<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>intervensi &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/intervensi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Aug 2025 10:36:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>Gudang Bulog penuh dengan nasi yang membusuk, DPR mendesak Presiden intervensi &#8211; viral terbaru Indonesia</title>
		<link>https://gentongscore.com/gudang-bulog-penuh-dengan-nasi-yang-membusuk-dpr-mendesak-presiden-intervensi-viral-terbaru-indonesia/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/gudang-bulog-penuh-dengan-nasi-yang-membusuk-dpr-mendesak-presiden-intervensi-viral-terbaru-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2025 10:36:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Gudang]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[intervensi]]></category>
		<category><![CDATA[membusuk]]></category>
		<category><![CDATA[mendesak]]></category>
		<category><![CDATA[nasi]]></category>
		<category><![CDATA[penuh]]></category>
		<category><![CDATA[presiden]]></category>
		<category><![CDATA[terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Viral]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/gudang-bulog-penuh-dengan-nasi-yang-membusuk-dpr-mendesak-presiden-intervensi-viral-terbaru-indonesia/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini, ID, Jakarta &#8211; Polemik distribusi beras nasional diajukan kembali setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat IV dari Partai Perjuangan Demokrat Indonesia, Prof. Dr. IR. Rokhmin Dahuri MS, membuat kritik tajam terhadap stagnasi distribusi stok beras bulog. Dia mengatakan kondisinya berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi negara itu sambil merugikan orang -orang yang saat ini masih menghadapi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<p>Viralterkini, ID, Jakarta &#8211; Polemik distribusi beras nasional diajukan kembali setelah anggota Dewan Perwakilan Rakyat IV dari Partai Perjuangan Demokrat Indonesia, Prof. Dr. IR. Rokhmin Dahuri MS, membuat kritik tajam terhadap stagnasi distribusi stok beras bulog.</p>
<p>Dia mengatakan kondisinya berpotensi menyebabkan kerugian besar bagi negara itu sambil merugikan orang -orang yang saat ini masih menghadapi harga padi yang tinggi di pasar.</p>
<p>Dalam inspeksi tiba -tiba ke sejumlah gudang bulog di Yogyakarta, Semarang dan Karawang, Rokhmin menemukan bahwa banyak stok beras menumpuk sampai beberapa mulai rusak.</p>
<p>Menurutnya, kondisinya ironis, karena pada saat yang sama masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan beras dengan harga terjangkau.</p>
<p>&#8220;Kami telah memeriksa gudang -gudang. Banyak bakar beras, sementara distribusi belum dirilis. Ini bukan uang negara, tetapi pinjaman dari Himbara Bank. Jika rusak, siapa yang bertanggung jawab? Ini bisa menjadi bom waktu,&#8221; kata Rokhmin dalam pernyataannya pada hari Kamis (8/14).</p>
<p>Tarik perang antar institusi</p>
<p>Rokhmin menyoroti indikasi daya tarik otoritas antara Badan Pangan Nasional (Bapanas), bulog perum, dan Kementerian Pertanian yang terkait dengan distribusi beras.</p>
<p>Menurutnya, situasinya memunculkan tanggung jawab sehingga stok beras sebenarnya terhambat keluar dari gudang.</p>
<p>&#8220;Pertanyaan sederhana, siapa yang memerintahkan bulog untuk menahan distribusi beras? Indikasi, lembaga -lembaga ini tidak ingin mengambil risiko dan akhirnya orang -orang dikorbankan,&#8221; kata Profesor Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University.</p>
<p>Dia menambahkan, situasi yang berlarut -larut ini memburuknya kondisi pasar. Di satu sisi, gudang bulog penuh bahkan sampai nasi membusuk.</p>
