<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>XVII &#8211; Gentong Score</title>
	<atom:link href="https://gentongscore.com/tag/xvii/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://gentongscore.com</link>
	<description>Gentong Score</description>
	<lastBuildDate>Thu, 13 Nov 2025 16:53:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>
	<item>
		<title>DKI Jakarta Evaluasi Prestasi POPNAS XVII, Rumuskan Strategi Pembinaan Atlet Muda Berkelanjutan</title>
		<link>https://gentongscore.com/dki-jakarta-evaluasi-prestasi-popnas-xvii-rumuskan-strategi-pembinaan-atlet-muda-berkelanjutan/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/dki-jakarta-evaluasi-prestasi-popnas-xvii-rumuskan-strategi-pembinaan-atlet-muda-berkelanjutan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2025 16:53:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[atlet]]></category>
		<category><![CDATA[Berkelanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[DKI]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[muda]]></category>
		<category><![CDATA[Pembinaan]]></category>
		<category><![CDATA[POPNAS]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumuskan]]></category>
		<category><![CDATA[Strategi]]></category>
		<category><![CDATA[XVII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/dki-jakarta-evaluasi-prestasi-popnas-xvii-rumuskan-strategi-pembinaan-atlet-muda-berkelanjutan/</guid>

					<description><![CDATA[Viralterkini.id, Jakarta — Seksi Jurnalis Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (Siwo PWI Jaya) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menggelar diskusi bertajuk &#8220;Evaluasi POPNAS XVII 2025: Strategi Komprehensif Pembinaan Atlet Muda DKI Jakarta&#8221; di Gedung KONI DKI Jakarta, Tanah Abang, Kamis (13/11/2025). Acara yang berlangsung mulai pukul 13.15 WIB ini dihadiri sejumlah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<p>Viralterkini.id, Jakarta <strong>—</strong> Seksi Jurnalis Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (Siwo PWI Jaya) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta menggelar diskusi bertajuk <em>&#8220;Evaluasi POPNAS XVII 2025: Strategi Komprehensif Pembinaan Atlet Muda DKI Jakarta&#8221;</em> di Gedung KONI DKI Jakarta, Tanah Abang, Kamis (13/11/2025).</p>
<p>Acara yang berlangsung mulai pukul 13.15 WIB ini dihadiri sejumlah tokoh penting olahraga ibu kota, antara lain Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Prof.Dr.Hidayat Humaid, M.Pd; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta Andri Yansyah; Sekretaris Jenderal Pemprov DKI Jakarta Wushu Herman Wijaya; dan Kepala Pemusatan Olahraga Pelajar (PPOP) DKI Jakarta, Rusdiyanto.</p>
<p>Diskusi yang didukung oleh Djarum Foundation dan Nendia Primarasa ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sistem pembinaan atlet muda setelah DKI Jakarta meraih hasil gemilang pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POPNAS) XVII, pencak silat, dan Pekan Paralimpiade Mahasiswa Nasional (PAPPERNAS) XI.</p>
<p>Ketua Panitia dan Ketua Siwo Jaya, <strong>Nonnie Rering</strong>menegaskan, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan strategi pembangunan berkelanjutan agar atlet-atlet muda DKI tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, namun juga mampu berprestasi di tingkat nasional dan internasional.</p>
<p>“Kami ingin membangun pola pembinaan yang berkelanjutan, tidak sekedar euforia usai sebuah event. Atlet-atlet muda DKI harus dipersiapkan menjadi generasi emas olahraga Indonesia,” kata Nonnie.</p>
<p>Sementara itu, Ketua PWI Jaya, <strong>Kesit B. Handoyo</strong>mengingatkan pentingnya menjaga loyalitas atlet muda DKI agar potensinya tidak diambil daerah lain.</p>
<p>&#8220;Atlet-atlet muda DKI yang sudah dilatih dengan baik jangan sampai &#8216;diculik&#8217; daerah lain. Latihannya harus diikuti perhatian dan apresiasi agar tetap bangga membawa nama Jakarta,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Piramida Pembangunan Olahraga DKI</p>
<p>Ketua Umum KONI DKI Jakarta, <strong>Prof. Hidayat Humaid</strong>menyoroti pentingnya kesinambungan pengembangan olahraga mulai dari tingkat pelajar hingga prestasi internasional.</p>
<p>Dia memperkenalkan konsep tersebut <em>Piramida Pembangunan Olahraga Prestasi</em> yang menjadi landasan sistem pengembangan olahraga Ibu Kota.</p>
<p>Menurutnya, ada dua institusi utama dalam piramida tersebut: <strong>Dispora DKI Jakarta</strong>yang berperan untuk mengembangkan siswa dan siswa, serta <strong>KONI DKI Jakarta</strong>yang memperlakukan atlet pada tingkat kinerja.</p>
<p>“Olahraga mendewakan proses. Kalau prosesnya bagus, pasti bagus pula hasilnya,” ujarnya.</p>
<p>Namun seringkali pembinaan terhenti ketika atlet lulus PPOP dan masuk perguruan tinggi. Padahal di usia tersebut sebenarnya performanya sedang berada di puncak.</p>
<p>Hidayat berpendapat perlu adanya sistem pembinaan terpadu yang menghubungkan PPOP, PPLM, dan Pelatda hingga Pelatnas, sehingga tidak terjadi kekosongan pembinaan pasca-event seperti POPNAS.</p>
<p>Ia mendorong kolaborasi lintas institusi, termasuk sekolah, universitas, dan pemerintah daerah, untuk menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan.</p>
<p><strong>Dispora DKI Siap Perbaiki Struktur Pelatih</strong></p>
<p>Kepala Dispora DKI Jakarta, <strong>Andri Yansyah</strong>menyatakan bahwa evaluasi hasil POPNAS merupakan cerminan perbaikan sistem keolahragaan daerah secara menyeluruh.</p>
<p>Ia menekankan pentingnya ketegasan dan akuntabilitas dalam setiap cabang olahraga.</p>
<p>&#8220;Olahraga harus apa adanya. Kalau pengurus atau pelatih tidak berkinerja baik, harus berani menggantinya. Evaluasi bukan sekadar formalitas, tapi langkah nyata perbaikan sistem,&#8221; kata Andri.</p>
<p>Dispora DKI, lanjutnya, akan memperkuat tata kelola pelatih, memperbarui sistem seleksi, dan mendorong transparansi program pembinaan.</p>
<p>Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Dispora dan KONI agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.</p>
<p><strong>PPOP Dorong Pembangunan Berjenjang</strong></p>
<p>Kepala PPOP DKI Jakarta, <strong>Rusdiyanto</strong>menjelaskan, pihaknya telah menerapkan sistem pembinaan atlet muda secara bertahap mulai dari identifikasi dan rekrutmen, program pelatihan yang direncanakan, pengembangan karakter, hingga dukungan akademik.</p>
<p>“Kami juga bekerja sama dengan Dinas Pendidikan agar para atlet dapat tetap bersekolah tanpa mengganggu aktivitas akademik,” kata Rusdiyanto.</p>
<p>Menurutnya, PPOP berperan penting sebagai penghubung mulai dari tingkat pelajar hingga PPLM, Pelatda, hingga Pelatnas.</p>
<p>Dengan pembinaan terencana dan sistem promosi-degradasi, PPOP memastikan hanya atlet dengan komitmen tinggi yang mampu bertahan dan berkembang.</p>
<p><strong>Wushu DKI Catat Prestasi Cemerlang</strong></p>
<p>Dari sudut pandang olahraga, <strong>Herman Wijaya</strong>Sekretaris Jenderal Pemprov DKI Jakarta melaporkan prestasi luar biasa yang diraih atlet Wushu DKI di POPNAS XVII.</p>
<p>“Ini kali kedua Wushu DKI tampil di POPNAS dan berhasil membawa pulang enam emas, dua perak, dan tiga perunggu,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil pembinaan yang disiplin, program pelatihan yang berkesinambungan, serta kerja sama yang erat antara pelatih dan pengurus.</p>
<p><strong>Sinergi untuk Pembangunan Terpadu</strong></p>
<p>Diskusi yang digagas Siwo PWI Jaya ini menghasilkan satu kesimpulan besar: pembinaan atlet muda harus dilakukan secara holistik. <strong>terstruktur, sistematis dan berkesinambungan</strong> dari tingkat dasar hingga puncak prestasi internasional.</p>
<p>Dengan kolaborasi yang kuat antara <strong>Dispora, KONI, sekolah, dan komunitas olahraga</strong>DKI Jakarta diharapkan menjadi barometer nasional dalam pengembangan olahraga modern secara menyeluruh dengan melahirkan atlet-atlet juara dunia dari ibu kota.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/dki-jakarta-evaluasi-prestasi-popnas-xvii-rumuskan-strategi-pembinaan-atlet-muda-berkelanjutan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komite Porda Diy XVII Minta maaf, Medali Lanyard Nomor Romawi Salah</title>
		<link>https://gentongscore.com/komite-porda-diy-xvii-minta-maaf-medali-lanyard-nomor-romawi-salah/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/komite-porda-diy-xvii-minta-maaf-medali-lanyard-nomor-romawi-salah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Sep 2025 16:49:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[Komite]]></category>
		<category><![CDATA[Lanyard]]></category>
		<category><![CDATA[maaf]]></category>
		<category><![CDATA[medali]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<category><![CDATA[Nomor]]></category>
		<category><![CDATA[Porda]]></category>
		<category><![CDATA[Romawi]]></category>
		<category><![CDATA[salah]]></category>
		<category><![CDATA[XVII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/komite-porda-diy-xvii-minta-maaf-medali-lanyard-nomor-romawi-salah/</guid>

					<description><![CDATA[Lanyard of the Porda Diy XVII Medal yang viral karena menulis angka Romawi yang salah dalam sorotan publik. (Spesial) Kabarjawa.com &#8211; Peristiwa tingkat olahraga yang megah meninggalkan cerita yang unik. Komite Penyelenggara untuk Pekan Olahraga Regional (PORDA) XVII DIY 2025 akhirnya harus menaklukkan kepala dan menyampaikan permintaan maaf setelah publik menemukan kesalahan fatal pada lanyard [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_18171" aria-describedby="caption-attachment-18171" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-18171" class="wp-caption-text">Lanyard of the Porda Diy XVII Medal yang viral karena menulis angka Romawi yang salah dalam sorotan publik. (Spesial)</figcaption></figure>
<p><strong>Kabarjawa.com</strong> &#8211; Peristiwa tingkat olahraga yang megah meninggalkan cerita yang unik. Komite Penyelenggara untuk Pekan Olahraga Regional (PORDA) XVII DIY 2025 akhirnya harus menaklukkan kepala dan menyampaikan permintaan maaf setelah publik menemukan kesalahan fatal pada lanyard medali.</p>
<p>Kesalahannya bukan masalah warna, juga bukan masalah desain. Namun, lebih pada detail kecil yang sebenarnya sangat menentukan.</p>
<p>Dalam sejumlah video yang beredar secara luas di media sosial, jelas bahwa tulisan di gantungan medali menyatakan &#8220;Porda XVIII/2025&#8221;.</p>
<p>Faktanya, perayaan olahraga dua tahunan ini hanya memasuki edisi ke -17, atau dalam jumlah Romawi harus ditulis &#8220;xvii&#8221;.</p>
<h2>Kesalahan yang menyalakan perhatian publik</h2>
