Save 40%off! Join our newsletter and get 40% off right away!

Gentong Score

Gentong Score

Menciptakan wajah kota yang lebih tertata dan indah

blank


Pemerintah Kota Yogyakarta merencanakan Jalan Tentara Pelajar untuk mewujudkan kota yang lebih indah dan tertata. (Dokter Pemkot Yogyakarta)

KabarJawa.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta kembali menegaskan komitmennya untuk mempercantik wajah kota. Kali ini perhatian tertuju pada kawasan sepanjang Jalan Pelajar Army, Bumijo, Jetis yang langsung ditata agar tampil lebih tertata, bersih, dan asri.

Kawasan ini selama ini menjadi salah satu akses utama menuju pusat kota, sekaligus etalase pertama yang menyambut masyarakat dan wisatawan ketika memasuki jantung kota Yogyakarta.

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menegaskan, penataan akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh.

Langkah awal diawali dengan sosialisasi kepada para pedagang yang menempati kawasan tersebut dengan menggunakan bangunan semi permanen. Pemkot akan melakukan penertiban dan penataan agar kawasan ini menjadi lebih tertata dan menarik.

“Karena letaknya di jalan raya kota, maka tampilannya harus rapi, bersih, dan indah,” kata Hasto saat meninjau kawasan Bumijo Pelajar Jalan Army, Jetis, Minggu (26/10/2025).

Dari Deretan Warung hingga Taman Kota

Rencana besar Pemkot bukan sekadar merapikan kawasan, tapi juga mengubah wajah kawasan menjadi lebih hijau dan ramah warga.

Kawasan yang kini dipenuhi deretan kios dan aktivitas perdagangan ini akan disulap menjadi taman kota yang menyatu dengan Taman Segoro Amarto di ujung jalan.

Konsep ini akan menjadikan Jalan Army Student sebagai koridor hijau yang menghubungkan ruang terbuka publik dari utara hingga pusat kota. Di ujung jalan sudah ada Taman Segoro Amarto, dan di kawasan Bumijo juga akan dibuatkan taman baru agar keseluruhan kawasan terlihat lebih bersih, asri dan asri.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ruang hidup yang lebih nyaman dan menenangkan, sekaligus memperkuat karakter Yogyakarta sebagai kota yang menyeimbangkan aspek budaya, lingkungan, dan tata ruang modern.

Selain bangunan semi permanen, Hasto juga menyoroti pemanfaatan trotoar untuk kandang ayam dan kegiatan usaha yang kini banyak dijumpai di sepanjang jalan tersebut. Ia menegaskan, trotoar harus dikembalikan ke fungsi semula sebagai jalur pejalan kaki.

“Trotoar itu untuk pejalan kaki, bukan untuk kandang ayam atau tempat usaha. Kita ingin Yogyakarta menjadi kota yang bersih, sehat, dan terorganisir dengan baik,” tegasnya.

Pemerintah Kota Yogyakarta akan mengatur segala bangunan dan kegiatan yang tidak sesuai dengan fungsi tata ruang. Hasto meyakini, tatanan ruang publik merupakan cerminan kedisiplinan warga kota dalam menjaga keharmonisan bersama.

Wajah Kota dan Sungai yang Lebih Baik

Program penataan kawasan Jalan Tentara Pelajar Bumijo bukanlah sebuah langkah tunggal. Hasto mengatakan, Pemkot Yogyakarta tengah mengusung program terpadu untuk mempercantik seluruh pelosok kota, mulai dari jalan raya, hingga kawasan sungai, hingga pemukiman warga.

“Kita tidak hanya merawat jalan saja, tapi sungai juga kita normalisasi. Kita menyadarkan warga di sepanjang sungai untuk tidak memanfaatkan sungai untuk kandang ayam, keramba ikan, dan sebagainya. Sungai harus bersih dan sesuai fungsinya,” jelas Hasto.

Penataan kawasan sungai dan jalan raya merupakan simbol tekad Pemerintah Kota Yogyakarta dalam menjunjung tinggi prinsip kota berkelanjutan, dimana kebersihan lingkungan dan ketertiban tata ruang menjadi satu kesatuan visi.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta berupaya menata kembali citra kotanya yang selama ini dikenal humanis, indah, dan berbudaya. Jalan Tentara Pelajar Bumijo akan menjadi pilot project bagaimana ruang publik dapat ditata ulang tanpa menghilangkan denyut perekonomian masyarakat.

Perencanaan wilayah juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan kota yang lebih nyaman, sehat, dan bersahabat bagi penduduk dan wisatawan.

Dengan wajah kota yang semakin tertata, Yogyakarta akan terus mengukuhkan dirinya sebagai kota yang layak huni dan menawan, tempat di mana modernitas dan tradisi berjalan beriringan.

“Kami ingin Yogyakarta tampil indah tanpa kehilangan jati diri. Kota ini harus menjadi rumah yang nyaman bagi semua orang,” pungkas Hasto



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *