<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kota &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/kota/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 19:41:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Penyakit Hewan Hantui Peternakan Kota Yogyakarta Jelang Idul Adha 2026, Pemeriksaan Intensif Digencarkan</title>
		<link>https://gentongscore.com/penyakit-hewan-hantui-peternakan-kota-yogyakarta-jelang-idul-adha-2026-pemeriksaan-intensif-digencarkan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/penyakit-hewan-hantui-peternakan-kota-yogyakarta-jelang-idul-adha-2026-pemeriksaan-intensif-digencarkan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 19:41:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[adha]]></category>
		<category><![CDATA[Digencarkan]]></category>
		<category><![CDATA[Hantui]]></category>
		<category><![CDATA[hewan]]></category>
		<category><![CDATA[Idul]]></category>
		<category><![CDATA[intensif]]></category>
		<category><![CDATA[jelang]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Pemeriksaan]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[peternakan]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/penyakit-hewan-hantui-peternakan-kota-yogyakarta-jelang-idul-adha-2026-pemeriksaan-intensif-digencarkan/</guid>

					<description><![CDATA[Penyakit Hewan Jelang Idul Adha/Foto: Pemerintah Kota Yogyakarta KabarJawa.com— Ancaman penyakit hewan kembali menghantui peternakan di Kota Yogyakarta menjelang perayaan Idul Adha 2026. Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menggencarkan pelayanan kesehatan hewan secara intensif untuk menjamin keamanan dan kesesuaian hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat. Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta akan melaksanakan kegiatan pelayanan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div>
<figure id="attachment_29185" aria-describedby="caption-attachment-29185" style="width: 948px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-29185" class="wp-caption-text">Penyakit Hewan Jelang Idul Adha/Foto: Pemerintah Kota Yogyakarta</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>— Ancaman penyakit hewan kembali menghantui peternakan di Kota Yogyakarta menjelang perayaan Idul Adha 2026.</p>
<p>Pemerintah Kota Yogyakarta bergerak cepat menggencarkan pelayanan kesehatan hewan secara intensif untuk menjamin keamanan dan kesesuaian hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat.</p>
<p>Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta akan melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan hewan (yanduan) dan pengobatan ternak selama tiga hari, pada tanggal 14 hingga 16 April 2026.</p>
<h2>Upaya Pemberantasan Penyakit Hewan</h2>
<p>Langkah ini merupakan upaya strategis dan antisipatif untuk mengurangi potensi penyebaran penyakit, terutama menjelang meningkatnya lalu lintas perdagangan hewan kurban pada Mei mendatang.</p>
<p>Dokter Hewan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, drh. Imam Abror menegaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap hewan ternak milik peternak dan pedagang.</p>
<p>Ia mengatakan, tim memberikan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian obat cacing, dan vitaminisasi untuk menjaga kondisi hewan tetap prima.</p>
<p>Petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap hewan, memberikan obat cacing dan menambahkan vitamin untuk menjaga daya tahan ternak, kata Imam.</p>
<p>Selama tiga hari pelaksanaan, tim berhasil memeriksa puluhan ekor sapi dan ratusan ekor kambing dan domba yang tersebar di berbagai wilayah Kota Yogyakarta.</p>
<p>Data menunjukkan sekitar 20 ekor sapi dan lebih dari 100 ekor kambing dan domba telah mendapat pemeriksaan dan pengobatan. Khusus di wilayah Wirobrajan, petugas mencatat pemeriksaan terhadap sekitar 50 ekor sapi.</p>
<p>Hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar hewan dalam kondisi sehat. Petugas hanya memberikan vitamin dan obat cacing sebagai tindakan preventif.</p>
<p>Namun untuk hewan bunting, tim menerapkan perlakuan khusus dengan hanya memberikan vitamin tanpa obat cacing untuk menjaga keselamatan ibu dan janin.</p>
<p>“Sebagian besar kondisi hewan baik-baik saja. Kami hanya melakukan tindakan preventif. Untuk hewan bunting kami lebih berhati-hati dan hanya memberikan vitamin,” jelasnya.</p>
<h3>Nasehat untuk Tetap Waspada</h3>
<p>Meski kondisi relatif aman, Imam tetap mengingatkan seluruh peternak dan pedagang untuk tidak lengah.</p>
<p>Ia meminta mereka menjaga kesehatan ternak secara optimal dengan memperhatikan kualitas pakan, kebersihan kandang, dan penerapan biosekuriti secara ketat.</p>
<p>Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat yang hendak membeli hewan kurban agar lebih berhati-hati. Ia menekankan pentingnya memastikan hewan dalam keadaan sehat dan dilengkapi dengan dokumen resmi.</p>
<p>“Pembeli harus memastikan hewan tersebut memiliki sertifikat kesehatan dari daerah asalnya. Ini penting untuk menjamin keamanannya,” tegasnya.</p>
<p>Ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) juga masih menjadi perhatian serius. Namun, saat dilakukan pemeriksaan intensif, petugas tidak menemukan adanya kasus PMK di wilayah Kota Yogyakarta.</p>
<p>Kondisi ini memberi harapan bahwa upaya pencegahan selama ini mulai menunjukkan hasil positif.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap pelaksanaan Idul Adha 2026 dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan sesuai standar kesehatan hewan kurban. Di sisi lain, para peternak merasakan langsung manfaat dari program ini.</p>
<p>Ketua Kelompok Ternak Sapi Potong Trihandini Rejo Kemantren Tegalrejo, Banardi mengungkapkan, kehadiran petugas sangat membantu menjaga kesehatan hewan ternaknya.</p>
<p>Dijelaskannya, Dinas Pertanian dan Pangan secara rutin menyediakan obat-obatan, vitamin, dan melakukan upaya preventif terhadap PMK.</p>
<p>Program ini bahkan sudah berjalan secara berkala dan dampaknya sangat terasa bagi para peternak.</p>
<p>“Setiap tiga bulan sekali, petugas datang untuk melakukan tindakan pencegahan agar hewan tetap sehat. Mereka juga rutin memberikan obat cacing. Program ini sangat membantu kami,” kata Banardi.</p>
<p>Banardi berharap pemerintah dapat mempertahankan bahkan meningkatkan frekuensi program tersebut.</p>
<p>Ia ingin pelayanan kesehatan hewan lebih sering dilakukan, yakni dua hingga tiga bulan sekali, agar kesehatan hewan tetap terjaga.</p>
<p>Dengan berbagai upaya preventif, Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya memastikan ancaman penyakit tidak mengganggu ketersediaan hewan kurban.</p>
<p>Upaya ini juga sebagai bentuk perlindungan terhadap kesehatan masyarakat yang akan mengonsumsi daging kurban pada Idul Adha mendatang. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p></p>
<h2>PakarPBN</h2>
<p></p>
<p>A Private Blog Network (PBN) is a collection of websites that are controlled by a single individual or organization and used primarily to build backlinks to a “money site” in order to influence its ranking in search engines such as Google. The core idea behind a PBN is based on the importance of backlinks in Google’s ranking algorithm. Since Google views backlinks as signals of authority and trust, some website owners attempt to artificially create these signals through a controlled network of sites.</p>
<p>In a typical PBN setup, the owner acquires expired or aged domains that already have existing authority, backlinks, and history. These domains are rebuilt with new content and hosted separately, often using different IP addresses, hosting providers, themes, and ownership details to make them appear unrelated. Within the content published on these sites, links are strategically placed that point to the main website the owner wants to rank higher. By doing this, the owner attempts to pass link equity (also known as “link juice”) from the PBN sites to the target website.</p>
<p>The purpose of a PBN is to give the impression that the target website is naturally earning links from multiple independent sources. If done effectively, this can temporarily improve keyword rankings, increase organic visibility, and drive more traffic from search results.</p>
<p><a href="https://pakarpbn.com">Jasa Backlink</a><br />
<br /><a href="https://drivenime.com">Download Anime Batch</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/penyakit-hewan-hantui-peternakan-kota-yogyakarta-jelang-idul-adha-2026-pemeriksaan-intensif-digencarkan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Temukan Kerusakan Rusunawa Graha Bina Harapan, Wali Kota Yogyakarta Minta Segera Perbaikan</title>
		<link>https://gentongscore.com/temukan-kerusakan-rusunawa-graha-bina-harapan-wali-kota-yogyakarta-minta-segera-perbaikan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/temukan-kerusakan-rusunawa-graha-bina-harapan-wali-kota-yogyakarta-minta-segera-perbaikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 02:51:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bina]]></category>
		<category><![CDATA[Graha]]></category>
		<category><![CDATA[Harapan]]></category>
		<category><![CDATA[Kerusakan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<category><![CDATA[perbaikan]]></category>
		<category><![CDATA[Rusunawa]]></category>
		<category><![CDATA[segera]]></category>
		<category><![CDATA[Temukan]]></category>
		<category><![CDATA[Wali]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/temukan-kerusakan-rusunawa-graha-bina-harapan-wali-kota-yogyakarta-minta-segera-perbaikan/</guid>

					<description><![CDATA[Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengunjungi Rusunawa Graha Bina Harapan, melihat langsung kerusakan bangunan dan kondisi warga. (Ist) KabarJawa.com – Langit mendung pagi itu tak menyurutkan niat Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau langsung kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Graha Bina Harapan, Kamis, 6 November 2025. Dengan wajah serius namun penuh empati, Hasto berjalan menyusuri [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_21264" aria-describedby="caption-attachment-21264" style="width: 956px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-21264" class="wp-caption-text">Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo mengunjungi Rusunawa Graha Bina Harapan, melihat langsung kerusakan bangunan dan kondisi warga. (Ist)</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong> – Langit mendung pagi itu tak menyurutkan niat Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo meninjau langsung kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Graha Bina Harapan, Kamis, 6 November 2025.</p>
<p>Dengan wajah serius namun penuh empati, Hasto berjalan menyusuri koridor rusun, mendengarkan keluh kesah warga, dan melihat langsung kondisi yang jauh dari ideal.</p>
<p>Suara tetesan air terdengar dari atap flat lantai lima. Bau lembab tercium dari dinding yang menghitam.</p>
<p>Di beberapa ruangan, warga menata perabotannya sesuai kebutuhan agar tidak terkena cipratan air hujan. Hasto menatap pemandangan itu dengan mata tajam, lalu menghela napas panjang.</p>
<p>“Saya ingin memastikan warga di sini bisa hidup layak dan nyaman. Jangan sampai kota ini dari luar terlihat bagus, tapi warganya justru hidup kesulitan,” kata Hasto.</p>
<h2><strong>Kerusakan Fisik dan Kepadatan</strong></h2>
<p>Dalam pemeriksaan tersebut, Hasto menemukan banyak kerusakan fisik pada bangunan, terutama di lantai atas. Dinding rusak, atap bocor, dan rembesan air membuat ruangan pengap dan berbau lembab.</p>
<p>Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) bergerak cepat melakukan perbaikan.</p>
<p>“Tadi saya lihat banyak atap dan dinding yang bocor, terutama di lantai lima. Saya sudah minta Dinas PUPKP segera memperbaikinya. Kalau bisa ditambah kanopi agar air hujan tidak masuk ke dalam ruangan,” tegasnya.</p>
<p>Hasto juga menyoroti permasalahan overcrowding. Beberapa unit berukuran 21 meter persegi ditempati oleh lima orang sekaligus sehingga membuat ruang menjadi sangat terbatas.</p>
<p>&#8220;Saya lihat ada ruangan kecil tapi dihuni lima orang. Ini harus menjadi perhatian bersama. Tinggal di rumah susun harusnya membuat hidup lebih teratur, bukan menambah beban,&#8221; imbuhnya.</p>
<p>Hasto menegaskan, Pemkot Yogyakarta akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh rusun yang ada di wilayahnya. Ia ingin memastikan program perumahan yang layak benar-benar memberikan kehidupan yang manusiawi bagi warganya.</p>
<p>“Rusunawa bukan sekedar bangunan vertikal untuk menampung warga berpendapatan rendah. Ini soal harkat kemanusiaan. Kita harus memastikan setiap warga hidup dengan rasa aman, nyaman dan bermartabat,” tegasnya.</p>
<p>Upaya perbaikan pun disiapkan, mulai dari perbaikan atap bocor, tembok rusak, pipa air, hingga rencana penambahan fasilitas bersama seperti ruang bermain anak dan kawasan hijau.</p>
<h2><strong>Kisah Pengelolaan dan Penghuni Rusunawa</strong></h2>
<p>Kepala UPT Pengelolaan Rusunawa Kota Yogyakarta Kuswarjanta Adi Nugraha tak membantah temuan Hasto.</p>
<p>Dijelaskannya, Rusunawa Graha Bina Harapan memiliki 68 unit tipe studio (tipe 21) dengan luas sekitar 21–22 meter persegi. Tarif sewa bervariasi antara Rp 100.000 hingga Rp 400.000 per bulan, tergantung lantai tempat tinggal.</p>
<p>“Untuk lantai satu harganya sekitar seratus ribu rupiah, sedangkan lantai dua hingga lima antara tiga ratus empat puluh ribu hingga empat ratus ribu rupiah,” jelasnya.</p>
<p>Kuswarjanta menegaskan, pihaknya rutin melakukan pemeliharaan setiap tahunnya sesuai prioritas kerusakan. Namun keterbatasan anggaran membuat perbaikan harus dilakukan secara bertahap.</p>
<p>&#8220;Kami mendapat masukan dari Pak Walikota. Untuk kanopi di lantai lima, tahun ini kami baru mengerjakan bagian belakang, belum bagian depan. Jadi perbaikannya bertahap, fokus kami selama ini di bagian atap yang paling mendesak,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rusunawa Graha Bina Harapan ditujukan untuk keluarga berpenghasilan rendah, dengan kriteria penghuni belum memiliki rumah sendiri, sudah menikah, dan memiliki anak.</p>
<p>“Kalau ketahuan sudah punya rumah, harus mundur,” kata Kuswarjanta.</p>
<p>Setiap penduduk mendapat kontrak selama tiga tahun dan dapat diperpanjang satu periode hingga maksimal enam tahun. Saat ini tingkat okupansi di Graha Bina Harapan sangat tinggi, bahkan terdapat daftar tunggu calon penghuni baru.</p>
<p>Sebagai perbandingan, Rusunawa Bener di Kota Yogyakarta mengenakan tarif lebih tinggi antara Rp455.000 hingga Rp615.000 per bulan karena bertipe 36 dengan dua kamar tidur.</p>
<p>Salah satu penghuni lantai tiga, Sri Yuntari (44), mengaku sudah beberapa tahun tinggal di rusun tersebut. Dengan dua anak yang mulai beranjak remaja, ruang seluas 21 meter persegi itu terasa semakin sempit.</p>
<p>Harapannya aku bisa punya rumah sendiri, karena di sini sempit. Aku punya dua anak, mereka sudah besar, tapi harus tidur di satu kamar yang juga tempat makan, katanya lirih.</p>
<p>Meski bersyukur memiliki shelter dengan biaya terjangkau, Sri berharap pemerintah tidak menutup mata terhadap rusaknya fasilitas dan minimnya ruang publik untuk bermain anak-anak.</p>
<p>Kadang ada kebocoran, fasilitas rusak, harusnya segera diperbaiki. Anak-anak juga tidak punya tempat bermain, ujarnya.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/temukan-kerusakan-rusunawa-graha-bina-harapan-wali-kota-yogyakarta-minta-segera-perbaikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BPBD Kota Yogyakarta Gelar Simulasi 5 Sistem Peringatan Dini Banjir, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem</title>
		<link>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Nov 2025 01:52:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Diminta]]></category>
		<category><![CDATA[Dini]]></category>
		<category><![CDATA[Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Gelar]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[peringatan]]></category>
		<category><![CDATA[Simulasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem]]></category>
		<category><![CDATA[Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/</guid>

					<description><![CDATA[Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir/Foto: BPBD Kota Yogyakarta KabarJawa.com– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani potensi bencana hidrometeorologi. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah bekerja sama dengan Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) melakukan simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir (EWS) di lima titik strategis: Kali Winongo, Kali Code, Kali Gajah Wong, Kali Buntung, dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_21132" aria-describedby="caption-attachment-21132" style="width: 961px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-21132" class="wp-caption-text">Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir/Foto: BPBD Kota Yogyakarta</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong>– Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam menangani potensi bencana hidrometeorologi.</p>
<p>Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah bekerja sama dengan Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) melakukan simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir (EWS) di lima titik strategis: Kali Winongo, Kali Code, Kali Gajah Wong, Kali Buntung, dan Kali Belik.</p>
<p>Langkah ini bukan sekedar rutin, namun merupakan upaya nyata untuk memastikan kesiapan peralatan dan kesadaran masyarakat menghadapi ancaman banjir yang kerap mengintai di musim hujan.</p>
<h2>Simulasi Sistem Peringatan Dini Banjir</h2>
<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat menegaskan, simulasi sistem peringatan dini banjir merupakan bagian penting dari strategi mitigasi bencana jelang puncak musim hujan.</p>
<p>“Simulasi ini kami lakukan untuk memastikan seluruh sistem peringatan dini berfungsi maksimal. Berdasarkan prakiraan BMKG, pada bulan Oktober hingga Januari akan terjadi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang berpotensi menimbulkan bencana,” ujarnya, Selasa (4/11).</p>
<p>Dikatakannya, saat ini BPBD Kota Yogyakarta memiliki 26 perangkat EWS yang tersebar di berbagai aliran sungai.</p>
<p>Semua alat telah diperiksa dan berfungsi dengan baik. Meski demikian, Nur Hidayat tak mau terbuai dengan kesiapan peralatan semata.</p>
<p>“Cuaca ekstrem dapat mempengaruhi jaringan listrik dan komunikasi. Oleh karena itu, kami juga menyiapkan sistem cadangan seperti radio HT di setiap wilayah agar komunikasi antar petugas tetap berjalan jika sistem utama mengalami gangguan,” tegasnya.</p>
<p>Berdasarkan analisis BMKG Wilayah DIY, potensi terbentuknya awan hujan terus meningkat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Kondisi ini menandakan ancaman cuaca ekstrem semakin nyata.</p>
<p>Nur Hidayat juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap hujan lebat, petir, angin kencang, serta potensi banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung, terutama bagi warga yang bermukim di bantaran sungai atau lereng.</p>
<p>BPBD juga terus mengoptimalkan peran KTB di lapangan. Setiap anggota melaksanakan piket rutin dua kali sehari, yaitu pada pukul 09.00 dan 21.00 WIB, untuk memantau kondisi wilayah dan melaporkan perkembangan cuaca serta potensi bencana.</p>
<p>“Kami sudah mengirimkan surat edaran kepada seluruh warga terkait akan datangnya musim cuaca ekstrem. Sosialisasi terus kami lakukan agar masyarakat lebih siap dan tanggap terhadap potensi bencana,” ujarnya.</p>
<h3>Cuaca Ekstrim 21 Oktober</h3>
<p>Peristiwa cuaca ekstrem yang melanda Kota Yogyakarta pada 21 Oktober 2025 menjadi pembelajaran penting bagi semua pihak.</p>
<p>Dalam kejadian tersebut tercatat hampir 50 bencana, antara lain 22 pohon tumbang, 10 atap rumah roboh, serta baliho dan jaringan televisi rusak parah.</p>
<p>“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan adalah kuncinya. Kita tidak bisa mengendalikan alam, tapi kita bisa meningkatkan kesiapsiagaan,” tegas Nur Hidayat.</p>
<p>Salah satu titik yang merasakan manfaat langsung dari EWS adalah Kali Belik, dimana sistem ini sudah terpasang sejak dua tahun lalu.</p>
<p>Jarwo Kuswanto, anggota Kelompok Ketahanan Bencana (KTB) Kali Belik, mengatakan EWS di wilayahnya berfungsi dengan baik. Alat ini seringkali memberikan peringatan dini ketika debit air meningkat.</p>
<p>“EWS sering berbunyi saat air naik. Namun sejak dua tahun terakhir jarang terjadi banjir besar,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengenang masa sebelum dibangunnya talud dan embung di sekitar Kali Belik. Hujan satu jam saja bisa menyebabkan air naik hingga setinggi mata kaki. Kini, kondisinya sudah jauh lebih baik.</p>
<p>“Sekarang debit air rata-rata berkisar 200 meter kubik, namun masih aman dan tidak meluap ke pemukiman warga,” ujarnya lega.</p>
<p>Jarwo juga berharap pemerintah dapat menindaklanjuti usulan warga terkait perbaikan rutin dan pembersihan Sungai Belik, termasuk memasang jaring sampah di beberapa titik untuk menampung kiriman sampah dari hulu.</p>
<p>“Kalau sungainya bersih, airnya lancar, kita juga akan tenang. Kita siap bahu-membahu menjaga lingkungan kita,” imbuhnya. (ef linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/bpbd-kota-yogyakarta-gelar-simulasi-5-sistem-peringatan-dini-banjir-warga-diminta-waspada-cuaca-ekstrem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menciptakan wajah kota yang lebih tertata dan indah</title>
		<link>https://gentongscore.com/menciptakan-wajah-kota-yang-lebih-tertata-dan-indah/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/menciptakan-wajah-kota-yang-lebih-tertata-dan-indah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2025 23:52:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[indah]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Lebih]]></category>
		<category><![CDATA[Menciptakan]]></category>
		<category><![CDATA[tertata]]></category>
		<category><![CDATA[wajah]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/menciptakan-wajah-kota-yang-lebih-tertata-dan-indah/</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah Kota Yogyakarta merencanakan Jalan Tentara Pelajar untuk mewujudkan kota yang lebih indah dan tertata. (Dokter Pemkot Yogyakarta) KabarJawa.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk mempercantik wajah kota. Kali ini perhatian tertuju pada kawasan sepanjang Jalan Pelajar Army, Bumijo, Jetis yang langsung ditata agar tampil lebih tertata, bersih, dan asri. Kawasan ini [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_20556" aria-describedby="caption-attachment-20556" style="width: 938px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-20556" class="wp-caption-text">Pemerintah Kota Yogyakarta merencanakan Jalan Tentara Pelajar untuk mewujudkan kota yang lebih indah dan tertata. (Dokter Pemkot Yogyakarta)</figcaption></figure>
<p><strong>KabarJawa.com</strong> — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk mempercantik wajah kota. Kali ini perhatian tertuju pada kawasan sepanjang Jalan Pelajar Army, Bumijo, Jetis yang langsung ditata agar tampil lebih tertata, bersih, dan asri.</p>
<p>Kawasan ini selama ini menjadi salah satu akses utama menuju pusat kota, sekaligus etalase pertama yang menyambut masyarakat dan wisatawan ketika memasuki jantung kota Yogyakarta.</p>
<p>Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan, penataan akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.</p>
<p>Langkah awal diawali dengan sosialisasi kepada para pedagang yang menempati kawasan tersebut dengan menggunakan bangunan semi permanen. Pemkot akan melakukan penertiban dan penataan agar kawasan ini menjadi lebih tertata dan menarik.</p>
<p>“Karena letaknya di jalan raya kota, maka tampilannya harus rapi, bersih, dan indah,” kata Hasto saat meninjau kawasan Bumijo Pelajar Jalan Army, Jetis, Minggu (26/10/2025).</p>
<h2>Dari Deretan Warung hingga Taman Kota</h2>
<p>Rencana besar Pemkot bukan sekadar merapikan kawasan, tapi juga mengubah wajah kawasan menjadi lebih hijau dan ramah warga.</p>
<p>Kawasan yang kini dipenuhi deretan kios dan aktivitas perdagangan ini akan disulap menjadi taman kota yang menyatu dengan Taman Segoro Amarto di ujung jalan.</p>
<p>Konsep ini akan menjadikan Jalan Army Student sebagai koridor hijau yang menghubungkan ruang terbuka publik dari utara hingga pusat kota. Di ujung jalan sudah ada Taman Segoro Amarto, dan di kawasan Bumijo juga akan dibuatkan taman baru agar keseluruhan kawasan terlihat lebih bersih, asri dan asri.</p>
<p>Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ruang hidup yang lebih nyaman dan menenangkan, sekaligus memperkuat karakter Yogyakarta sebagai kota yang menyeimbangkan aspek budaya, lingkungan, dan tata ruang modern.</p>
<p>Selain bangunan semi permanen, Hasto juga menyoroti pemanfaatan trotoar untuk kandang ayam dan kegiatan usaha yang kini banyak dijumpai di sepanjang jalan tersebut. Ia menegaskan, trotoar harus dikembalikan ke fungsi semula sebagai jalur pejalan kaki.</p>
<p>“Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk kandang ayam atau tempat usaha. Kita ingin Yogyakarta menjadi kota yang bersih, sehat, dan terorganisir dengan baik,” tegasnya.</p>
<p>Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengatur segala bangunan dan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi tata ruang. Hasto meyakini, tatanan ruang publik merupakan cerminan kedisiplinan warga kota dalam menjaga keharmonisan bersama.</p>
<h2>Wajah Kota dan Sungai yang Lebih Baik</h2>
<p>Program penataan kawasan Jalan Tentara Pelajar Bumijo bukanlah sebuah langkah tunggal. Hasto mengatakan, Pemkot Yogyakarta tengah mengusung program terpadu untuk mempercantik seluruh pelosok kota, mulai dari jalan raya, hingga kawasan sungai, hingga pemukiman warga.</p>
<p>“Kita tidak hanya merawat jalan saja, tapi sungai juga kita normalisasi. Kita menyadarkan warga di sepanjang sungai untuk tidak memanfaatkan sungai untuk kandang ayam, keramba ikan, dan sebagainya. Sungai harus bersih dan sesuai fungsinya,” jelas Hasto.</p>
<p>Penataan kawasan sungai dan jalan raya merupakan simbol tekad Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menjunjung tinggi prinsip kota berkelanjutan, dimana kebersihan lingkungan dan ketertiban tata ruang menjadi satu kesatuan visi.</p>
<p>Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya menata kembali citra kotanya yang selama ini dikenal humanis, indah, dan berbudaya. Jalan Tentara Pelajar Bumijo akan menjadi pilot project bagaimana ruang publik dapat ditata ulang tanpa menghilangkan denyut perekonomian masyarakat.</p>
<p>Perencanaan wilayah juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih nyaman, sehat, dan bersahabat bagi penduduk dan wisatawan.</p>
<p>Dengan wajah kota yang semakin tertata, Yogyakarta akan terus mengukuhkan dirinya sebagai kota yang layak huni dan menawan, tempat di mana modernitas dan tradisi berjalan beriringan.</p>
<p>“Kami ingin Yogyakarta tampil indah tanpa kehilangan jati diri. Kota ini harus menjadi rumah yang nyaman bagi semua orang,” pungkas Hasto</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/menciptakan-wajah-kota-yang-lebih-tertata-dan-indah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perdana memperkenalkan kota melalui Tangerang 10 K</title>
		<link>https://gentongscore.com/perdana-memperkenalkan-kota-melalui-tangerang-10-k/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/perdana-memperkenalkan-kota-melalui-tangerang-10-k/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Oct 2025 09:03:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[melalui]]></category>
		<category><![CDATA[Memperkenalkan]]></category>
		<category><![CDATA[perdana]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/perdana-memperkenalkan-kota-melalui-tangerang-10-k/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.id, Tangerang &#8211; Untuk pertama kalinya, Kota Tangerang menghadirkan acara lari dengan identitas khas kota. Acara Buah Kolaborasi Ini dengan Bank BJB dan Kompas Daily disebut Tangerang 10kSiap diadakan pada hari Minggu, 7 Desember 2025. Acara berjalan ini secara resmi diluncurkan melalui konferensi pers di Kuil Boen San Bio pada hari Sabtu (4/10/2025). Prosesi peluncuran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<h2 class="wp-block-heading" id="h-"/>
<p>Viralterkini.id, Tangerang &#8211; Untuk pertama kalinya, Kota Tangerang menghadirkan acara lari dengan identitas khas kota. Acara Buah Kolaborasi Ini dengan Bank BJB dan Kompas Daily disebut <strong>Tangerang 10k</strong>Siap diadakan pada hari Minggu, 7 Desember 2025.</p>
<p>Acara berjalan ini secara resmi diluncurkan melalui konferensi pers di Kuil Boen San Bio pada hari Sabtu (4/10/2025). Prosesi peluncuran adalah simbolis oleh para tamu kehormatan, menampilkan akulturasi budaya melalui penggunaan lentera sebagai representasi budaya Cina, Angklung yang mewakili budaya Sundan, dan penggemar bambu yang mewakili budaya Betawi. Simbol budaya kemudian ditempatkan dalam totem sebagai simbol persatuan silang -budaya.</p>
<p>Ketika seluruh simbol ditempatkan, totem terbakar yang melambangkan harmoni di tengah keragaman. Selain itu, prosesi ini menampilkan maestro kaligrafi yang membawa tema dan tanggal implementasi Tangerang 10K, menandai dimulainya pesta olahraga lari yang menyatukan komunitas dalam semangat kebersamaan.</p>
<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="771" src="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-1024x771.jpeg" alt="" class="wp-image-17198" srcset="https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-1024x771.jpeg 1024w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-300x226.jpeg 300w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-768x578.jpeg 768w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-1536x1156.jpeg 1536w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-320x240.jpeg 320w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181-80x60.jpeg 80w, https://viralterkini.id/wp-content/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-05-at-08.28.181.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" data-eio="l"/></figure>
<p>Logo Tangerang 10K berisi unsur -unsur yang bermakna yang mencerminkan kekayaan nilai dan tradisi. Penggemar Cina mewakili status sosial, seni, dan tradisi. Kemudian, Balang Gigi adalah ornamen arsitektur Betawi yang melambangkan kejujuran, ketekunan, kebenaran, keuletan, dan kesabaran. Sementara itu, Angklung Sunda sebagai simbol musik tradisional dan jarak 10 kilometer dipilih karena menantang tetapi masih dapat dicapai oleh pelari pemula dan profesional. </p>
<p>Juga menghadiri acara ini, Wakil Walikota Tangerang Maryono Hasan, Wakil Kepala Redaksi Harian <em>Kompas </em>Adi Prinantyo, CEO Regional 4 Bank BJB Ujang Aep Saefullah, Perwakilan Aktor Kebudayaan Tangerang Edi Bonetski, serta perwakilan dari Ranters Komunitas Tangerang.</p>
<p>Kehadiran acara Tangerang 10K adalah momen sejarah untuk kota Tangerang. Maryono dalam presentasinya mengatakan bahwa jarak 10 kilometer sengaja dipilih untuk membangun hasrat untuk bersaing di antara pelari yang berpengalaman, tetapi masih ramah untuk dinikmati oleh semua orang dari berbagai usia dan level. Dengan demikian, setiap peserta dapat benar -benar merasakan kota ini melalui langkah mereka sendiri.</p>
<p>&#8220;Ini adalah cara baru untuk mengenal kota Tangerang, menjaga kesehatan, sambil menulis cerita baru tentang kota ini,&#8221; katanya. &#8220;Acara ini juga akan memperkuat posisi Tangerang sebagai kota yang ramah <em>Pariwisata Olahraga</em>Membuat Tangerang 10K bukan hanya kebanggaan penduduk setempat, tetapi juga daya tarik bagi orang -orang dari luar wilayah dan bahkan di luar negeri. &#8220;</p>
<p>Membawa tema &#8220;Run the Story&#8221;, Tangerang 10k mengundang setiap peserta untuk menuliskan ceritanya dengan Tangerang City. Artinya disampaikan dalam presentasi Adi Prinantyo sebagai Wakil Kepala Editor <em>Kompas</em>. Dia menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan oleh Tangerang 10k sederhana, yaitu bahwa setiap langkah pelari tidak hanya tentang berlari ke garis finish, tetapi juga tentang menulis cerita tentang kebersamaan, kesehatan, dan kota yang kita sukai.</p>
<p>Untuk mewujudkan semangat ini, Tangerang 10K telah menyiapkan serangkaian program yang komprehensif. Mulai dari pendaftaran dengan 3 tahap, Early Bird, General Access (Grup 2-3 dan Reguler), ke Program Penghematan di Bank BJB sehingga lebih banyak orang memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan ini.</p>
<p>Selain itu, ADI juga diperkenalkan <em>pra-acara</em> Tangerang 10k berjudul &#8216;The Frontliner&#8217;, A <em>Panggilan terbuka </em>Untuk menemukan, mengangkat, dan mendukung pelari tercepat Indonesia dari mana saja mereka berasal.</p>
<p>&#8220;Frontliner bukan hanya kompetisi, tetapi sebuah gerakan untuk membangun ekosistem lari Indonesia yang lebih kuat, lebih cepat, dan saling berhubungan. <em>balapan kualifikasi</em> Spesial yang menguji kecepatan, fokus, dan kekuatan pertempuran mereka, &#8220;jelasnya.</p>
<p>Terlepas dari media, Tangerang 10k juga menerima dukungan dari Bank BJB. CEO Regional 4 Bank BJB Ujang Aep Saefullah menyatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat, memperkuat masyarakat, dan menumbuhkan ekonomi lokal.</p>
<p>&#8220;Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa Tangerang 10K dapat meninggalkan dampak nyata, yaitu menyalakan <em>Pariwisata Olahraga</em>Mendorong pertumbuhan UMKM dan ekosistem ekonomi di sekitar acara, serta memperkuat ikatan komunitas yang berjalan yang telah berkembang pesat di kota Tangerang. &#8220;</p>