<p>Di sisi lain, harga beras di pasaran terus melambung dan membebani komunitas kecil.</p>
<p>Bukan dari anggaran negara, tetapi pinjaman</p>
<p>Selain itu, Rokhmin mengungkapkan fakta -fakta yang mengejutkan. Stok beras yang telah terakumulasi di gudang bulog tidak berasal dari alokasi anggaran negara (APBN), tetapi dari pinjaman komersial Bank Himbara.</p>
<p>&#8220;Ini bukan uang APBN, tetapi pinjaman komersial. Ini berarti bahwa semakin lama beras disimpan, semakin besar kerugian negara karena bunga pinjaman, di samping potensi penghancuran kualitas beras,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menurutnya, jika kondisi ini tidak terkendali, konsekuensinya tidak hanya kerugian finansial, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap tata kelola pangan nasional.</p>
<p>&#8220;Ini jelas kelalaian, atau bahkan bisa menjadi sabotase kebijakan pangan nasional,&#8221; katanya.</p>
<p>Mendesak presiden dan aparatur hukum</p>
<p>Rokhmin, yang juga ketua DPP PDI Perjuangan di bidang maritim dan perikanan, menekankan bahwa pemerintah tidak boleh menutup mata mereka untuk masalah ini.</p>
<p>Dia mendesak Presiden Prabowo dan pejabat penegak hukum untuk segera campur tangan untuk menyelesaikan masalah distribusi beras.</p>
<p>&#8220;Saham menumpuk, harga naik, orang menderita, negara pemendekan. Kemudian para pejabat ini mencuci tangan. Ini adalah skandal! Presiden dan aparatur hukum harus campur tangan sebelum semuanya terlambat,&#8221; kata mantan menteri urusan maritim dan perikanan pada periode 2001-2004.</p>
<p>Dia memperingatkan bahwa jika tidak terselesaikan segera, masalah ini bisa menjadi preseden yang buruk dalam pengelolaan makanan nasional.</p>
<p>Selain mengikis kepercayaan publik, kondisi ini juga memiliki potensi untuk mengancam stabilitas sosial dan ekonomi.</p>
<p>Ancaman bom waktu</p>
<p>Menurut Rokhmin, kelalaian dalam menangani stok beras dapat menyebabkan bencana makanan dengan dampak luas.</p>
<p>&#8220;Ini bisa menjadi bom waktu. Orang -orang berhak untuk mengetahui, siapa mafia di balik permainan busuk ini,&#8221; katanya.</p>
<p>Dia menekankan bahwa ketersediaan beras dengan harga terjangkau adalah kebutuhan dasar bagi masyarakat.</p>
<p>Oleh karena itu, semua pihak yang bertanggung jawab atas distribusi beras tidak boleh membeli waktu.</p>
<p>&#8220;Jika beras rusak, kerugian itu tidak hanya secara materi. Ini menyangkut hak -hak rakyat untuk mendapatkan makanan yang layak. Situasi seperti ini berbahaya bagi stabilitas bangsa,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Sorotan publik</p>
<p>Pernyataan keras Rokhmin diharapkan menyalakan perhatian publik sambil menekan pemerintah untuk memberikan penjelasan terbuka tentang siapa yang bertanggung jawab.</p>
<p>Publik juga menunggu langkah cepat pemerintah untuk memastikan bahwa beras di gudang segera didistribusikan.</p>
<p>Karena kebutuhan akan beras di masyarakat terus meningkat, terutama menjelang musim kemarau yang panjang yang ditakuti untuk mengurangi produksi. Tanpa langkah cepat, risiko krisis makanan semakin besar.</p>
<p>&#8220;Apa yang jelas, orang -orang tidak boleh menjadi korban ketertarikan antar lembaga. Negara harus hadir untuk menjamin ketersediaan makanan dengan harga yang wajar,&#8221; kata Rokhmin.</p>
<p>Dia menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa memecahkan masalah makanan tidak boleh ditunda lagi.</p>
<p>&#8220;Makanan adalah masalah hidup dan mati bangsa. Jangan main -main dengan urusan perut rakyat,&#8221; pungkasnya. (gangguan pencernaan)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/gudang-bulog-penuh-dengan-nasi-yang-membusuk-dpr-mendesak-presiden-intervensi-viral-terbaru-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
