Kantor Jaksa Agung Nadiem Makarim dalam kasus korupsi yang diduga dari Kementerian Pendidikan dan Budaya Ristek – Viralterkini
3 mins read

Kantor Jaksa Agung Nadiem Makarim dalam kasus korupsi yang diduga dari Kementerian Pendidikan dan Budaya Ristek – Viralterkini


Viralterkini.id, Jakarta –Nama Menteri Kebudayaan, Penelitian dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim dikabarkan menjadi kesempatan untuk dipanggil oleh Kantor Jaksa Agung Republik Indonesia (AGO) sebagai akibat dari dugaan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya Internal.

Sebelumnya, Kantor Kejaksaan Agung Indonesia dilaporkan menyelidiki kasus dugaan korupsi mengenai program digitalisasi pendidikan untuk periode 2019-2022.

Dalam pernyataannya, kepala Pusat Informasi Hukum Kantor Kejaksaan Agung Harli Siregar mengungkapkan bahwa kesempatan untuk pemeriksaan Nadiem kemungkinan terjadi setelah para penyelidik menggeledah kediaman dua staf khusus Nadiem Rabu lalu.

Sosok yang akrab bernama Harli mengatakan bahwa partainya kemudian akan memeriksa siapa pun yang dicurigai terlibat dalam kasus ini untuk mendukung upaya proses investigasi.

“Pihak mana yang akan diperiksa dalam kasus ini tergantung pada kebutuhan penyelidik untuk membuat cahaya kejahatan ini,” Harli dikutip mengatakan pada hari Rabu (5/28/2025).

Dia menegaskan, penyelidik tidak akan enggan memeriksa pihak mana pun yang diduga terlibat dalam dugaan esai korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya.

“Semua pihak. Siapa pun yang membuat kejahatan cerah dapat dilakukan dan diperiksa,” kata Harli.

Sebagai informasi, orang Indonesia yang lalu sebelumnya berhasil menyita bukti dalam bentuk laptop, ponsel ke dokumen.

Harli mengatakan penyitaan dilakukan setelah penyelidik melakukan pencarian di kediaman dua staf khusus Nadim Makarim yang berlokasi di apartemen Kuningan Place yang dimiliki oleh apartemen FH dan Ciputra World 2 yang dimiliki oleh JT.

“Sebagai staf khusus Menteri Dikbudristek,” katanya kepada wartawan pada hari Senin (5/26/2025).

Harli menjelaskan berdasarkan hasil pencarian Rabu lalu, para penyelidik telah berhasil menyita dugaan bukti dalam bentuk 1 unit laptop dan 4 unit apartemen FH.

Sementara berdasarkan kegiatan pencarian apartemen JT, para penyelidik menyita bukti dalam bentuk 1 laptop dan 3 unit penyimpanan eksternal dalam bentuk hard drive dan disk flash, serta 15 dokumen catatan.

Seperti dalam kasus dugaan korupsi, penyelidik telah menemukan indikasi pengadaan jahat melalui arahan khusus kepada tim teknis untuk membuat studi tentang pengadaan peralatan TIK dalam bentuk laptop yang berdebat tentang pengembangan teknologi pendidikan.

Harli menjelaskan, dengan dalih penelitian, diduga ada skenario yang merujuk pada permintaan pengadaan laptop pada basis sistem chrome atau chromebook.

Harli menjelaskan, sedangkan pada tahun 2019 pengadaan 1.000 unit Chromebook tidak efektif untuk digunakan sebagai saran pendidikan atau pembelajaran.

Karena, lanjutan Harli, tidak semua wilayah di Indonesia difasilitasi oleh keberadaan Internet yang dapat dihubungkan ke laptop berbasis Chromebook.

“Mengapa itu tidak efektif, karena kita tahu bahwa dia didasarkan pada internet, sementara di Indonesia internet tidak semuanya sama,” jelas Harli.

Harli mengatakan, pengajuan dana anggaran untuk pengadaan laptop Chromebook menerima Rp 9,9 triliun yang dibagi menjadi dua anggaran.

Dua anggaran, yaitu RP3,58 triliun, adalah dana di unit pendidikan dan Rp6.399 triliun melalui dana alokasi khusus atau DAK.

Harli menambahkan, peneliti saat ini terus menghitung tingkat kerugian yang disebabkan oleh dugaan kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Budaya Internal.

“Pengembangan yang akan kami perbarui karena ini baru saja ditingkatkan ke status penanganan kasus dari investigasi ke investigasi,” katanya. (MA)

Tampilan Posting3 jumlah total

Iklan

blank



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *