KPK Tangkap Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai dalam OTT di Lampung
2 mins read

KPK Tangkap Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai dalam OTT di Lampung

Viralterkini.idJAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Rizal, dalam serangkaian Operasi Tangkap (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Bea dan Cukai.

Penangkapan itu dikonfirmasi langsung oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (4/2/2026). Rizal ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) wilayah Lampung.

Mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan. Yang kemudian ditangkap di wilayah Lampung, kata Budi.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Barang bukti yang disita antara lain uang tunai dalam rupiah dan mata uang asing yang total nilainya mencapai miliaran rupiah. Selain itu, penyidik ​​juga menyita logam mulia berupa emas dengan berat sekitar tiga kilogram yang diperkirakan bernilai Rp8,19 miliar.

Selain Rizal, KPK juga menangkap sejumlah pihak lain yang berasal dari pihak swasta dan pejabat Bea dan Cukai. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengembangan OTT yang dilakukan di Lampung.

KPK menduga modus korupsi dalam kasus ini terkait kegiatan impor yang dilakukan pihak swasta. Dalam proses impor, diduga terjadi pelanggaran atau manipulasi data, terutama terkait keakuratan dokumen impor.

Tak hanya di Lampung, KPK juga melakukan penindakan di wilayah Jakarta. Sejumlah pihak diamankan terutama dari Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Untuk detail berapa jumlah orang yang ditangkap di beberapa lokasi di wilayah Jakarta, nanti akan kami update, kata Budi.

Sebelumnya, pada 4 Februari 2026, Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memastikan adanya pelaksanaan OTT di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. OTT ini merupakan yang kelima yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2026, dan yang ketiga khusus menyasar lingkungan Kementerian Keuangan.

Pada awal tahun, KPK mencatatkan OTT pertamanya di tahun 2026 dengan menangkap delapan orang pada 9-10 Januari 2026. Selanjutnya pada 11 Januari 2026, KPK kembali melakukan OTT terkait dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Menengah Jakarta Utara.

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi (DWB), Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Agus Syaifudin (AGS), Tim Asesmen Askob Bahtiar (ASB), konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD), dan staf PT Wanatiara Persada, Edy Yulianto. (ibu)

News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film

Situs berita olahraga khusus sepak bola adalah platform digital yang fokus menyajikan informasi, berita, dan analisis terkait dunia sepak bola. Sering menyajikan liputan mendalam tentang liga-liga utama dunia seperti Liga Inggris, La Liga, Serie A, Bundesliga, dan kompetisi internasional seperti Liga Champions serta Piala Dunia. Anda juga bisa menemukan opini ahli, highlight video, hingga berita terkini mengenai perkembangan dalam sepak bola.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *