<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mataram &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/mataram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Fri, 29 Aug 2025 13:47:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>Bergodo Mbantul Kawulo Mataram Festival 2025 Re -Turn on the Spirit of Mataraman di Bantul</title>
		<link>https://gentongscore.com/bergodo-mbantul-kawulo-mataram-festival-2025-re-turn-on-the-spirit-of-mataraman-di-bantul/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/bergodo-mbantul-kawulo-mataram-festival-2025-re-turn-on-the-spirit-of-mataraman-di-bantul/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Aug 2025 13:47:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Bantul]]></category>
		<category><![CDATA[Bergodo]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Kawulo]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram]]></category>
		<category><![CDATA[Mataraman]]></category>
		<category><![CDATA[Mbantul]]></category>
		<category><![CDATA[Spirit]]></category>
		<category><![CDATA[Turn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/bergodo-mbantul-kawulo-mataram-festival-2025-re-turn-on-the-spirit-of-mataraman-di-bantul/</guid>

					<description><![CDATA[Bergodo Mbantul Kawulo Mataram Festival 2025/Foto: Dispar Bantul Kabarjawa &#8211; Ribuan pasang mata akan kembali untuk menyaksikan keributan pasukan Bergodo di Bergodo Mbantul Kawulo Mataram Festival 2025. Kantor Pariwisata Kabupaten Bantul secara resmi mengadakan acara budaya agung ini pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 13.00-17.30 WIB. Trirenggo Field, yang merupakan jantung dari Bantul Regency, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_17011" aria-describedby="caption-attachment-17011" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-17011" class="wp-caption-text">Bergodo Mbantul Kawulo Mataram Festival 2025/Foto: Dispar Bantul</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa &#8211; Ribuan pasang mata akan kembali untuk menyaksikan keributan pasukan Bergodo di Bergodo Mbantul Kawulo Mataram Festival 2025.</p>
<p>Kantor Pariwisata Kabupaten Bantul secara resmi mengadakan acara budaya agung ini pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 pukul 13.00-17.30 WIB.</p>
<p>Trirenggo Field, yang merupakan jantung dari Bantul Regency, adalah titik awal serta garis finish dari festival yang penuh dengan makna historis.</p>
<h2>Festival Bergodo membantu Mataram 2025</h2>
<p>Kepala Kantor Pariwisata Bantul, Saryadi, menekankan bahwa festival ini bukan hanya hiburan, tetapi panggung kebanggaan untuk memperkuat identitas budaya Mataraman.</p>
<p>Ia ingin komunitas melihat bahwa seni tradisional Bergodo tetap hidup, tetap jantan, dan masih layak menjadi ikon Bantul.</p>
<p>Ratusan tentara Bergodo akan memulai perjalanan mereka dari Trirenggo Field. Mereka pindah ke timur ke jalan ring nogosari, lalu terus melangkah ke utara ke persimpangan kantor BPN.</p>
<p>Dari titik ini, barisan berbelok ke barat ke Rumah Sakit Regional Panembahan Senopati, kemudian di sepanjang jalan ke selatan melalui SMP 1 Bantul, Sekolah Menengah Bantul 2, dan Kantor Polisi Bantul. Akhirnya, pasukan kembali ke timur, menutup perjalanan di garis finish lapangan Trirenggo.</p>
<p>&#8220;Rute total mencapai 3,5 kilometer, membuat atmosfer lebih hidup,&#8221; katanya.</p>
<p>Seperti tahun sebelumnya, festival dibuka dengan upacara Bergodo yang dihadiri oleh semua tim peserta dan mengundang tamu dari berbagai organisasi peralatan regional (OPD).</p>
<p>Bupati Bantul menjadi inspektur upacara, menandai dimulainya parade budaya dengan rasa hormat penuh. Momen ini akan menjadi magnet bagi masyarakat, karena setiap jajaran Bergodo akan menunjukkan disiplin, kekompakan, dan semangat yang membara.</p>
<h3>Kompetisi 10 Tim Bergodo</h3>
<p>Tahun ini, 10 tim Bergodo dari berbagai komunitas di Bantul Regency siap menampilkan atraksi terbaik. Tidak hanya berjuang untuk penilaian resmi juri yang berpusat di depan kantor Bantul BPN, tim juga berkompetisi untuk mendapatkan gelar Bergodo favorit.</p>
<p>Judul ini didasarkan pada kekompakan pasukan ketika membayar penghargaan pada tahap kehormatan lapangan Trirenggo. Antusiasme penonton akan menjadi salah satu tolok ukur, membuat acara ini lebih menarik dan penuh intrik.</p>
<p>Festival budaya ini tidak hanya merusak mata dengan jajaran tentara Bergodo. Penyelenggara ini juga menghadirkan panggung hiburan yang menampilkan penyanyi ibu kota, Nufi Wardana.</p>
<p>Dengan pop pop akustik khasnya, Nufi memicu semangat penonton dan ditambahkan ke daya tarik festival. Kehadirannya membuat festival tahun ini terasa lebih hidup, menyatukan nuansa tradisi dengan sentuhan modern.</p>
<p>Saryadi menekankan bahwa festival ini adalah ruang bagi para pecinta dan seniman seni Bergodo untuk menunjukkan kemampuan mereka.</p>
<p>Festival Bergodo Mbantul Kawulo Mataram adalah tempat kebanggaan, wadah pelestarian, serta objek wisata budaya Bantul.</p>
<p>Dia berharap acara tahunan ini bisa menjadi magnet baru yang meningkatkan pariwisata, sambil memperkuat identitas Bantul sebagai daerah dengan tradisi budaya yang kokoh. (EF Linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/bergodo-mbantul-kawulo-mataram-festival-2025-re-turn-on-the-spirit-of-mataraman-di-bantul/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari hutan lebat hingga kelahiran Kerajaan Mataram Islam</title>
		<link>https://gentongscore.com/dari-hutan-lebat-hingga-kelahiran-kerajaan-mataram-islam/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/dari-hutan-lebat-hingga-kelahiran-kerajaan-mataram-islam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 00:33:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kelahiran]]></category>
		<category><![CDATA[Kerajaan]]></category>
		<category><![CDATA[lebat]]></category>
		<category><![CDATA[Mataram]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/dari-hutan-lebat-hingga-kelahiran-kerajaan-mataram-islam/</guid>

					<description><![CDATA[Ilustrasi Kisah Alas Manaok: Dari Hutan yang Terjaga hingga Kelahiran Kerajaan Mataram Islam/Unsplash Berita Jawa &#8211; Sejarah Alas mentaok di Yogyakarta memegang kisah penting tentang pendirian Kerajaan Mataram Islam. Lihatlah kisah lengkap pembukaan pembukaan hutan oleh Ki Ageng yang mengatur sampai kelahiran kerajaan besar di Kotagede. Awal dari basis mentaok Di daerah yang sekarang dikenal [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_16570" aria-describedby="caption-attachment-16570" style="width: 737px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-16570" class="wp-caption-text">Ilustrasi Kisah Alas Manaok: Dari Hutan yang Terjaga hingga Kelahiran Kerajaan Mataram Islam/Unsplash</figcaption></figure>
<p><strong>Berita Jawa</strong> &#8211; Sejarah Alas mentaok di Yogyakarta memegang kisah penting tentang pendirian Kerajaan Mataram Islam.</p>
<p>Lihatlah kisah lengkap pembukaan pembukaan hutan oleh Ki Ageng yang mengatur sampai kelahiran kerajaan besar di Kotagede.</p>
</p>
<h2>Awal dari basis mentaok</h2>
<p>Di daerah yang sekarang dikenal sebagai kota Yogyakarta, Sleman Regency, dan Bantul Regency, yang dulunya merupakan hutan lebat bernama Alas mentaok.</p>
<p>Di masa lalu, daerah itu adalah bekas pusat dari pusat pemerintahan Mataram yang sukses di abad ke -8 hingga 10 Masehi.</p>
<p>Setelah pemerintah pusat Mataram kuno pindah ke Jawa Timur, daerah ini telah lama ditinggalkan sampai akhirnya berubah menjadi hutan.</p>
<p>Ratusan tahun kemudian, wilayah Alas mentaok berada di bawah pemerintahan Kesultanan Pajang. Selama masa pemerintahan Sultan Hadiwijaya atau Jaka Tingkir pada pertengahan abad ke -16, hutan mulai memiliki peran penting dalam perjalanan sejarah Jawa.</p>
<h2>Hibah tanah ke agen ki ageng</h2>
<p>Kisah pembukaan Alas mentaok dimulai dengan pelayanan hebat memanah Ki Ageng bersama putranya, Danang Sutawijaya.</p>
<p>Keduanya membantu Jaka Tingkir dalam menghancurkan perlawanan Arya Penangsang, Duke of Jipang Panolan. Untuk keberhasilan ini, Jaka Tingkir yang kemudian memegang gelar Sultan Hadiwijaya menyerahkan Alas Mentalok sebagai hadiah untuk Ki Ageng Guning.</p>
<p>Namun, hadiah itu belum tentu dilakukan. Sultan Hadiwijaya memiliki keraguan karena hutan mentaok masih dalam bentuk liar liar liar. Bahkan, dia ingat prediksi Sunan Giri yang mengatakan bahwa dari tanah Mataram, seorang penguasa akan dilahirkan sebagai penguasa yang lebih besar daripada Raja Pajang.</p>
<h2>Peran Sunan Kalijaga dalam Keputusan Pajang</h2>
<p>Sultan Hadiwijaya meragukan akhirnya meleleh setelah pertemuannya dengan Sunan Kalijaga. The Guardian meyakinkan bahwa Panahan Ki Ageng memiliki kekuatan supernatural dan mampu membuka hutan lebat menjadi pemukiman.</p>
<p>Sunan Kalijaga juga meminta Ki Ageng Archery untuk berjanji untuk tidak mengganggu kerajaan Pajang jika kemudian tanah Manaok dikembangkan.</p>
<p>Dengan berkat ini, Sultan Hadiwijaya memberikan surat pelantikan kepada Ki Ageng Perangan. Sejak itu, wilayah Menttaok sah di bawah pengelolaannya.</p>
<h2>Pembukaan sayang</h2>
<p>Setelah menerima hadiah itu, Ki Ageng Genting mengumpulkan penduduk desa Sela. Bersama dengan Danang Sutawijaya dan Ki Juru Mertani, mereka pergi ke Alas Mentalok.</p>
<p>Kelompok itu melakukan perjalanan jauh untuk tiba di tepi Sungai Opak, di mana mereka bertemu Sunan Kalijaga lagi.</p>
<p>Sunan Kalijaga mendesak rombongan itu untuk selalu bersyukur dan mencari perlindungan bagi Tuhan selama hutan.</p>
<p>Dengan doa dan persembahan, mereka mulai menebas, menyingkirkan pohon, dan sifat jinak yang masih liar. Setelah kerja keras, Alas mentaok perlahan berubah menjadi pemukiman baru.</p>
<h2>Kelahiran Desa Mataram</h2>
<p>Permukiman yang dibangun oleh Ki Ageng Peminghan kemudian dikenal sebagai Mataram. Tanah adalah status tanah Perdikan, yang berarti bebas dari pajak kerajaan. Seiring waktu, desa Mataram berkembang dengan cepat. Semakin banyak populasi, pertanian telah dikerjakan, dan wilayah tersebut menjadi makmur.</p>
<p>Pada 1575 M, Ki Ageng kematian kematian. Kepemimpinan di tanah Mataram kemudian dilanjutkan oleh putranya, Danang Sutawijaya. Belum lama ini, tepatnya pada tahun 1582 M, Danang Sutawijaya memisahkan diri dari kekuatan Pajang dan mendirikan kerajaan Mataram Islam dengan gelar Panembahan Senopati.</p>
<h2>Perkiraan Sunan Giri menjadi kenyataan</h2>
<p>Kekhawatiran Sultan Hadiwijaya atas perkiraan Sunan Giri akhirnya terbukti benar. Dari tanah Mataram terlahir sebagai kerajaan besar yang kemudian menjadi salah satu kerajaan Islam paling berpengaruh di Jawa. Kerajaan Mataram Islam yang berpusat di Kotagede berhasil memperluas wilayahnya ke hampir semua Jawa.</p>
<h2>Mentaok Alas Heritage untuk Yogyakarta</h2>
<p>Sekarang, bekas hutan Alas mentaok telah berubah menjadi daerah berpenduduk padat yang meliputi Kotagede, bagian Sleman, dan Bantul.</p>
<p>Di sinilah sejarah panjang Mataram Islam masih dapat ditemukan, mulai dari situs Kotagede hingga pendirian Istana Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat.</p>
<p>Sayangnya bukan hanya sebuah cerita tentang pembukaan hutan, tetapi simbol awal kelahiran peradaban besar di Jawa. Dari tanah ini lahir Panembahan Senopati, pendiri kerajaan Mataram Islam, yang menjadi titik penting dari perjalanan sejarah kepulauan.</p>
<p>***</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/dari-hutan-lebat-hingga-kelahiran-kerajaan-mataram-islam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
