian-modern/</guid>

					<description><![CDATA[Ilustrasi transformasi sistem pertanian Jawa (sumber gambar: pinterest/Phantakarn Leangsiriwatthana) KabarJawa.com – Jika kita berbicara tentang kehidupan masyarakat Jawa, topik ini tidak lepas dari dunia pertanian. Sejak dahulu kala, sektor ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka, tidak hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai wujud keharmonisan antara manusia dan alam. Namun seiring berjalannya waktu, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_4964" aria-describedby="caption-attachment-4964" style="width: 900px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-4964" class="wp-caption-text">Ilustrasi transformasi sistem pertanian Jawa (sumber gambar: pinterest/Phantakarn Leangsiriwatthana)</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com </strong>– Jika kita berbicara tentang kehidupan masyarakat Jawa, topik ini tidak lepas dari dunia pertanian. Sejak dahulu kala, sektor ini telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka, tidak hanya sebagai sumber penghidupan, tetapi juga sebagai wujud keharmonisan antara manusia dan alam.</p>
<p>Namun seiring berjalannya waktu, sistem pertanian di Pulau Jawa mengalami perubahan besar. Modernisasi dan kemajuan teknologi kini mulai menggantikan cara-cara tradisional yang telah menjadi warisan budaya selama berabad-abad.</p>
<h2>Pertanian Tradisional dan Nilai Gotong Royong</h2>
<p>Dulu, pertanian di Pulau Jawa erat kaitannya dengan semangat gotong royong. Semua proses, mulai dari pembukaan lahan hingga panen, dilakukan secara bersama-sama.</p>
<p>Penduduk desa yang sama saling membantu tanpa pamrih, sehingga membentuk ikatan sosial yang kuat antar masyarakat pedesaan. Bagi mereka, bertani bukan sekedar mencari hasil pertanian, tapi juga wujud kebersamaan dan saling peduli antar warga.</p>
<p>Dalam sistem ini, gotong royong tidak hanya sekedar nilai sosial, namun juga merupakan sistem kerja efektif yang menumbuhkan rasa solidaritas. Setiap keluarga mempunyai peran dan tanggung jawab masing-masing, yang semuanya digabungkan untuk menghasilkan produk pertanian yang melimpah.</p>
<p>Namun kondisi tersebut mulai berubah seiring datangnya era modern dan kemajuan teknologi yang membawa cara-cara baru dalam mengelola pertanian.</p>
<h2>Perubahan menuju Pertanian Modern</h2>
<p>Masuknya modernisasi ke dalam sektor pertanian membawa perubahan besar terhadap pola kerja masyarakat Jawa.</p>
<p>Berdasarkan informasi dari situs resmi Universitas Hasanuddin, diketahui bahwa modernisasi pertanian merupakan tonggak transformasi yang membuat proses pertanian menjadi lebih efisien.</p>
<p>Kini para petani mulai memanfaatkan berbagai teknologi canggih, seperti penggunaan traktor modern, mesin pemanen gabungan, mesin pengupas jagung, dan mesin perontok padi.</p>
<p>Alat-alat tersebut tidak hanya mempercepat proses kerja, tetapi juga meningkatkan produktivitas hasil panen. Jika dulu mengolah lahan membutuhkan waktu berhari-hari, kini pekerjaan tersebut bisa selesai dalam hitungan jam.</p>
<p>Selain itu, inovasi seperti sistem irigasi otomatis dan penggunaan pupuk berbasis teknologi ramah lingkungan juga mulai diterapkan, membuat pertanian Jawa semakin berorientasi pada keberlanjutan.</p>
<p>Kemajuan ini membawa dampak positif yang besar. Petani kini dapat menghemat waktu, tenaga dan biaya, sekaligus meningkatkan hasil panen secara signifikan.</p>
<p>Dengan dukungan teknologi, pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien, sementara proses produksi tetap menjaga kualitas produk yang dihasilkan.</p>
<h2>Dampak Modernisasi terhadap Nilai-Nilai Sosial</h2>
<p>Namun modernisasi juga mempunyai dampak sosial yang tidak dapat diabaikan. Seiring menurunnya intensitas kegiatan gotong royong, nilai-nilai kebersamaan yang dulunya menjadi ciri khas masyarakat Jawa perlahan mulai tergeser.</p>
<p>Pekerjaan yang dahulunya memerlukan peran serta banyak orang, kini dapat dilakukan dengan bantuan mesin. Akibatnya, solidaritas sosial di kalangan petani tidak lagi sekuat dulu.</p>
<p>Para ahli menyebut perubahan ini sebagai pergeseran solidaritas dalam masyarakat. Lebih tepatnya, hubungan sosial di dalamnya kini lebih terbentuk karena peran dan kepentingan masing-masing individu dalam sistem modern, bukan karena ikatan emosional dan kebersamaan seperti dulu.</p>
<p>Namun perubahan tersebut juga menjadi pertanda bahwa masyarakat Jawa mampu beradaptasi dengan perkembangan saat ini tanpa kehilangan sepenuhnya akar budayanya.</p>
<h2>Menghadapi Masa Depan Pertanian Jawa</h2>
<p>Transformasi sistem pertanian di Pulau Jawa dari gotong royong menjadi teknologi pertanian modern menunjukkan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap perubahan global.</p>
<p>Di satu sisi modernisasi membawa kemudahan, peningkatan produktivitas dan kesejahteraan ekonomi. Namun di sisi lain, nilai-nilai sosial yang selama ini menjadi kekuatan utama masyarakat pedesaan perlu tetap dijaga agar tidak hilang seiring berjalannya waktu.</p>
<p>Dengan pemanfaatan teknologi secara bijak, pertanian Jawa dapat terus berkembang tanpa meninggalkan kearifan lokal yang telah menjadi identitas budaya.</p>
<p>Gotong royong boleh saja berubah bentuk, namun semangatnya tetap dapat hidup dalam kerjasama modern, yaitu melalui kolaborasi, komunitas pertanian digital, dan inovasi yang mendukung kesejahteraan bersama. Dan inilah wajah baru pertanian Jawa yang modern, efisien, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya luhur.***</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/dari-gotong-royong-hingga-teknologi-pertanian-modern/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semangat Gotong Royong, Ribuan Warga Bersihkan Sisa-sisa Pekan Raya Manunggal di Alun-Alun Wates</title>
		<link>https://gentongscore.com/semangat-gotong-royong-ribuan-warga-bersihkan-sisa-sisa-pekan-raya-manunggal-di-alun-alun-wates/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/semangat-gotong-royong-ribuan-warga-bersihkan-sisa-sisa-pekan-raya-manunggal-di-alun-alun-wates/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 22:02:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[AlunAlun]]></category>
		<category><![CDATA[Bersihkan]]></category>
		<category><![CDATA[Gotong]]></category>
		<category><![CDATA[Manunggal]]></category>
		<category><![CDATA[pekan]]></category>
		<category><![CDATA[Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan]]></category>
		<category><![CDATA[Royong]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sisasisa]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Wates]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/semangat-gotong-royong-ribuan-warga-bersihkan-sisa-sisa-pekan-raya-manunggal-di-alun-alun-wates/</guid>

					<description><![CDATA[Membersihkan sisa-sisa Pekan Raya Manunggal/Foto: Pemkab Kulon Progo KabarJawa.com— Pagi itu, ribuan orang berkumpul di Lapangan Wates. Mereka datang untuk bekerja sama. Pemkab Kulon Progo bersama Kodim 0731/Kulon Progo, perangkat daerah dan masyarakat berkumpul. Mereka melaksanakan kerja bakti massal untuk membersihkan sisa-sisa Pekan Raya Manunggal dan Manunggal TNI 2025 yang baru saja usai. Aksi bersih-bersih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_19741" aria-describedby="caption-attachment-19741" style="width: 800px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-19741" class="wp-caption-text">Membersihkan sisa-sisa Pekan Raya Manunggal/Foto: Pemkab Kulon Progo</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>— Pagi itu, ribuan orang berkumpul di Lapangan Wates. Mereka datang untuk bekerja sama. Pemkab Kulon Progo bersama Kodim 0731/Kulon Progo, perangkat daerah dan masyarakat berkumpul.</p>
<p>Mereka melaksanakan kerja bakti massal untuk membersihkan sisa-sisa Pekan Raya Manunggal dan Manunggal TNI 2025 yang baru saja usai.</p>
<p>Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, dihadiri Panglima Kodam Kulon Progo, jajaran Satpol PP, Dinas Kominfo, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Perumda Aneka Usaha, Linmas, dan Karang Taruna.</p>
<h2>Pengabdian Kepada Masyarakat Untuk Membersihkan Sisa-sisa Pekan Raya Manunggal</h2>
<p>Wakil Bupati Ambar Purwoko dalam sambutannya mengawali dengan rasa syukur atas suksesnya seluruh rangkaian Manunggal Fair dan Manunggal TNI.</p>
<p>Ditegaskannya, pengabdian masyarakat ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wujud nyata komitmen bersama untuk mengembalikan keindahan Alun-alun sebagai ruang publik kebanggaan warga Kulon Progo.</p>
<p>“Semua kegiatan ini dari rakyat dan untuk rakyat. Kita bersama-sama membersihkan Alun-alun agar nyaman dan asri kembali. Ini bukti pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan selalu berpihak pada rakyat,” kata Ambar.</p>
<p>Ia menambahkan, Manunggal Fair tidak hanya meninggalkan kesan hiburan, namun juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.</p>
<p>Selama tiga minggu pelaksanaan, kegiatan ini mencatatkan omzet sebesar Rp. 7,3 miliar, angka yang menunjukkan aktivitas perekonomian masyarakat semakin kuat.</p>
<p>“Kegiatan seperti ini tidak hanya sekedar pesta rakyat, tapi juga menggerakkan perekonomian daerah. Semoga tahun depan bisa terselenggara lebih baik lagi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kulon Progo,” tegasnya.</p>
<p>Setelah apel selesai, para peserta langsung berpencar ke berbagai sudut alun-alun. Mereka memungut sampah, menyapu sisa debu, dan membawa tumpukan perlengkapan acara.</p>
<p>Anggota TNI bahu membahu bersama masyarakat menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi nafas kehidupan di Bumi Binangun.</p>
<h3>Kerjasama Lintas Sektor</h3>
<p>Ambar Purwoko sendiri yang memungut sampah plastik, menyapa warga dan memberikan semangat. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.</p>
<p>“Tadi pagi kami panen hasil Manunggal Fair. Setelah masyarakat senang dan menikmati acara, hari ini kami bersihkan kembali agar alun-alun bisa segera digunakan kembali dalam kondisi bersih dan teratur,” ujarnya.</p>
<p>Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan. Ia menegaskan, menjaga lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi juga seluruh lapisan masyarakat.</p>
<p>Harapannya masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan di Kulon Progo harus terus dijaga. Meski belum darurat sampah, kita harus mengantisipasinya sejak dini, ujarnya.</p>
<p>Direktur Perumda Aneka Usaha, Muhammad Nasta&#8217;in menambahkan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-74 Kabupaten Kulon Progo.</p>
<p>Ia meyakini momentum ini mempererat kolaborasi lintas sektor demi menjaga keindahan alun-alun yang menjadi kebanggaan warga.</p>
<p>Agenda pagi ini adalah apel dan pengabdian kepada masyarakat bersama seluruh panitia HUT TNI dan panitia Manunggal Fair. Kami berkomitmen bersama Pemda dan masyarakat untuk menjaga Lapangan tetap bersih, nyaman dan asri, jelas Nasta&#8217;in.</p>
<p>Sementara itu, Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Dyan Niti Sukma menekankan pentingnya menjaga semangat tanggung jawab pasca peristiwa besar itu berakhir.</p>
<p>“Selama tiga minggu kita menggelar Manunggal Fair dan TNI Manunggal dalam rangka menyambut HUT Kulon Progo. Kini saatnya kita bersinergi memulihkan kondisi Alun-Alun agar bersih seperti semula,” ujarnya.</p>
<p>Pengabdian massal di Lapangan Wates hari itu merupakan simbol sinergi, kecintaan terhadap lingkungan, dan tanggung jawab sosial. Mulai dari pemerintah daerah hingga warga negara biasa, semua bergerak dengan satu semangat: melindungi warisan bersama.</p>
<p>Melalui kolaborasi yang kuat tersebut, Lapangan Wates tidak hanya kembali bersih dan tertib, namun juga memancarkan pesan moral tentang pentingnya gotong royong dalam membangun daerah.</p>
<p>“Kulon Progo maju bukan karena satu orang, tapi karena kita semua bergerak bersama-sama,” kata Ambar. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/semangat-gotong-royong-ribuan-warga-bersihkan-sisa-sisa-pekan-raya-manunggal-di-alun-alun-wates/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