<p>Mengenai ide -ide budaya yang dibawa oleh Tangerang 10K, Edi Bonetski sebagai perwakilan dari aktor budaya Tangerang menganggap bahwa peristiwa ini bisa menjadi jendela untuk menunjukkan wajah lain dari kota. Salah satu yang menarik adalah pemilihan rute berjalan yang melewati <em>tengara</em> Seni Historis dan Tradisional Kota Tangerang.</p>
<p>&#8220;Dengan demikian, pelari dan penonton akan pulang dengan membawa kesan bahwa Tangerang bukan hanya kota industri, tetapi kota dengan jiwa, dengan cerita -cerita yang terjalin dari keragaman dan tradisi yang hidup hingga hari ini,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Menanggapi presentasi penyelenggara, perwakilan komunitas yang menjalankan Tangerang menyuarakan antusiasmenya untuk mengambil bagian dalam acara perdana <em>tanda tangan </em>Lari pertama harian <em>Kompas</em> di kota Tangerang. Menurutnya, berpartisipasi dalam Tangerang 10K dapat menjadi kenangan khusus bagi pelari.</p>
<p>&#8220;Program <em>Frontliner</em> Juga keren <em>sangat</em>Ini bisa menjadi tantangan serta peluang dan ruang bagi pelari yang mungkin tidak diketahui atau tidak memiliki platform untuk menunjukkan kemampuan mereka. Jadi <em>TIDAK </em>sabar <em>Tunggu </em>7 Desember! &#8220;Tutupnya.</p>
<p>Sebagai tempat pertama, Tangerang 10K adalah penanda awal dari perjalanan baru. Harapan, langkah pertama ini dapat tumbuh menjadi tradisi yang terus dirayakan dan bangga dengan penduduk Tangerang dan menjadi agenda lari yang ditunggu setiap tahun. (MA)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/perdana-memperkenalkan-kota-melalui-tangerang-10-k/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Balai Kota Sleman Turn pada bulan September dengan konser, kompetisi, untuk hadiah mobil</title>
		<link>https://gentongscore.com/balai-kota-sleman-turn-pada-bulan-september-dengan-konser-kompetisi-untuk-hadiah-mobil/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/balai-kota-sleman-turn-pada-bulan-september-dengan-konser-kompetisi-untuk-hadiah-mobil/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 14 Sep 2025 04:25:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Balai]]></category>
		<category><![CDATA[bulan]]></category>
		<category><![CDATA[dengan]]></category>
		<category><![CDATA[hadiah]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[mobil]]></category>
		<category><![CDATA[Pada]]></category>
		<category><![CDATA[September]]></category>
		<category><![CDATA[Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[Turn]]></category>
		<category><![CDATA[untuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/balai-kota-sleman-turn-pada-bulan-september-dengan-konser-kompetisi-untuk-hadiah-mobil/</guid>

					<description><![CDATA[Sleman City Hall mengadakan spektrum September 2025 dengan konser musik, kompetisi, audisi idola Indonesia, pameran buku, promo belanja dengan mobil listrik, untuk penyewa baru yang melengkapi pengalaman pengunjung. Kabarjawa.com &#8211; September 2025 menjadi momen penuh warna di Sleman City Hall. Melalui serangkaian acara berjudul Spectrum September, pusat perbelanjaan ini menyajikan kombinasi hiburan, kompetisi, audisi, pameran, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_17989" aria-describedby="caption-attachment-17989" style="width: 1600px" class="wp-caption aligncenter"><figcaption id="caption-attachment-17989" class="wp-caption-text">Sleman City Hall mengadakan spektrum September 2025 dengan konser musik, kompetisi, audisi idola Indonesia, pameran buku, promo belanja dengan mobil listrik, untuk penyewa baru yang melengkapi pengalaman pengunjung.</figcaption></figure>
<p><strong>Kabarjawa.com</strong> &#8211; September 2025 menjadi momen penuh warna di Sleman City Hall. Melalui serangkaian acara berjudul Spectrum September, pusat perbelanjaan ini menyajikan kombinasi hiburan, kompetisi, audisi, pameran, untuk menghargai program belanja yang bertahan sepanjang bulan.</p>
<p>Komitmen Balai Kota Sleman sebagai mal acara dan komunitas diulangi dengan menghadirkan ruang kolaborasi untuk masyarakat, seniman, kepada masyarakat umum.</p>
<p>Semuanya dikemas dalam agenda kreatif dan inklusif yang siap memanjakan pengunjung dari berbagai lingkaran.</p>
<h2>Pertunjukan Kucing Internasional adalah pembukaan yang spektakuler</h2>
<p>Serangkaian acara dimulai dengan Jogja Gumebyar International Cat Show 2025 yang diadakan pada 13-14 September di Atrium Rama. Acara tahunan yang telah diadakan sejak 2022 diprakarsai oleh Indonesia Cat Association (ICA) Jogja.</p>
<p>Tahun ini, dua hakim internasional, Alfred Wittich dari Swiss dan Marina Vinkel dari Estonia, hadir untuk menilai kompetisi bergengsi.</p>
<h2>Konser Musik untuk Pecinta Kebingungan</h2>
<p>Masih pada akhir pekan yang sama, tepatnya pada 14 September, konser untuk para korban sangat terluka akan berlangsung di Kamala Grand Ballroom.</p>
<p>Tiga musisi top Indonesia, yaitu Luicy Juicy, Adrian Khalif, dan Bilal Indrajaya, siap menyajikan penampilan yang menghibur serta outlet bagi penonton yang melewatkan konser dengan nuansa emosional.</p>
<h2>Pecinta buku surga dan kegiatan melek huruf</h2>
<p>Dari 15 September hingga 5 Oktober, Atrium Rama akan diisi dengan sederet buku dalam acara obrolan buku.</p>
<p>Bukan hanya pameran, pengunjung dapat menikmati promo unik, yang cukup untuk membayar RP. 50.000 untuk mengisi totebag dengan sebanyak mungkin buku.</p>
<p>Acara ini juga dilengkapi dengan berbagai kompetisi, mulai dari catur hingga pewarnaan, sehingga menciptakan ruang melek huruf yang menyenangkan untuk semua orang.</p>
<h2>Kompetisi Olahraga dan Acara Bakat Nasional</h2>
<p>Pada 21 September, pergantian Kejuaraan Taekwondo yang memeriahkan Atrium Shinta. Acara ini menyatukan atlet dari berbagai daerah, menjadi forum untuk sportifitas sambil memperkuat hubungan antara komunitas olahraga.</p>
<p>Belum lama ini, pada 24-25 September, Audisi Idol Indonesia hadir di Atrium Shinta.</p>
<p>Pencarian bakat bergengsi ini membuka peluang besar bagi orang -orang Yogyakarta dan lingkungannya untuk menyalurkan kemampuan vokal dan memenangkan kesempatan untuk menjadi bintang baru di dunia musik.</p>
<h2>Belanja promo dengan hadiah mobil listrik</h2>
<p>Tidak hanya menghadirkan hiburan, Sleman City Hall juga menghadirkan promo perbelanjaan dengan hadiah fantastis.</p>
<p>Melalui program Shop &#038; Win yang berlangsung September 2025 hingga Februari 2026, masing -masing pengunjung memiliki kesempatan untuk membawa pulang 1 unit mobil listrik VFT VF3. Caranya adalah berbelanja setidaknya RP. 750.000 di Azko dan Informa.</p>
<p>Selain itu, ada program Gulminas khusus di Hari Pelanggan Nasional di Department Store Matahari.</p>
<p>Dengan tanda terima belanja minimum RP. 250.000, pelanggan dapat menukarnya dengan gula, minyak, beras, atau voucher belanja hingga Rp 100.000.</p>
<p>Pada akhir bulan, Program Hari Pembayaran Treat September diadakan pada 25-30 September.</p>
<p>Pengunjung yang berbelanja setidaknya Rp. 250.000 berhak untuk mengarahkan hadiah dalam bentuk 1 kilogram gula atau 2 liter minyak goreng, selama pasokan masih ada.</p>
<h2>Penyewa baru untuk menyelesaikan pengalaman berbelanja</h2>
<p>Spectrum September juga menandai kehadiran dua penyewa baru di Balai Kota Sleman. Funi Fun, sebuah arena game dengan mesin unik di lantai 1, adalah pilihan rekreasi keluarga.</p>
<p>Sementara itu, waffelicious di lantai 2 siap menggoda lidah pengunjung dengan hidangan wafel yang menggugah selera.</p>
<h2>Penuh September di Paviliun Jogja</h2>
<p>Dengan berbagai acara yang menggabungkan seni, hiburan, olahraga, literasi, untuk mengejutkan belanja, Sleman City Hall menekankan posisinya sebagai tujuan utama orang -orang Yogyakarta.</p>
<p>Spektrum September adalah bukti yang jelas bahwa pusat perbelanjaan tidak hanya tempat perbelanjaan, tetapi juga pusat ekspresi dan komunitas. ***</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/balai-kota-sleman-turn-pada-bulan-september-dengan-konser-kompetisi-untuk-hadiah-mobil/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Mas Jos Mas, Strategi Pemerintah Kota Yogyakarta mengurangi sampah menjadi 190 ton</title>
