<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kali &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/kali/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Mar 2026 18:37:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>6 Hari Libur Melampaui 2,5 Kali Lipat Pencapaian 10 Hari Idul Fitri 2025</title>
		<link>https://gentongscore.com/6-hari-libur-melampaui-25-kali-lipat-pencapaian-10-hari-idul-fitri-2025/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/6-hari-libur-melampaui-25-kali-lipat-pencapaian-10-hari-idul-fitri-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2026 18:37:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[hari]]></category>
		<category><![CDATA[Idul]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[Libur]]></category>
		<category><![CDATA[Lipat]]></category>
		<category><![CDATA[Melampaui]]></category>
		<category><![CDATA[Pencapaian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/6-hari-libur-melampaui-25-kali-lipat-pencapaian-10-hari-idul-fitri-2025/</guid>

					<description><![CDATA[Wisata Gunungkidul Idul Fitri 2026/Foto: Istimewa KabarJawa.com– Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul mencatatkan lonjakan luar biasa pada libur lebaran 2026. Pemerintah daerah berhasil mendorong kinerja sektor pariwisata melebihi capaian tahun sebelumnya, meski durasi liburnya lebih singkat. Fakta ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada daya tarik destinasi wisata serta efektivitas pengelolaan sektor pariwisata. Wisata Gunungkidul Idul Fitri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<figure id="attachment_28056" aria-describedby="caption-attachment-28056" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-28056" class="wp-caption-text">Wisata Gunungkidul Idul Fitri 2026/Foto: Istimewa</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>– Pariwisata di Kabupaten Gunungkidul mencatatkan lonjakan luar biasa pada libur lebaran 2026. Pemerintah daerah berhasil mendorong kinerja sektor pariwisata melebihi capaian tahun sebelumnya, meski durasi liburnya lebih singkat.</p>
<p>Fakta ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada daya tarik destinasi wisata serta efektivitas pengelolaan sektor pariwisata.</p>
<h2>Wisata Gunungkidul Idul Fitri 2026</h2>
<p>Bupati Endah Subekti Kuntaringsih menjelaskan langsung perbandingan kinerja pariwisata periode Lebaran 2025 dan 2026.</p>
<p>Ia menegaskan, pencapaian tahun ini merupakan cerminan kerja keras seluruh elemen, mulai dari pemerintah hingga pelaku industri pariwisata.</p>
<p>Pada Idul Fitri 2025, masa libur akan berlangsung selama 10 hari, tepatnya tanggal 29 Maret hingga 7 April. Selama kurun waktu tersebut, jumlah wisatawan tercatat mengunjungi berbagai tempat wisata di Gunungkidul mencapai 163.591 orang.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, pemerintah daerah berhasil menghimpun pendapatan retribusi sebesar Rp1,70 miliar.</p>
<p>Namun keadaan berubah drastis pada Lebaran 2026. Masa libur yang hanya berlangsung selama 6 hari yakni pada 19 hingga 24 Maret justru membuat lonjakan kunjungan jauh lebih tinggi.</p>
<p>Total wisatawan yang masuk tercatat sebanyak 230.669 orang. Angka tersebut tak hanya melampaui capaian tahun sebelumnya.</p>
<p>Namun, hal ini juga menunjukkan peningkatan lebih dari 2,5 kali lipat dibandingkan efektivitas waktu kunjungan.</p>
<h3>Pendapatan Sektor Pariwisata</h3>
<p>Dari sisi pendapatan, sektor pariwisata Gunungkidul pada periode Lebaran 2026 menghasilkan Rp 2,85 miliar.</p>
<p>Perbedaan pendapatan yang signifikan ini menunjukkan peningkatan kualitas layanan, pengelolaan destinasi, dan daya tarik wisata yang lebih kuat.</p>
<p>Momen paling dramatis terjadi pada puncak kunjungan pada 23 Maret 2026. Dalam sehari, jumlah wisatawan mencapai 66.233 orang.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, penerimaan retribusi yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp848.560.500,- hampir mencapai Rp1 miliar hanya dalam sehari. Lonjakan ini menjadi catatan tersendiri dalam sejarah pariwisata Gunungkidul.</p>
<p>Tak hanya pada periode lebaran, tren positif juga terlihat pada akumulasi pendapatan di awal tahun. Pada periode Januari hingga April 2025, total pendapatan pariwisata tercatat sebesar Rp5,732 miliar.</p>
<p>Sedangkan pada periode yang sama tahun 2026, pendapatan meningkat drastis menjadi Rp 13,072 miliar. Artinya ada selisih kenaikan sebesar Rp7,339 miliar.</p>
<p>Bupati Endah Subekti Kuntaringsih menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil sinergi semua pihak.</p>
<p>Pemerintah daerah terus melakukan pembenahan infrastruktur, perbaikan fasilitas umum, dan penguatan pelayanan wisata guna memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.</p>
<p>Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh wisatawan yang telah memilih Gunungkidul sebagai destinasi liburan.</p>
<p>Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pariwisata ke depan.</p>
<p>Dengan pencapaian spektakuler tersebut, Gunungkidul semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Lonjakan kunjungan dan pendapatan pada Lebaran 2026 menjadi bukti nyata bahwa sektor pariwisata daerah terus berkembang pesat dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/6-hari-libur-melampaui-25-kali-lipat-pencapaian-10-hari-idul-fitri-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Suhu Merapi menyentuh 13,7 ° C, catatan bpptkg 23 kali lava pijar jatuh sepanjang Jumat hingga Sabtu pagi</title>
