<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kelam &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/kelam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Dec 2025 20:08:23 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9</generator>
	<item>
		<title>Film Baru Mengungkap Kemarahan Atas Sejarah Kelam tahun 1965 dan 1998</title>
		<link>https://gentongscore.com/film-baru-mengungkap-kemarahan-atas-sejarah-kelam-tahun-1965-dan-1998/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/film-baru-mengungkap-kemarahan-atas-sejarah-kelam-tahun-1965-dan-1998/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2025 20:08:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[atas]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[Kelam]]></category>
		<category><![CDATA[Kemarahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mengungkap]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/film-baru-mengungkap-kemarahan-atas-sejarah-kelam-tahun-1965-dan-1998/</guid>

					<description><![CDATA[Sutradara Hanung Bramantyo menyampaikan kuliah sinema di Universitas Amikom Yogyakarta (1 Desember 2025). Ia mendesak negara mengungkap kebenaran tragedi 1965 melalui film barunya. KabarJawa.com – Sutradara kenamaan Tanah Air, Hanung Bramantyo, menggelar kuliah sinema di Universitas Amikom Yogyakarta, Senin, 1 Desember 2025. Di hadapan ratusan mahasiswa yang antusias, Hanung tak hanya menceritakan proses kreatifnya, namun [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_22665" aria-describedby="caption-attachment-22665" style="width: 2560px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-22665" class="wp-caption-text">Sutradara Hanung Bramantyo menyampaikan kuliah sinema di Universitas Amikom Yogyakarta (1 Desember 2025). Ia mendesak negara mengungkap kebenaran tragedi 1965 melalui film barunya.</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong> – Sutradara kenamaan Tanah Air, Hanung Bramantyo, menggelar kuliah sinema di Universitas Amikom Yogyakarta, Senin, 1 Desember 2025. Di hadapan ratusan mahasiswa yang antusias, Hanung tak hanya menceritakan proses kreatifnya, namun juga menyampaikan pesan politik dan moral yang mendalam.</p>
<p>Ia mengajak mahasiswa untuk kritis terhadap narasi sejarah resmi Indonesia, khususnya terkait peristiwa kelam tahun 1965 dan 1998 yang menurutnya masih menyisakan banyak pertanyaan yang belum terjawab hingga saat ini.</p>
<p dir="ltr">​Dalam Kuliah Sinema Universitas Amikom Yogyakarta (1 Desember 2025), sutradara kelahiran Yogyakarta ini menegaskan, seni khususnya film mempunyai peran penting dalam membuka kembali perbincangan mengenai luka masa lalu yang belum sepenuhnya pulih.</p>
<p dir="ltr">Diskusi ini menjadi <i>platform</i> hingga Hanung mengumumkan upayanya membuka tabir sejarah melalui film terbarunya yang sedang ia garap.</p>
<h2 dir="ltr">Tragedi 1965 dan Perampasan Hak Asasi Manusia</h2>
<p dir="ltr">Hanung Bramantyo menyebut dua periode penting yang secara mendasar membentuk wajah Indonesia modern, dimulai dari peristiwa tahun 1965. Secara blak-blakan ia menyinggung besarnya tragedi yang terjadi saat itu.</p>
<blockquote>
<p dir="ltr">“Tahun 1965 terjadi pembantaian lebih dari 1 juta orang. Banyak orang dibunuh hanya karena dituduh komunis,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p dir="ltr">Direktur <i>Sang Pencerah</i> Hal ini menjelaskan bahwa situasi pada saat itu tidak hanya merenggut nyawa, namun juga merampas berbagai hak asasi warga negara, termasuk hak untuk mendapatkan kesempatan belajar, hak untuk bekerja, dan hak untuk berkumpul dengan keluarga.</p>
<p dir="ltr">Ia menekankan realitas brutal kekerasan tersebut, dengan menggunakan deskripsi visual yang kuat. “Tiba-tiba kepala bapaknya hilang, darah bercucuran kemana-mana. Begitulah kenyataannya,” tegas Hanung, menyemangati mahasiswa untuk menghadapi kebenaran sejarah.</p>
<h2 dir="ltr">​Luka 1998 dan Korban yang Hilang Tanpa Jejak</h2>
<p dir="ltr">Tak hanya tahun 1965, Hanung juga menyinggung luka akibat kerusuhan politik tahun 1998 yang juga menyebabkan banyak keluarga kehilangan anggota keluarga tanpa kejelasan hingga saat ini. Ia menyoroti fenomena “orang hilang” yang hingga kini belum menemukan titik terang.</p>
<p dir="ltr">​Tiba-tiba ada yang hilang. Ayahnya tidak pulang, ibunya tidak pulang. Sampai saat ini saya tidak tahu di mana dia berada, lanjutnya. Hanung menggunakan perannya sebagai sineas untuk menyoroti bahwa ketidakpastian nasib para korban tersebut merupakan bentuk kegagalan negara memberikan keadilan dan menutup tuntas babak kelam masa lalu.</p>
<h2 dir="ltr">​Film sebagai Bentuk Kemarahan dan Kritik Politik</h2>
<p dir="ltr">Melalui film terbarunya, Hanung berupaya membuka kembali perbincangan mengenai tragedi tersebut dengan merujuk pada lokasi pembunuhan yang selama ini dikaitkan dengan peristiwa 30 September.</p>
<p dir="ltr">Ia menilai isu sensitif seperti trauma sejarah kerap dijadikan alat politik. “Selama puluhan tahun, lubang-lubang ini selalu muncul kembali. Bahkan sebelum pemilu, stigma komunis selalu muncul kembali,” ujarnya. Ia menilai politik seringkali menggunakan trauma sejarah sebagai alat untuk menjatuhkan lawan, bukan untuk mencari kebenaran.</p>
<p dir="ltr">Hanung menegaskan, hingga saat ini belum jelas siapa dalang pembunuhan tujuh petugas pada 30 September 1965. Menurut dia, negara belum berani mengungkap kebenaran seutuhnya.</p>
<p dir="ltr">Di momen penuh haru tersebut, Hanung menyatakan bahwa film barunya merupakan wujud kritik pedas. &#8220;Melalui film ini saya mengungkapkan kemarahan saya terhadap negara ini. Mengapa kita tidak terbuka mengenai kejadian 50 tahun lalu?&#8221; ujarnya seraya menegaskan, korban tragedi tersebut bukan hanya tujuh orang, melainkan jutaan orang.</p>
<h2 dir="ltr">​Pesan Kritis untuk Generasi Muda Amikom (H2)</h2>
<p dir="ltr">​Menutup kuliah sinemanya, Hanung Bramantyo secara khusus mengajak mahasiswa Amikom untuk tidak pasif terhadap sejarah. Ia berharap generasi muda berani mempertanyakan narasi resmi yang selama ini mereka konsumsi dan aktif mencari perspektif yang lebih manusiawi.</p>
<p dir="ltr">​”Sahabat adalah generasi yang mampu menyajikan kembali sejarah dengan lebih jujur,” tuturnya sambil memberikan tanggung jawab moral kepada mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa.</p>
<p dir="ltr">Kuliah sinema interaktif ini ditutup dengan antusias yang tinggi dari para mahasiswa, menunjukkan kesadaran baru akan peran seni dalam mencerdaskan dan meluruskan sejarah bangsa. Hanung menyatakan komitmennya untuk terus berkarya agar masyarakat tidak melupakan luka masa lalu yang belum sembuh total.***</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/film-baru-mengungkap-kemarahan-atas-sejarah-kelam-tahun-1965-dan-1998/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