		<link>https://gentongscore.com/gerakan-mas-jos-mas-strategi-pemerintah-kota-yogyakarta-mengurangi-sampah-menjadi-190-ton/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/gerakan-mas-jos-mas-strategi-pemerintah-kota-yogyakarta-mengurangi-sampah-menjadi-190-ton/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 00:46:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan]]></category>
		<category><![CDATA[Jos]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Mas]]></category>
		<category><![CDATA[mengurangi]]></category>
		<category><![CDATA[menjadi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[ton]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/gerakan-mas-jos-mas-strategi-pemerintah-kota-yogyakarta-mengurangi-sampah-menjadi-190-ton/</guid>

					<description><![CDATA[Gerakan Komunitas Jogja (Mas Jos), sebagai strategi untuk mengurangi limbah di kota Yogyakarta. (Dokter Pemerintah Kota Yogyakarta) Kabarjawa &#8211; Pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta mengangkat semangat baru dalam perang melawan sampah. Melalui Gerakan Komunitas Sampah Jogja (Mas Jos), pemerintah kota menargetkan pengurangan minimum 20 persen dari 240 ton limbah per hari yang telah membebani kota. Walikota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_16741" aria-describedby="caption-attachment-16741" style="width: 950px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-16741" class="wp-caption-text">Gerakan Komunitas Jogja (Mas Jos), sebagai strategi untuk mengurangi limbah di kota Yogyakarta. (Dokter Pemerintah Kota Yogyakarta)</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa &#8211; Pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta mengangkat semangat baru dalam perang melawan sampah. Melalui Gerakan Komunitas Sampah Jogja (Mas Jos), pemerintah kota menargetkan pengurangan minimum 20 persen dari 240 ton limbah per hari yang telah membebani kota.</p>
<p>Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, berdiri di garis depan, membangkitkan kesadaran publik untuk bertindak secara signifikan dari rumah masing -masing.</p>
<p>&#8220;Urutkan sampah sesuai dengan jenisnya, bawa limbah anorganik ke tempat sampah atau kolektor, memproses limbah organik dengan biopori, jangan tinggalkan makanan, dan gunakan wadah berulang. Lima langkah adalah kunci untuk Mas Jos,&#8221; kata Hasto.</p>
<h2>Rumah tangga adalah ujung tombak</h2>
<p>Hasto menekankan bahwa rumah tangga yang dipelopori oleh gerakan Mas Jos. Menurutnya, keberhasilan gerakan ini hanya dapat direalisasikan jika masyarakat dapat mengendalikan sampah dari hulu, tidak hanya mengandalkan depot atau tempat pembuangan sampah (TPA).</p>
<p>Dia menegaskan, setiap rumah tangga harus setidaknya tiga langkah utama Mas Jos: Menyortir limbah, mengirimkan limbah anorganik ke bank sampah, dan memproses limbah organik.</p>
<p>Dengan langkah sederhana ini, Yogyakarta diyakini mampu menekan laju gunung sampah yang semakin mengkhawatirkan.</p>
<p>&#8220;Jika rumah tangga didisiplinkan, beban depot dan UPS (unit pengelolaan limbah) akan berkurang secara dramatis. Residu yang tersisa tetap sedikit, sementara limbah organik dan anorganik telah ditangani dari sumbernya,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Menjelang peringatan 269 tahun Kota Yogyakarta pada bulan Oktober, pemerintah kota tidak hanya berkampanye. Hasto mengumumkan kompetisi Mas Jos di tingkat desa dan Kemantren.</p>
<p>Setiap wilayah akan dinilai berdasarkan keberhasilannya dalam mewujudkan rumah tangga bebas sampah.</p>
<p>&#8220;Kompetisi ini bukan hanya kompetisi, tetapi hasrat untuk antusiasme. Kami ingin melihat desa mana yang benar -benar siap menjadi pelopor rumah tangga hijau tanpa sampah,&#8221; katanya.</p>
<p>Hasto juga membangkitkan semangat penduduk kerja sama timbal balik. Dia memberi contoh membuat jumbo biopori yang dapat digunakan bersama oleh beberapa rumah tangga. Dengan pola kolektif seperti ini, pengolahan limbah organik bisa lebih cepat dan lebih efisien.</p>
<p>&#8220;Kami dapat meniru pola kerja sama yang tidak dapat dihuni dari operasi rumah yang tidak dapat dihuni yang telah berhasil. Biopori Jumbo dapat direalisasikan dengan CSR, kontribusi komunitas, atau self -membantu,&#8221; kata Hasto.</p>
<p>Langkah ini diharapkan untuk memperkuat kesadaran kolektif bahwa pengelolaan limbah bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama.</p>
<h2>Target tekan sampah menjadi 190 ton</h2>
<p>Dengan berbagai strategi ini, pemerintah kota Yogyakarta menargetkan volume limbah yang awalnya 240 ton per hari dapat dikurangi menjadi 190 ton per hari. Targetnya tidak mudah, tetapi Hasto percaya bahwa konsistensi masyarakat akan menjadi penentu.</p>
<p>Dia menekankan perlunya meningkatkan jumlah limbah offtaker, terutama untuk rumah tangga organik. Dengan ketersediaan offtaker, proses daur ulang akan berjalan lebih lancar, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Mas Jos tidak hanya tentang kebersihan kota, tetapi juga tentang masa depan lingkungan. Kami ingin meninggalkan warisan kota yang sehat, hijau, dan layak huni untuk generasi mendatang,&#8221; kata Hasto.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/gerakan-mas-jos-mas-strategi-pemerintah-kota-yogyakarta-mengurangi-sampah-menjadi-190-ton/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Andong, Bus Kota, ke Trans Jogja</title>
		<link>https://gentongscore.com/dari-andong-bus-kota-ke-trans-jogja/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/dari-andong-bus-kota-ke-trans-jogja/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2025 21:58:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Andong]]></category>
		<category><![CDATA[Bus]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[Trans]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/dari-andong-bus-kota-ke-trans-jogja/</guid>

					<description><![CDATA[Ilustrasi Sejarah Transportasi Umum di Jogja: Dari Andong, Bus Kota, ke Trans Jogja/ Berita Jawa &#8211; Dari Andong yang merupakan simbol tradisi, bus kota yang mendominasi jalan -jalan, menjadi trans jogja yang hadir sebagai solusi modern, ini adalah sejarah transportasi umum di Yogyakarta yang membentuk wajah kota sampai sekarang. Yogyakarta dulunya dikenal sebagai kota yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_16119" aria-describedby="caption-attachment-16119" style="width: 714px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-16119" class="wp-caption-text">Ilustrasi Sejarah Transportasi Umum di Jogja: Dari Andong, Bus Kota, ke Trans Jogja/</figcaption></figure>
<p><strong>Berita Jawa</strong> &#8211; Dari Andong yang merupakan simbol tradisi, bus kota yang mendominasi jalan -jalan, menjadi trans jogja yang hadir sebagai solusi modern, ini adalah sejarah transportasi umum di Yogyakarta yang membentuk wajah kota sampai sekarang.</p>
<p>Yogyakarta dulunya dikenal sebagai kota yang damai, jalanannya adalah lapangan, dan lalu lintas jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kendaraan bermotor.</p>
<p>Namun, pengembangan populasi, masuknya ribuan siswa setiap tahun, serta aliran wisata yang melonjak membuat kebutuhan transportasi meningkat tajam.</p>
<p>Sekarang, kepadatan lalu lintas dan kemacetan adalah bagian dari kehidupan sehari -hari penduduk. Di tengah -tengah dominasi kendaraan pribadi, transportasi umum masih berjuang untuk mengambil peran penting.</p>
<p>Untuk memahami mengapa keberadaan transportasi massal sangat penting, kita perlu melihat sejarahnya, mulai dari kendaraan tradisional hingga sistem bus modern.</p>
<h3>Andong: simbol transportasi tradisional jogja</h3>
<p>Jauh sebelum mesin dan muffler memenuhi jalanan, Yogyakarta mengandalkan Andong, kereta roda empat ditarik sebagai cara utama mobilitas di kota.</p>
<p>Selama kesultanan Mataram, Andong adalah seorang bangsawan eksklusif. Sultan Hamengku Buwono VII bahkan menjadikannya simbol status sosial keluarga keraton. Orang biasa pada waktu itu hanya diizinkan menggunakan gerobak untuk mengangkut barang.</p>
<p>Perubahan mulai terjadi selama masa Sultan Hamengku Buwono VIII. Andong perlahan dibuka untuk pedagang dan pengusaha. Pada tahun 1940 -an, Andong masih diklasifikasikan sebagai barang mewah yang hanya dimiliki oleh orang kaya. Membuatnya membutuhkan keahlian khusus, bahkan beberapa Onderil harus diimpor dari luar negeri.</p>
<p>Fungsinya juga bervariasi seperti mengangkut pedagang batik dari Kotagede ke pasar Beringharjo, atau membawa produk pertanian dari Bantul dan Prambanan ke pusat kota. Sekarang, peran Andong telah bergeser ke ikon pariwisata, terutama di wilayah Malioboro, tetapi bentuk dan detailnya masih mempertahankan estetika klasik.</p>