<p>Kepala eksekutif Porda DIY XVII, Rumpis Agus Sudarko, bergerak cepat ketika berita itu viral. Dia segera mengadakan klarifikasi resmi dan menekankan bahwa komite bertanggung jawab penuh.</p>
<p>&#8220;Di gantungan tertulis Porda XVIII (18). Kami meminta maaf sebesar -besarnya atas ketidaktepatan ini,&#8221; kata Rumpis, Rabu (9/17/2025).</p>
<p>Dia menekankan, kesalahan terjadi murni karena kelalaian teknis dalam proses produksi. Komite, melanjutkan, segera mengambil langkah korektif dengan mengganti seluruh lanyard.</p>
<p>&#8220;Kami telah menyiapkan mekanisme distribusi lanyard baru melalui setiap kontingen Koni distrik/kota,&#8221; katanya.</p>
<h2>Lanyard salah, semangat atlet tetap menyala</h2>
<p>Meskipun kesalahan menyebabkan riak di dunia maya, sorakan di arena tidak surut. Para atlet terus bersaing dengan antusiasme, bahkan seolah -olah tidak terpengaruh oleh kesalahan administrasi kecil ini.</p>
<p>Penonton masih larut dalam euforia, membuktikan bahwa nilai perjuangan dan sportifitas jauh lebih besar daripada hanya menulis angka Romawi.</p>
<p>Kesalahan Lanyard adalah pengingat bagaimana detail kecil dapat mengguncang reputasi peristiwa besar. Namun, langkah cepat komite untuk mengenali kesalahan dan memperbaikinya membuat publik mulai melembutkan.</p>
<p>Kompetisi medali bahkan semakin panas. Berdasarkan kedudukan medali PORDA XVII DIY pada hari Rabu (9/17/2025) di 17,44 WIB, kontingen Sleman masih mengarah dengan koleksi 159 emas, 169 perak dan 190 perunggu.</p>
<p>Tidak ingin kalah, kontingen Bantul terus menaungi dengan 143 emas, 128 perak dan 164 perunggu. Sementara itu, Yogyakarta City mempertahankan peluangnya di tempat ketiga dengan 120 emas, 118 perak dan 146 perunggu.</p>
<p>Tuan rumah Gunungkidul yang memiliki kebanggaan karena penyelenggara masih terjebak di tempat keempat dengan 50 emas, 66 perak dan 109 perunggu. Kulon Progo harus bersedia berada dalam posisi penjaga dengan skor 44 emas, 36 perak dan 92 perunggu.</p>
<p>PORDA XVII DIY masih berubah sebagai tahap sportif dan persaudaraan atlet. Setiap medali yang digantung di leher atlet bukan hanya simbol kemenangan, tetapi juga bukti perjuangan panjang di balik keringat dan air mata.</p>
<p>&#8220;Kami menjadikan ini pelajaran yang berharga. Porda tidak hanya masalah pertandingan, tetapi juga masalah kehormatan,&#8221; kata Rumpis.</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/komite-porda-diy-xvii-minta-maaf-medali-lanyard-nomor-romawi-salah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hingga Selasa sore Yogyakarta City memenangkan 31 medali emas, Hasto yakin ia kembali sebagai juara keseluruhan Porda XVII DIY 2025</title>
		<link>https://gentongscore.com/hingga-selasa-sore-yogyakarta-city-memenangkan-31-medali-emas-hasto-yakin-ia-kembali-sebagai-juara-keseluruhan-porda-xvii-diy-2025/</link>
					<comments>https://gentongscore.com/hingga-selasa-sore-yogyakarta-city-memenangkan-31-medali-emas-hasto-yakin-ia-kembali-sebagai-juara-keseluruhan-porda-xvii-diy-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Gentong Score]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2025 03:39:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[City]]></category>
		<category><![CDATA[DIY]]></category>
		<category><![CDATA[emas]]></category>
		<category><![CDATA[Hasto]]></category>
		<category><![CDATA[hingga]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[kembali]]></category>
		<category><![CDATA[keseluruhan]]></category>
		<category><![CDATA[medali]]></category>
		<category><![CDATA[memenangkan]]></category>
		<category><![CDATA[Porda]]></category>