		<link>https://gentongscore.com/suhu-merapi-menyentuh-137-c-catatan-bpptkg-23-kali-lava-pijar-jatuh-sepanjang-jumat-hingga-sabtu-pagi/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/suhu-merapi-menyentuh-137-c-catatan-bpptkg-23-kali-lava-pijar-jatuh-sepanjang-jumat-hingga-sabtu-pagi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2025 01:44:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bpptkg]]></category>
		<category><![CDATA[catatan]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh]]></category>
		<category><![CDATA[Jumat]]></category>
		<category><![CDATA[kali]]></category>
		<category><![CDATA[lava]]></category>
		<category><![CDATA[menyentuh]]></category>
		<category><![CDATA[merapi]]></category>
		<category><![CDATA[pagi]]></category>
		<category><![CDATA[pijar]]></category>
		<category><![CDATA[Sabtu]]></category>
		<category><![CDATA[sepanjang]]></category>
		<category><![CDATA[Suhu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/suhu-merapi-menyentuh-137-c-catatan-bpptkg-23-kali-lava-pijar-jatuh-sepanjang-jumat-hingga-sabtu-pagi/</guid>

					<description><![CDATA[Gunung Merapi Aktivitas/Foto: bpptkg Kabarjawa &#8211; Gunung Merapi sekali lagi menunjukkan aktivitas vulkaniknya yang tegang. Investigasi dan pengembangan Teknologi Bencana Geologi (BPPTKG) melaporkan kegiatan gunung terbaru. Petugas mengamati visual Gunung Merapi dengan jelas meskipun kabut tipis menyelimuti bagian kawah. Tekanan lemah asap putih melonjak setinggi 50 meter di atas puncak. Suhu Merapi Suhu di area [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_14935" aria-describedby="caption-attachment-14935" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-14935" class="wp-caption-text">Gunung Merapi Aktivitas/Foto: bpptkg</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa &#8211; Gunung Merapi sekali lagi menunjukkan aktivitas vulkaniknya yang tegang. Investigasi dan pengembangan Teknologi Bencana Geologi (BPPTKG) melaporkan kegiatan gunung terbaru.</p>
<p>Petugas mengamati visual Gunung Merapi dengan jelas meskipun kabut tipis menyelimuti bagian kawah. Tekanan lemah asap putih melonjak setinggi 50 meter di atas puncak.</p>
<h2>Suhu Merapi</h2>
<p>Suhu di area puncak Merapi mencapai titik dingin 13,7 derajat Celcius pada hari Jumat (7/18/2025). Cuaca dingin ditambahkan ke suasana dramatis malam di gunung berapi paling aktif di Indonesia.</p>
<p>Memasuki hari Sabtu (7/19/2025) pada 00.00 hingga 06.00 WIB, Bpptkg kembali mengamati suhu udara di puncak Merapi yang mencapai 14.1 hingga 16.8 derajat Celcius.</p>
<p>BPPTKG menyatakan angin bertiup dengan tenang ke timur dan barat, sedangkan kelembaban mencapai 98,7 persen. Tekanan udara berada di kisaran 871,3 hingga 916,5 mmHg.</p>
<p>Sepanjang periode pengamatan 24 jam pada hari Jumat, BPPTKG mencatat 71 gempa bumi dengan amplitudo 2-15 mm dan durasi mencapai 184,98 detik.</p>
<p>Kemudian, gempa hibrida atau fase besar terjadi 122 kali dengan amplitudo 2-19 mm. Gempa bumi gunung berapi yang dangkal direkam 10 kali dan satu gempa tektonik jauh mengguncang area tersebut dengan amplitudo 3 mm.</p>
<h3>Lava pijar jatuh</h3>
<p>BPPTKG melaporkan 11 kali lava pijar meluncur ke barat daya, menuju Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Sat/White. Penurunan lava meluncur sejauh maksimal 2.000 meter dari atas kawah. Petugas menekankan bahwa aktivitas fajar lava pijar berlanjut hingga Sabtu pagi.</p>
<p>Angin bertiup lemah ke timur, sedangkan kelembaban berada di kisaran 81-84,7 persen. Asap Kawah Putih diamati dengan intensitas sedang setinggi 25 meter.</p>
<p>Petugas mencatat 20 gempa bumi dengan amplitudo 2-18 mm dan durasi hingga 172,26 detik. Gempa bumi hibrida atau banyak fase terjadi 23 kali dengan amplitudo mencapai 42 mm. Gempa bumi gunung berapi yang dangkal direkam dua kali pada Sabtu pagi.</p>
<p>Sepanjang enam jam, BPPTKG mengamati 13 kali lava pijar meluncur melaju ke barat daya menuju Sungai Sat/White sejauh maksimal 1.700 meter. Petugas memastikan bahwa pasokan magma di tubuh Merapi masih berlangsung sehingga berpotensi memicu awan panas untuk kapan saja.</p>
<p>BPPTKG menetapkan status aktivitas Mount Merapi di level III atau siaga. Petugas merekomendasikan masyarakat untuk tidak pindah di bidang bahaya yang potensial.</p>
<p>Komunitas harus menyadari bahaya awan panas jatuh dan lava, terutama ketika hujan di sekitar puncak.</p>
<p>BPPTKG juga meminta masyarakat untuk mengantisipasi gangguan abu vulkanik jika terjadi letusan eksplosif. Bahan gunung berapi yang berpotensi mencapai jari -jari hingga 3 kilometer dari puncak jika terjadi letusan besar.</p>
<p>Petugas BPPTKG menekankan bahwa partainya akan meninjau tingkat aktivitas Merapi jika ada perubahan signifikan dalam data pemantauan.</p>
<p>BPPTKG terus mendesak publik untuk mengikuti semua informasi resmi melalui saluran PVMBG dan magma.esdm.go.id. (EF Linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/suhu-merapi-menyentuh-137-c-catatan-bpptkg-23-kali-lava-pijar-jatuh-sepanjang-jumat-hingga-sabtu-pagi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
