<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/kementerian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Tue, 02 Dec 2025 08:09:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>KPK Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Wilayah Medan</title>
		<link>https://gentongscore.com/kpk-tahan-dua-tersangka-baru-kasus-korupsi-di-lingkungan-kementerian-perhubungan-wilayah-medan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/kpk-tahan-dua-tersangka-baru-kasus-korupsi-di-lingkungan-kementerian-perhubungan-wilayah-medan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2025 08:09:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Baru]]></category>
		<category><![CDATA[dua]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Medan]]></category>
		<category><![CDATA[Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Tahan]]></category>
		<category><![CDATA[tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Wilayah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/kpk-tahan-dua-tersangka-baru-kasus-korupsi-di-lingkungan-kementerian-perhubungan-wilayah-medan/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan di wilayah Medan. Kedua tersangka berasal dari unsur ASN dan merupakan wiraswasta. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu membeberkan identitas kedua tersangka. Mereka adalah Eddy Kurniawan Winarto [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<p>Viralterkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap dua tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kementerian Perhubungan di wilayah Medan. Kedua tersangka berasal dari unsur ASN dan merupakan wiraswasta.</p>
<p>Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu membeberkan identitas kedua tersangka. Mereka adalah Eddy Kurniawan Winarto (EKW) dan Muhlis Hanggani Capah (MHC).</p>
<p>EKW berprofesi sebagai pengusaha yang diduga terlibat aliran suap proyek tersebut. Sedangkan MHC merupakan ASN di Direktorat Keselamatan Perkeretaapian DJKA Kementerian Perhubungan.</p>
<p>MHC menjabat sebagai PPK di Balai Teknik Perkeretaapian Medan periode 2021 hingga Mei 2024. KPK menduga peran mereka terkait langsung dengan proses pengaturan proyek perkeretaapian.</p>
<p>Para tersangka ditahan selama 20 hari pertama terhitung tanggal 1 Desember 2025 sampai dengan tanggal 20 Desember 2025 di Rumah Tahanan Negara Cabang Rutan Negara Kelas I Jakarta Timur, kata Asep. Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK.</p>
<p>Asep menjelaskan, kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan di wilayah Semarang. Temuan ini kemudian berkembang dan mengungkap keterlibatan proyek lain di berbagai daerah.</p>
<p>“Proyek jalur kereta api ini bermula dari OTT yang kami lakukan di Semarang,” kata Asep. Ditegaskannya, proyek tersebut tersebar di Semarang, Solo, Jawa Barat, dan Medan.</p>
<p>Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan total 16 orang tersangka dalam kasus korupsi proyek kereta api DJKA API. Daftar tersebut mencakup pemberi dan penerima dugaan skema suap.</p>
<p>Dari pihak penyedia, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka terdiri dari direksi berbagai perusahaan yang diduga menyuap pejabat DJKA.</p>
<p>Nama-nama tersebut adalah DIN, MUH, YOS, PAR, AD, dan ZF. Semuanya diduga memberi suap untuk memenangkan paket proyek kereta api.</p>
<p>Dari pihak penerima, KPK menetapkan sepuluh tersangka. Mereka berasal dari unsur pejabat DJKA dan anggota Satgas Pengadaan.</p>
<p>Nama-nama penerima suap antara lain HNO, BEN, PTU, AFF, FAD, dan SYN. Selain itu, ada BP, H, EP, dan RS yang ditetapkan sebagai tersangka dari unsur Satgas Pengadaan.</p>
<p>Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan proses penahanan akan dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Badan antirasuah itu menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan kasus korupsi proyek kereta api ini bagi semua pihak yang terlibat. (ibu)</p>
</div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/kpk-tahan-dua-tersangka-baru-kasus-korupsi-di-lingkungan-kementerian-perhubungan-wilayah-medan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kantor Jaksa Agung Nadiem Makarim dalam kasus korupsi yang diduga dari Kementerian Pendidikan dan Budaya Ristek &#8211; Viralterkini</title>
		<link>https://gentongscore.com/kantor-jaksa-agung-nadiem-makarim-dalam-kasus-korupsi-yang-diduga-dari-kementerian-pendidikan-dan-budaya-ristek-viralterkini/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/kantor-jaksa-agung-nadiem-makarim-dalam-kasus-korupsi-yang-diduga-dari-kementerian-pendidikan-dan-budaya-ristek-viralterkini/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2025 02:34:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[diduga]]></category>
		<category><![CDATA[Jaksa]]></category>
		<category><![CDATA[Kantor]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Makarim]]></category>
		<category><![CDATA[Nadiem]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ristek]]></category>
		<category><![CDATA[Viralterkini]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/kantor-jaksa-agung-nadiem-makarim-dalam-kasus-korupsi-yang-diduga-dari-kementerian-pendidikan-dan-budaya-ristek-viralterkini/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.id, Jakarta &#8211; Nama Menteri Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim dikabarkan menjadi kesempatan untuk dipanggil oleh Kantor Jaksa Agung Republik Indonesia (AGO) sebagai akibat dari dugaan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya Internal. Sebelumnya, Kantor Kejaksaan Agung Indonesia dilaporkan menyelidiki kasus dugaan korupsi mengenai program digitalisasi pendidikan untuk periode 2019-2022. Dalam [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<p><strong>Viralterkini.id, Jakarta &#8211; </strong>Nama Menteri Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim dikabarkan menjadi kesempatan untuk dipanggil oleh Kantor Jaksa Agung Republik Indonesia (AGO) sebagai akibat dari dugaan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya Internal.</p>
<p>Sebelumnya, Kantor Kejaksaan Agung Indonesia dilaporkan menyelidiki kasus dugaan korupsi mengenai program digitalisasi pendidikan untuk periode 2019-2022.</p>
<p>Dalam pernyataannya, kepala Pusat Informasi Hukum Kantor Kejaksaan Agung Harli Siregar mengungkapkan bahwa kesempatan untuk pemeriksaan Nadiem kemungkinan terjadi setelah para penyelidik menggeledah kediaman dua staf khusus Nadiem Rabu lalu.</p>
<p>Sosok yang akrab bernama Harli mengatakan bahwa partainya kemudian akan memeriksa siapa pun yang dicurigai terlibat dalam kasus ini untuk mendukung upaya proses investigasi.</p>
<div class="inline_ads"></div>
<p>&#8220;Pihak mana yang akan diperiksa dalam kasus ini tergantung pada kebutuhan penyelidik untuk membuat cahaya kejahatan ini,&#8221; Harli dikutip mengatakan pada hari Rabu (5/28/2025).</p>
<p>Dia menegaskan, penyelidik tidak akan enggan memeriksa pihak mana pun yang diduga terlibat dalam dugaan esai korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya.</p>
<p>&#8220;Semua pihak. Siapa pun yang membuat kejahatan cerah dapat dilakukan dan diperiksa,&#8221; kata Harli.</p>
<p>Sebagai informasi, orang Indonesia yang lalu sebelumnya berhasil menyita bukti dalam bentuk laptop, ponsel ke dokumen.</p>
<p>Harli mengatakan penyitaan dilakukan setelah penyelidik melakukan pencarian di kediaman dua staf khusus Nadim Makarim yang berlokasi di apartemen Kuningan Place yang dimiliki oleh apartemen FH dan Ciputra World 2 yang dimiliki oleh JT.</p>
<p>&#8220;Sebagai staf khusus Menteri Dikbudristek,&#8221; katanya kepada wartawan pada hari Senin (5/26/2025).</p>
<p>Harli menjelaskan berdasarkan hasil pencarian Rabu lalu, para penyelidik telah berhasil menyita dugaan bukti dalam bentuk 1 unit laptop dan 4 unit apartemen FH.</p>
<p>Sementara berdasarkan kegiatan pencarian apartemen JT, para penyelidik menyita bukti dalam bentuk 1 laptop dan 3 unit penyimpanan eksternal dalam bentuk hard drive dan disk flash, serta 15 dokumen catatan.</p>
<p>Seperti dalam kasus dugaan korupsi, penyelidik telah menemukan indikasi pengadaan jahat melalui arahan khusus kepada tim teknis untuk membuat studi tentang pengadaan peralatan TIK dalam bentuk laptop yang berdebat tentang pengembangan teknologi pendidikan.</p>
<p>Harli menjelaskan, dengan dalih penelitian, diduga ada skenario yang merujuk pada permintaan pengadaan laptop pada basis sistem chrome atau chromebook.</p>
<p>Harli menjelaskan, sedangkan pada tahun 2019 pengadaan 1.000 unit Chromebook tidak efektif untuk digunakan sebagai saran pendidikan atau pembelajaran.</p>
<p>Karena, lanjutan Harli, tidak semua wilayah di Indonesia difasilitasi oleh keberadaan Internet yang dapat dihubungkan ke laptop berbasis Chromebook.</p>
<p>&#8220;Mengapa itu tidak efektif, karena kita tahu bahwa dia didasarkan pada internet, sementara di Indonesia internet tidak semuanya sama,&#8221; jelas Harli.</p>
<p>Harli mengatakan, pengajuan dana anggaran untuk pengadaan laptop Chromebook menerima Rp 9,9 triliun yang dibagi menjadi dua anggaran.</p>
<p>Dua anggaran, yaitu RP3,58 triliun, adalah dana di unit pendidikan dan Rp6.399 triliun melalui dana alokasi khusus atau DAK.</p>
<p>Harli menambahkan, peneliti saat ini terus menghitung tingkat kerugian yang disebabkan oleh dugaan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya Internal.</p>
<p>&#8220;Pengembangan yang akan kami perbarui karena ini baru saja ditingkatkan ke status penanganan kasus dari investigasi ke investigasi,&#8221; katanya. (MA)</p>
<div class="pct-post-views"><img decoding="async" src="https://viralterkini.id/wp-content/plugins/post-count-tracker/public/images/ptc-view-icon.png" alt="Tampilan Posting"/><span>3 jumlah total</span></div>
<div class="viral-after-content" style="margin-top: 50px;" id="viral-1990870229">
<p>Iklan</p>
<p><img decoding="async" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/05/HOS-CREATIVE.jpg" alt="" srcset="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/05/HOS-CREATIVE.jpg 1000w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/05/HOS-CREATIVE-300x45.jpg 300w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/05/HOS-CREATIVE-768x115.jpg 768w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" width="1000" height="150"/></div>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/kantor-jaksa-agung-nadiem-makarim-dalam-kasus-korupsi-yang-diduga-dari-kementerian-pendidikan-dan-budaya-ristek-viralterkini/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