		<category><![CDATA[sebagai]]></category>
		<category><![CDATA[Selasa]]></category>
		<category><![CDATA[sore]]></category>
		<category><![CDATA[XVII]]></category>
		<category><![CDATA[yakin]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://gentongscore.com/hingga-selasa-sore-yogyakarta-city-memenangkan-31-medali-emas-hasto-yakin-ia-kembali-sebagai-juara-keseluruhan-porda-xvii-diy-2025/</guid>

					<description><![CDATA[Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, merilis Kontingen Yogyakarta Porda 2025. KABARJAWA &#8211; Optimisme meluncur dari bibir Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ketika ia merilis kontingen Kota Yogyakarta ke XVII DIY 2025 Regional Sports Week (PORDA) di Gunungkidul. Dengan nada percaya diri, Hasto menekankan bahwa kota Yogyakarta tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga hadir untuk memenangkan tahta [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p> <br />
</p>
<div>
<figure id="attachment_17726" aria-describedby="caption-attachment-17726" style="width: 998px" class="wp-caption alignnone"><figcaption id="caption-attachment-17726" class="wp-caption-text">Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, merilis Kontingen Yogyakarta Porda 2025.</figcaption></figure>
<p>KABARJAWA &#8211; Optimisme meluncur dari bibir Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, ketika ia merilis kontingen Kota Yogyakarta ke XVII DIY 2025 Regional Sports Week (PORDA) di Gunungkidul.</p>
<p>Dengan nada percaya diri, Hasto menekankan bahwa kota Yogyakarta tidak hanya datang sebagai peserta, tetapi juga hadir untuk memenangkan tahta dari keseluruhan juara.</p>
<h2>Kota Yogyakarta memenangkan 31 medali emas</h2>
<p>Hingga Selasa sore, para atlet kota Yogyakarta telah mengantongi 31 medali emas, sebuah pencapaian yang segera menempatkan kota hangat di puncak klasemen medali.</p>
<p>Prestasi ini, menurut Hasto, bukan kebetulan. Dia menyebutnya buah dari kerja keras, pelatihan panjang, dan semangat atlet yang tidak terhormat yang mewakili kota budaya.</p>
<p>&#8220;Saya sangat optimis bahwa atlet kami dapat mempertahankan kinerja terbaik mereka sampai akhir pertandingan. Saat ini kami berada di posisi pertama dengan 31 medali emas, dan saya yakin pencapaian ini akan terus tumbuh. Dengan semangat tempur dan keterpaduan, yang diadili Tuhan, Yogyakarta dapat pulang sebagai juara keseluruhan Porda 2025,&#8221; kata Hasto.</p>
<p>Hasto menegaskan bahwa keyakinannya bukan tanpa dasar. Baris medali emas yang telah dikantongi oleh kota Yogyakarta adalah bukti yang jelas bahwa kontingen ini tampak perkasa sejak awal pertandingan.</p>
<p>Dia menekankan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dengan jumlah medali, tetapi juga dari sportifitas, mentalitas juara, dan sikap bersaing yang elegan.</p>
<p>&#8220;Para atlet harus mempertahankan nama baik kota Yogyakarta. Kemenangan sejati hadir ketika prestasi berjalan seiring dengan sportifitas,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Dia juga menyerukan seluruh komunitas Yogyakarta untuk berdoa bagi para atlet. Menurutnya, kemenangan ini tidak hanya milik kontingen, tetapi juga milik semua warga kota.</p>
<p>&#8220;Mari kita berdoa bersama bahwa kontingen Kota Yogyakarta dapat membawa pulang gelar juara keseluruhan,&#8221; katanya.</p>
<p>Hasto menekankan bahwa dengan koleksi 31 medali emas hingga Selasa sore, kota Yogyakarta sekarang menjadi kandidat terkuat yang memenangkan kejuaraan keseluruhan Porda XVII DIY 2025.</p>
<p>Dukungan masyarakat, kerja keras atlet, dan doa yang terus mengalir ke energi tambahan untuk kontingen ini.</p>
<p>&#8220;Langkah -langkah kota Yogyakarta sekarang hanya perlu mempertahankan konsistensi sampai putaran terakhir. Jika semangat pertempuran ini tidak surut, bukan tidak mungkin kejuaraan keseluruhan akan benar -benar kembali ke kota bersejarah ini,&#8221; katanya.</p>
<h3>Kisah inspirasional para atlet</h3>
<p>Di balik nomor medali emas, ada kisah perjuangan yang menggetarkan hati. Salah satu dari mereka berasal dari Nafisa Anindya Kusumo, seorang atlet Taekwondo yang memenangkan medali emas dalam kategori senior Kyorugi senior wanita.</p>
<p>Nafisa mengakui bahwa keberhasilannya lahir dari konsistensi olahraga yang tidak lelah.</p>
<p>&#8220;Saya berlatih secara rutin, pagi, sore, sampai sore hari. Pelatihan tidak hanya masalah fisik, tetapi juga secara mental untuk lebih siap ketika bersaing dan tidak gugup di lapangan. Dukungan pelatih, teman, dan doa keluarga juga sangat berarti bagi saya,&#8221; kata Nafisa.</p>
<p>Tidak kalah bangga, Rabela Bilqis Yuliani Nurmada, atlet balap sepeda Yogyakarta City, juga menyumbangkan medali emas. Perjuangannya mengalami pelatihan keras dan kondisi cuaca yang sering kali tidak ramah pada akhirnya buah manis.</p>
<p>&#8220;Setiap hari saya berlatih, pagi dan sore hari, untuk mempertahankan stamina dan meningkatkan kecepatan. Latihan balap sepeda bukan hanya tentang pedal pedal, tetapi juga strategi, daya tahan, dan fokus. Saya senang bisa menyediakan emas ke kota Yogyakarta. Ini bukan akhir, tetapi awal dari perjuangan yang lebih besar,&#8221; kata Rabel.</p>
<p>Keberhasilan Nafisa dan Rabela bukan hanya angka di papan dudukan. Mereka adalah simbol bahwa pelatihan olahraga di kota Yogyakarta berjalan dengan baik.</p>
<p>Dari latihan fisik yang keras, hingga pembentukan mental juara yang kuat, semuanya bersatu untuk melahirkan satu generasi atlet tangguh.</p>
<p>Hasto percaya, dengan yayasan ini, kota Yogyakarta tidak hanya mampu mendominasi Porda DIY 2025, tetapi juga siap untuk melihat tahap nasional dan bahkan internasional.</p>
<p>&#8220;Prestasi ini adalah pijakan menuju kemuliaan olahraga yang lebih tinggi,&#8221; pungkasnya. (EF Linangkung)</p>
</p></div>
<p><br />
<br /><a href="https://gentongscore.com/">Predikai pertadingan malam ini</a><br />
<br /><a href="https://gentongfilm.com">Review Film</a><br />
<a href="https://usearch.id">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://daftarsoal.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://forbir.com">Berita Terkini</a><br />
<a href="https://gdrivenime.com">review anime</a><br />
</p>
<h3><a href="https://ufabetexpress.biz/">Gaming Center</a></h3>
<p><a href="https://sportstoca.com/">Berita Olahraga</a><br />
<br /><a href="https://lokerdemak.com/">Lowongan Kerja</a><br />
<br /><a href="https://gladoil.com/">Berita Terkini</a><br />
<br /><a href="https://edinnotes.com/">Berita Terbaru</a><br />
<br /><a href="https://jsmpromo.com/">Berita Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mainelystories.com/">Seputar Teknologi</a><br />
<br /><a href="https://mitsubishipurwodadi.com">Berita Politik</a><br />
<br /><a href="https://bumbulapis.com/">Resep Masakan</a><br />
<br /><a href="https://uniboobbuster.com/">Pendidikan</a></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://gentongscore.com/hingga-selasa-sore-yogyakarta-city-memenangkan-31-medali-emas-hasto-yakin-ia-kembali-sebagai-juara-keseluruhan-porda-xvii-diy-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