<h3>Pedicab and City Bus: Modernisasi awal transportasi umum</h3>
<p>Seiring waktu, moda transportasi di Yogyakarta mulai bervariasi. Pedicab hadir sebagai pilihan praktis untuk jarak pendek, sedangkan untuk perjalanan antar-basic, bus kota mulai diperkenalkan pada 1960-an.</p>
<p>Bus kota adalah solusi yang murah dan efisien, terutama untuk siswa, karyawan, dan penghuni yang tidak memiliki kendaraan pribadi. Pada 1980-1990-an, nama Damri sangat akrab di telinga komunitas.</p>
<p>Bus ini melayani rute antar -dunia, sementara transportasi umum melengkapi jaringan transportasi ke area yang tidak dicapai dengan bus besar.</p>
<p>Namun, keterbatasan pemeliharaan, jadwal yang tidak konsisten, dan lebih sedikit kenyamanan membuat prestise transportasi umum mulai memudar. Sepeda motor, yang lebih murah dan fleksibel, menjadi sangat baik.</p>
<h3>Ledakan kendaraan pribadi dan dampaknya</h3>
<p>Memasuki awal tahun 2000 -an, Yogyakarta mengalami lonjakan luar biasa dalam jumlah kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Badan transportasi DIY data yang dicatat, pada 2010 saja ada lebih dari satu juta kendaraan bermotor yang terdaftar di provinsi tersebut.</p>
<p>Akibatnya, segmen utama seperti Kaliurang Street dan Jalan Gejayan sering mengalami kemacetan lalu lintas yang parah. Polusi udara meningkat, waktu perjalanan meningkat, dan kenyamanan berkendara menurun secara dramatis. Fenomena ini menegaskan perlunya revitalisasi transportasi massal yang tepat.</p>
<h3>Trans Jogja: Jawaban modern untuk tantangan kota</h3>
<p>Pada tahun 2008, pemerintah daerah meluncurkan Trans Jogja sebagai sistem Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Yogyakarta. Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif yang nyaman, terjangkau, dan tepat waktu bagi penduduk dan wisatawan.</p>
<p>Rute ini dirancang untuk menghubungkan titik -titik penting seperti kampus, pusat perbelanjaan, area wisata, dan terminal. Bus AC-udara, tarif yang terjangkau, dan jadwal yang relatif teratur membuatnya secara perlahan diterima oleh masyarakat.</p>
<p>Namun, tantangan masih ada mulai dari keterbatasan rute ke kepadatan penumpang selama jam sibuk. Badan Transportasi DIY telah mencatat peningkatan penumpang sejak 2015, meskipun angka ini belum memenuhi target yang ideal.</p>
<h3>Peran generasi muda dalam membentuk budaya transportasi umum</h3>
<p>Sebagai kota mahasiswa, Yogyakarta dihuni oleh ribuan siswa yang memiliki peran strategis dalam mengubah pola mobilitas.</p>
<p>Dengan terbiasa menggunakan transportasi umum, mereka dapat mengurangi kemacetan sambil membantu menciptakan udara kota yang lebih bersih.</p>
<p>Selain manfaat lingkungan, perjalanan dengan bus memberikan kesempatan untuk membaca, belajar, atau hanya istirahat tanpa harus fokus mengemudi.</p>
<p>Kebiasaan ini, jika dibangun sejak dini, dapat menjadi budaya positif seperti yang terjadi di kota -kota besar di Jepang, di mana transportasi massal adalah tulang punggung kehidupan sehari -hari.</p>
<h3>Arah Transportasi Umum Jogja di masa depan</h3>
<p>Potensi pengembangan transportasi massal di Yogyakarta masih sangat besar. Proyek Light Rail Transit (LRT), perluasan rute trans Jogja, dan integrasi mode transportasi tradisional seperti Andong dan Pedicab di ekosistem pariwisata dapat menjadi langkah strategis.</p>
<p>Kunci kesuksesan adalah dalam kolaborasi pemerintah, operator dan masyarakat. Dengan visi yang jelas, Yogyakarta memiliki kesempatan untuk menjadi kota yang mobilitasnya halus, ramah lingkungan, dan masih mempertahankan identitas budaya yang tebal.</p>
<p>Sejarah transportasi umum di Yogyakarta adalah cerminan dari perjalanan kota ini dari waktu ke waktu. Dari Andong, yang berada di jalanan, bus -bus kota yang dengan setia melayani penduduk, ke trans jogja yang merupakan simbol modernisasi, semuanya berperan dalam membentuk wajah mobilitas saat ini.</p>
<p>Sekarang, pilihan ada di tangan kita: tetap dengan kemacetan atau berpartisipasi dalam bagian dari solusi dengan mendukung transportasi umum.</p>
<p>***</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/dari-andong-bus-kota-ke-trans-jogja/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pantau Pertumbuhan dan Pembangunan Balita, Pemerintah Kota Yogyakarta memegang cek kesehatan gratis di Danurejan</title>
		<link>https://gentongscore.com/pantau-pertumbuhan-dan-pembangunan-balita-pemerintah-kota-yogyakarta-memegang-cek-kesehatan-gratis-di-danurejan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/pantau-pertumbuhan-dan-pembangunan-balita-pemerintah-kota-yogyakarta-memegang-cek-kesehatan-gratis-di-danurejan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Jul 2025 04:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[balita]]></category>
		<category><![CDATA[cek]]></category>
		<category><![CDATA[dan]]></category>
		<category><![CDATA[Danurejan]]></category>
		<category><![CDATA[Gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[memegang]]></category>
		<category><![CDATA[Pantau]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/pantau-pertumbuhan-dan-pembangunan-balita-pemerintah-kota-yogyakarta-memegang-cek-kesehatan-gratis-di-danurejan/</guid>

					<description><![CDATA[Pemeriksaan Medis Gratis di Danurejan/Foto: Pemerintah Kota Yogyakarta Kabarjawa-The Yogyakarta City Government melalui Kemantren Danurejan mengadakan pemeriksaan medis gratis untuk anak-anak di bawah lima tahun, Jumat (7/25/2025). Pemerintah mengadakan kegiatan ini untuk memperingati Hari Anak Nasional. Agenda ini adalah bentuk komitmen konkret untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan anak -anak sejak usia dini. Pemerintah Kota Yogyakarta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_15257" aria-describedby="caption-attachment-15257" style="width: 927px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-15257" class="wp-caption-text">Pemeriksaan Medis Gratis di Danurejan/Foto: Pemerintah Kota Yogyakarta</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa-The Yogyakarta City Government melalui Kemantren Danurejan mengadakan pemeriksaan medis gratis untuk anak-anak di bawah lima tahun, Jumat (7/25/2025).</p>
<p>Pemerintah mengadakan kegiatan ini untuk memperingati Hari Anak Nasional. Agenda ini adalah bentuk komitmen konkret untuk memantau pertumbuhan dan kesehatan anak -anak sejak usia dini.</p>
<p>Pemerintah Kota Yogyakarta bekerja sama dengan petugas kesehatan, pendidik PAUD, MSM, dan balita dalam kegiatan kolaboratif yang secara langsung menyentuh kebutuhan dasar anak -anak.</p>
<h2>Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Danurejan</h2>
<p>Pemerintah menyajikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang mencakup penimbangan berat, pengukuran tinggi, pemeriksaan oral, telinga, dan detak jantung.</p>
<p>Kegiatan ini tidak hanya menyentuh aspek medis, tetapi juga menghidupkan kembali ruang pendidikan dan hiburan untuk anak -anak.</p>
<p>Pemerintah mengadakan kompetisi kompetisi dan lagu, Lokakarya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), serta Pasar Danurejo UMKM yang memperluas ekonomi lokal.</p>
<p>Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat dari Sekretariat Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono menyatakan apresiasinya terhadap Danurejan Kemantren yang telah memprakarsai kegiatan ini.</p>
<p>Dia menganggap kegiatan itu sejalan dengan tema nasional Hari Anak Nasional 2025, yaitu anak -anak yang hebat, Indonesia kuat menuju Indonesia EMAS 2045.</p>
<p>&#8220;Pemerintah melihat kegiatan ini sebagai komitmen nyata dalam menciptakan ruang tumbuh yang sehat, aman, dan menyenangkan bagi anak -anak di kota Yogyakarta,&#8221; kata Yunianto.</p>
<h3>Peran anak -anak</h3>
<p>Yunianto menekankan bahwa anak -anak memainkan peran penting dalam mewujudkan masa depan bangsa. Pemerintah menganggap mereka sebagai fondasi yang harus dipelihara, dipupuk, dan diberikan ruang untuk berkembang secara optimal.</p>
<p>&#8220;Pemerintah harus terus memperkuat gerakan perlindungan anak. Pemenuhan hak -hak anak tidak boleh ditunda. Pemerintah dan masyarakat perlu bergerak bersama dengan tindakan nyata yang berkelanjutan,&#8221; katanya.</p>
<p>Pemerintah Kota Yogyakarta mendorong masyarakat, terutama orang tua, untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya mendidik, memelihara, dan melindungi anak -anak sejak usia dini.</p>
<p>Mereka menilai keterlibatan aktif orang tua ke dalam fondasi dalam mencegah penganut, mendorong pendidikan inklusif, dan menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan terhadap anak -anak.</p>
<p>Mantri Pamong Praja Kemantren Danurejan Bambang Endro Wibowo juga menekankan pentingnya kegiatan ini untuk masa depan anak -anak.</p>
<p>Dia mengatakan bahwa pemerintah dengan sengaja memilih pemeriksaan kesehatan sebagai kegiatan utama dalam memperingati Hari Anak Nasional, karena kesehatan menjadi pilar pertama dalam pengembangan karakter anak -anak.</p>
<p>&#8220;Pemerintah ingin melatih anak -anak sejak usia dini untuk berani tampil di depan umum, percaya diri, dan dapat mengasah bakat mereka. Pemerintah berharap bahwa anak -anak ini akan menjadi generasi emas yang dapat membawa Indonesia ke kemuliaan tahun 2045,&#8221; kata Bambang.</p>
<p>Kegiatan ini bukan hanya upacara tahunan, tetapi sebagai momentum strategis untuk menciptakan generasi masa depan yang secara fisik sehat, cerdas secara emosional, dan kuat dalam karakter.</p>
<p>Antusiasme penduduk juga menyambut aktivitas tersebut. Salah satu penduduk Danurejan, Rake Septiani, mengatakan dia senang bisa memeriksa anak -anak mereka secara gratis saat berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan dan hiburan untuk anak -anak.</p>
<p>Dia biasa membawa putranya ke Puskesmas atau Posyandu, tetapi kali ini dia bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang lebih komprehensif.</p>
<p>&#8220;Kegiatan ini sangat bagus. Pemerintah benar -benar peduli. Pemeriksaan kesehatan lengkap, ada juga hiburan. Anak saya sehat dan bahagia. Saya berharap layanan seperti ini akan lebih sering diadakan,&#8221; kata Septi. (EF Linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/pantau-pertumbuhan-dan-pembangunan-balita-pemerintah-kota-yogyakarta-memegang-cek-kesehatan-gratis-di-danurejan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Kota Yogyakarta secara intensif menguji penyortiran limbah di empat depot, 21 desa merasakan dampak positif</title>
		<link>https://gentongscore.com/pemerintah-kota-yogyakarta-secara-intensif-menguji-penyortiran-limbah-di-empat-depot-21-desa-merasakan-dampak-positif/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/pemerintah-kota-yogyakarta-secara-intensif-menguji-penyortiran-limbah-di-empat-depot-21-desa-merasakan-dampak-positif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 02:47:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[dampak]]></category>
		<category><![CDATA[depot]]></category>
		<category><![CDATA[Desa]]></category>
		<category><![CDATA[empat]]></category>
		<category><![CDATA[intensif]]></category>
		<category><![CDATA[kota]]></category>
		<category><![CDATA[limbah]]></category>
		<category><![CDATA[menguji]]></category>
		<category><![CDATA[merasakan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah]]></category>
		<category><![CDATA[penyortiran]]></category>
		<category><![CDATA[positif]]></category>
		<category><![CDATA[secara]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/pemerintah-kota-yogyakarta-secara-intensif-menguji-penyortiran-limbah-di-empat-depot-21-desa-merasakan-dampak-positif/</guid>

					<description><![CDATA[Uji coba, Pemerintah Kota Yogya mencapai 21 Kanting. (Dokter Pemerintah Kota Yogyakarta) KABARJAWA &#8211; Pemerintah Kota Yogyakarta terus bergerak untuk mengatur pengelolaan limbah kota dengan uji coba menyortir limbah di empat depot sekaligus. Persidangan ini mencapai 21 desa dan memunculkan harapan baru untuk menangani limbah kota. Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menekankan bahwa partainya menguji penyortiran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_15051" aria-describedby="caption-attachment-15051" style="width: 977px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-15051" class="wp-caption-text">Uji coba, Pemerintah Kota Yogya mencapai 21 Kanting. (Dokter Pemerintah Kota Yogyakarta)</figcaption></figure>
<p>KABARJAWA &#8211; Pemerintah Kota Yogyakarta terus bergerak untuk mengatur pengelolaan limbah kota dengan uji coba menyortir limbah di empat depot sekaligus. Persidangan ini mencapai 21 desa dan memunculkan harapan baru untuk menangani limbah kota.</p>
<p>Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menekankan bahwa partainya menguji penyortiran limbah di Mandala Krida Depo, Karang Square, Purawisata Thr Jalan Brigjen Katamso, dan Kotabaru Depo yang terletak di selatan kantor Yogyakarta. Hasto mengatakan bahwa persidangan ini telah berjalan selama seminggu terakhir.</p>
<p>Hasto menjelaskan bahwa partainya menekan volume limbah yang diangkut ke Unit Pengelolaan Limbah (UPS) melalui uji coba ini. Pemerintah Kota Yogyakarta memobilisasi penyortiran melalui metode intensif tenaga kerja. Pemerintah kota akan mengevaluasi hasil pengurangan limbah dari penyortiran.</p>
<p>&#8220;Kami terus mendidik masyarakat untuk menyortir limbah. Kami juga menargetkan penghancuran, terutama di depot Kotabaru. Kami menguji hadiah untuk grafiti jika sampah yang mereka bawa tidak memiliki potongan plastik yang dibuang,&#8221; katanya.</p>
<h2><strong>Depo Kotabaru adalah contoh dari strategi penyortiran dan penghargaan</strong></h2>
<p>Hasto menekankan bahwa depot Kotabaru sekarang menerapkan ketentuan khusus untuk 15 pementasan. Mereka seharusnya tidak membawa satu plastik tunggal ke depot jika mereka ingin mendapatkan hadiah. Pemerintah kota memberikan penghargaan kepada wigging yang bersedia memilah sampah sebelum dibawa.</p>
<p>&#8220;Kami mencoba kombinasi penyortiran di depot dan di grafiti. Secara bertahap, sampah telah ditransmisikan dari rumah. Kami berharap langkah ini dapat mengurangi volume limbah yang dibawa ke UPS secara signifikan,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Hasto mengungkapkan bahwa Pakualaman Kemantren telah memberikan contoh konkret. Komunitas Pakualaman mengurutkan sampah sejak rumah tangga. The Waved menolak untuk mengambil sampah jika belum diurutkan. Hasto menekankan bahwa langkah ini berhasil menurunkan volume limbah drastis.</p>
<p>&#8220;Biasanya satu wilayah Kemantren menghasilkan 8 ton limbah per hari. Sekarang hanya sekitar 2,5 hingga 3 ton per hari. Penyortiran limbah memang kunci utama,&#8221; katanya.</p>
<h2><strong>Pemerintah Kota Yogyakarta fokus pada pengurangan limbah dari hulu</strong></h2>
<p>Penjabat Kepala Badan Lingkungan Kota Yogyakarta, Agus Tri Haryono, menambahkan bahwa Kota Yogyakarta menghasilkan sampah sekitar 250 hingga 260 ton per hari. Sementara kemampuan pemrosesan hanya 190 hingga 200 ton. Pemerintah kota membutuhkan pengurangan sekitar 60 hingga 70 ton per hari.</p>
<p>Agus menjelaskan, pemerintah kota melakukan strategi penyortiran lebih lanjut di depot. Pemerintah kota membawa sisa limbah ke UPS, limbah anorganik ke bank limbah utama, dan limbah organik ke kantorir.</p>
<p>&#8220;Hasilnya terbukti. Depot Mandala Krida, Coral Field, dan Purawisata THR dapat mengurangi volume limbah yang dibawa ke UPS sekitar 0,7 hingga 1 ton per hari,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Agus mengatakan persidangan di depot Kotabaru memiliki dampak yang lebih besar. Gulat yang mengurutkan limbah dari sumber dapat mengurangi volume limbah sekitar 1 hingga 1,3 ton per hari.</p>
<p>&#8220;Strategi ini sangat efektif ketika sampah yang dibawa oleh kain telah diurutkan. Terutama jika rumah tangga telah disortir sejak awal. Tidak ada barang plastik dan kaca yang memasuki depot,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Agus menekankan bahwa partainya menyalurkan limbah anorganik dengan nilai ekonomi ke unit sampah di setiap RW atau mitra daur ulang. Gulat membawa sampah yang tidak bernilai ekonomi bagi depot menggunakan tas hitam sesuai jadwal.</p>
<p>&#8220;Limbah organik kami menggunakan metode pengomposan seperti ember bertumpuk, Livessa, atau Biopori. Jika penghuni tidak memiliki lahan yang memproses, pembalasan akan membawa limbah organik secara terpisah menggunakan plastik putih atau bening. Limbah basah atau sisa makanan dan limbah kering atau non -peat akan dipisahkan,&#8221; pungkasnya.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/pemerintah-kota-yogyakarta-secara-intensif-menguji-penyortiran-limbah-di-empat-depot-21-desa-merasakan-dampak-positif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
