<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pesan &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/pesan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Wed, 03 Sep 2025 02:44:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>Pesan dari orang tua Rheza Sendi Pratama, siswa Amikom Yogyakarta yang meninggal dalam demonstrasi</title>
		<link>https://gentongscore.com/pesan-dari-orang-tua-rheza-sendi-pratama-siswa-amikom-yogyakarta-yang-meninggal-dalam-demonstrasi/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/pesan-dari-orang-tua-rheza-sendi-pratama-siswa-amikom-yogyakarta-yang-meninggal-dalam-demonstrasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Sep 2025 02:44:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Amikom]]></category>
		<category><![CDATA[dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Dari]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[meninggal]]></category>
		<category><![CDATA[Orang]]></category>
		<category><![CDATA[Pesan]]></category>
		<category><![CDATA[Pratama]]></category>
		<category><![CDATA[Rheza]]></category>
		<category><![CDATA[Sendi]]></category>
		<category><![CDATA[siswa]]></category>
		<category><![CDATA[tua]]></category>
		<category><![CDATA[yang]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/pesan-dari-orang-tua-rheza-sendi-pratama-siswa-amikom-yogyakarta-yang-meninggal-dalam-demonstrasi/</guid>

					<description><![CDATA[Pertemuan dengan sejumlah pemimpin masyarakat dan pejabat/foto regional: Khusus Kabarjawa &#8211; Suasana berkabung masih menyelimuti keluarga besar almarhum Rheza Sendi Pratama, seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta yang meninggal dalam insiden kerusuhan di sekitar DIY Mapolda, Sabtu malam (8/30/2025) hingga Minggu pagi (8/31/2025). Air mata dan kesedihan masih terasa di kediaman keluarga di Jaten, Mlati, Sleman, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_17313" aria-describedby="caption-attachment-17313" style="width: 1000px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-17313" class="wp-caption-text">Pertemuan dengan sejumlah pemimpin masyarakat dan pejabat/foto regional: Khusus</figcaption></figure>
<p>Kabarjawa &#8211; Suasana berkabung masih menyelimuti keluarga besar almarhum Rheza Sendi Pratama, seorang mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta yang meninggal dalam insiden kerusuhan di sekitar DIY Mapolda, Sabtu malam (8/30/2025) hingga Minggu pagi (8/31/2025).</p>
<p>Air mata dan kesedihan masih terasa di kediaman keluarga di Jaten, Mlati, Sleman, ketika almarhum ayah, Yoyon Surono, menyampaikan pesan yang menyentuh tentang kepergian putra sulungnya.</p>
<h2>Pesan dari orang tua Rheza Pratama</h2>
<p>Dalam sebuah pertemuan dengan sejumlah pemimpin masyarakat dan pejabat regional, termasuk kepala polisi DIY dan Sleman Regent, Yoyon menekankan bahwa keluarga telah menerima peristiwa tragis ini sebagai bencana. Dia menyatakan dengan tegas bahwa keluarga menolak otopsi tubuh Rheza.</p>
<p>&#8220;Kami, dari keluarga, benar -benar tulus, kami telah menyerahkan anak itu. Dan itu saja karena kendali kami,&#8221; kata Yoyon dengan suara gemetar.</p>
<p>Dia juga menekankan bahwa tidak ada tekanan dari pihak mana pun yang terkait dengan penandatanganan pernyataan penolakan otopsi.</p>
<p>Menurutnya, surat itu murni sebagai bentuk dokumentasi resmi bahwa keluarga itu tidak menginginkan proses hukum lebih lanjut, termasuk tindakan otopsi ke badan tersebut.</p>
<p>&#8220;Kami telah sejak awal, bahkan sebelum melihat video, itu berkomitmen bahwa itu tidak akan mengambil tindakan hukum. Kami ingin anak -anak kami tenang di sana,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Peristiwa memilukan dimulai ketika keluarga mendapat kabar bahwa Rheza adalah korban kerusuhan selama demonstrasi. Berita pertama mengatakan bahwa Rheza terpapar gas air mata dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, ketika dia tiba di rumah sakit, Yoyon benar -benar menemukan kenyataan yang keras.</p>
<p>&#8220;Saya pikir anak saya hanyalah luka biasa, tetapi ternyata itu berada di kain yang tertutup. Saya membuka wajahnya, ternyata anak saya. Anak yang saya kembangkan,&#8221; kenangnya menahan air mata.</p>
<p>Meskipun mengedarkan video viral yang menunjukkan detik -detik terakhir dari almarhum, Yoyon meminta publik untuk tidak menyudutkan siapa pun yang direkam dalam video, termasuk teman Rheza yang membongkar dia.</p>
<p>&#8220;Saya berharap tidak menjadi kandung kemih. Miskin. Saya tulus, dan keluarga ingin fokus pada tenang dan membimbing saudara -saudara mudanya,&#8221; katanya penuh emosi.</p>
<h3>Luka di tubuh Rheza</h3>
<p>Dengan rasa sakit penuh, Yoyon yang mengambil bagian dalam memandikan tubuh putranya menceritakan kondisi tubuh almarhum. Dia melihat luka di leher seperti patah, pijakan di perut, sayatan di tubuh, dan luka bocor di kepala.</p>
<p>&#8220;Di sini (leher) seperti rusak apa, lalu di sini (perut kanan) ada jejak kaki sepatu PDL, lalu di sini (tubuh) ada sayatan seperti dipukuli, maka kepala di sini agak bocor. Wajahnya memiliki gas air mata putih dan putih.</p>
<p>Meskipun penuh dengan luka, Yoyon masih memilih untuk membiarkan kepergian putranya tanpa proses otopsi lebih lanjut. Dia mengungkapkan bahwa Kapolda DIY sebenarnya telah membuka opsi otopsi sebagai bentuk transparansi, tetapi keluarga masih memilih untuk menolak.</p>
<p>&#8220;Kapolda telah mengatakan bahwa jika otopsi diperlukan, partainya siap untuk memfasilitasi. Tetapi kami telah sepakat untuk tidak melanjutkannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Sekarang, keluarga besar Rheza hanya berharap bahwa tragedi ini akan menjadi yang terakhir. Yoyon menekankan bahwa dia tidak menginginkan korban lagi dalam aksi massal di Yogyakarta.</p>
<p>&#8220;Semoga anak saya akan menjadi yang terakhir. Kami ingin Jaten aman, Sleman yang kondusif, dan jogja yang damai.&#8221; Demikianlah pesan orang tua Rheza Pratama menutup pernyataan itu. (EF Linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/pesan-dari-orang-tua-rheza-sendi-pratama-siswa-amikom-yogyakarta-yang-meninggal-dalam-demonstrasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
