Acara Tour de Ijen 2025 dirilis oleh Menpora, mendorong Banyuwangi ke tujuan pariwisata olahraga
3 mins read

Acara Tour de Ijen 2025 dirilis oleh Menpora, mendorong Banyuwangi ke tujuan pariwisata olahraga


Viralterkini.ID, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), dito Ariotedjo, secara resmi merilis peserta tahap keempat serta tur terakhir de Banyuwangi Ijen (TDBI) 2025 di Paltuding Ijen, Banyuangi, TDBI) 2025 di Paltuding Ijen, Banyuangi, Java East.

Tahap keempat ini menempuh jarak 150 kilometer dan menandai akhir dari acara balap sepeda internasional yang telah diadakan untuk 10 kalinya.

Dalam sambutannya, Menpora Dito menekankan pentingnya acara olahraga seperti TDBI dalam meningkatkan citra dan potensi daerah di arena global.

Dia menghargai konsistensi Banyuwangi dalam mengorganisir acara skala internasional yang tidak hanya memperkuat sektor olahraga, tetapi juga pariwisata dan ekonomi lokal.

“Saya sangat senang dengan implementasi kejuaraan balap sepeda internasional ini, karena ini adalah contoh bagaimana mempromosikan daerah dengan memperkuat karakteristik lokal seperti Ijen Crater. Melalui acara ini, dunia dapat semakin mengenali keindahan Banyuwangi,” kata Menpora dito.

Dia menambahkan, kejuaraan seperti TDBI memiliki dampak multidimensi. Selain meningkatkan hunian hotel, sektor transportasi, dan daya beli UMKM, acara ini juga menciptakan pekerjaan baru, menarik investasi, dan memperkuat branding regional secara global.

Tahun ini, TDBI bergabung dengan 20 tim dari 24 negara, termasuk dari Estonia, Italia, dan Arab Saudi, yang untuk pertama kalinya berpartisipasi.

Dari total 44 tim yang terdaftar, hanya 20 lulus seleksi berdasarkan peringkat UCI dan kualitas atlet.

“Jika tahun lalu hanya diikuti oleh sekitar 10 klub, sekarang 20 klub dari berbagai negara. Ini menunjukkan bahwa TDBI semakin diminati oleh komunitas balap sepeda internasional,” kata Dito.

Dia berharap bahwa di masa depan jumlah peserta akan terus tumbuh dan semakin banyak negara akan ambil bagian.

“Saya berharap tahun depan akan ada semakin banyak peserta dari seluruh dunia. Saya juga berharap untuk hadir lebih lama di Banyuwangi untuk menyaksikan seluruh kursus kompetisi,” katanya.

Menpora juga menyatakan penghargaannya kepada semua pihak yang telah berkontribusi pada keberhasilan acara ini, mulai dari pemerintah daerah, komite pengorganisasian, sponsor, ke komunitas Banyuwangi.

Dia menganggap sinergi dari semua pihak telah menjadikan TDBI sebagai salah satu acara pariwisata olahraga terkemuka di Indonesia.

“Kepada pemerintah daerah Banyuwangi, komite, sponsor, dan semua pihak yang telah mendukung implementasi Tour de Banyuwangi Ijen, saya berterima kasih kepada rasa terima kasih dan penghargaan maksimal,” kata Menpora Dito.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa TDBI telah menjadi ikon pariwisata olahraga regional yang konsisten yang telah diadakan selama dekade terakhir.

Selain mengangkat olahraga sepeda, acara ini juga merupakan media promosi tujuan wisata superior Banyuwangi.

“TDBI bukan hanya acara olahraga, tetapi telah menjadi bagian dari upaya promosi pariwisata Banyuwangi. Ini adalah bentuk konsistensi kami dalam memegang pariwisata olahraga berkualitas selama 10 tahun berturut -turut,” kata Ipuk.

TDBI 2025 mengambil jarak total 593 kilometer dibagi menjadi empat tahap yang menantang dan menghadirkan panorama khas Panorama Banyuwangi.

Tahap pertama mengambil Rute Pasar Pesangangaran – Kantor Bupati Banyuwangi sejauh 125,5 km. Tahap kedua dimulai dari sayang Purwo ke kantor Bupati Banyuwangi dengan jarak 158,8 km.

Sementara tahap ketiga membawa rute dari Rh Glenmore ke kantor Bupati sejauh 140,3 km. Tahap keempat serta sampulnya, mulai dari Rth Maron Genteng ke Ijen sejauh 150 km.

Acara ini juga menunjukkan potensi besar olahraga sebagai instrumen diplomasi budaya dan ekonomi.

Partisipasi 24 negara di TDBI 2025 adalah bukti yang jelas bahwa Banyuwangi telah berhasil mengangkat citra positif Indonesia di mata dunia melalui olahraga.

Dengan keberhasilan implementasi TDBI 2025, Banyuwangi menekankan posisinya sebagai salah satu tujuan utama pariwisata olahraga di Indonesia.

Pemerintah daerah juga berharap bahwa TDBI akan terus tumbuh dan memasuki kalender acara internasional yang ditunggu setiap tahun.



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *