SD Muhammadiyah 5 Jakarta Pecahkan Rekor Melalui MUMA Fest 2025
4 mins read

SD Muhammadiyah 5 Jakarta Pecahkan Rekor Melalui MUMA Fest 2025


Viralterkini.id, Jakarta SD Muhammadiyah 5 Jakarta kembali menorehkan prestasi melalui sebuah ajang Festival MUMA 2025merupakan acara tahunan yang menjadi wadah pengembangan bakat dan minat siswa usia dini.

Acara tersebut berlangsung pada Sabtu (8/11/2025) di halaman sekolah Jalan Limau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mencatat sejarah dengan solusinya Rekam DI untuk kegiatan “Merakit Balok Robot Mini Oleh Siswa Usia Dini Terbanyak di Indonesia”.

Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 5, Ali Yusuf Zakirmenjelaskan MUMA Fest merupakan acara tahunan yang kini telah memasuki tahun keenam penyelenggaraannya.

Pada tahun ini, kegiatan tersebut dihadiri oleh 1.150 siswa dari 85 lembaga pendidikan anak usia dinidiantaranya Keluarga Berencana, PAUD dan TK di wilayah tersebut Jabodetabek.

“Alhamdulillah MUMA Fest 2025 menjadi momen yang membanggakan karena berhasil mencetak rekor MURI. Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga mendorong pengembangan potensi dan karakter anak sejak dini,” kata Ali Yusuf Zakir.

Berbagai kegiatan kompetitif digelar dalam festival ini, mulai dari di bidang seni, agama, olah raga, dan ketangkasan.

Beberapa kompetisi favorit antara lain: kompetisi tari, Lomba Tahfiz, futsal mini, menyusun gelasnya, keseimbanganmaupun memasukkan bola ke dalam keranjang.

Seluruh kegiatan dirancang untuk menumbuhkan semangat kolaborasi, kreativitas dan sportivitas di kalangan anak-anak.

MUMA Fest 2025 tidak hanya sekedar ajang kompetisi, namun juga menjadi simbol kolaborasi antar institusi pendidikan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Tahun ini SD Muhammadiyah 5 bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Museum Rekor Indonesia (MURI)serta sejumlah lembaga dan komunitas pendidikan lainnya.

“Kami bersyukur kegiatan ini didukung banyak pihak. Kami berharap kedepannya semakin banyak pemangku kepentingan yang berkolaborasi sehingga kegiatan serupa bisa lebih besar dan berdampak lebih luas,” tambah Ali Yusuf.

Dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, hadir Dr. Abdul Halim Muharram, M.Pd, Widyaprada Tenaga Ahli Utama Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Ia menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya MUMA Fest 2025 yang dinilai mampu menjawab tantangan pendidikan anak di era digital.

“Kegiatan seperti MUMA Fest ini sangat penting karena berperan dalam membangun karakter dan menguatkan semangat belajar pada anak usia dini,” kata Abdul Halim.

Ia menambahkan, kegiatan semacam ini mendukung program prioritas pemerintah digitalisasi pendidikan.

Menurutnya, Kementerian sedang mendorong penggunaannya papan elektronik interaktif digital sebagai sarana pembelajaran di sekolah dasar, agar anak terbiasa dengan pembelajaran interaktif yang adaptif dengan perkembangan saat ini.

Abdul Halim berpendapat di tengah pesatnya arus digitalisasi, kegiatan yang melibatkan partisipasi langsung anak dalam kegiatan positif menjadi sangat penting.

Ia menegaskan, pembelajaran berbasis teknologi tidak boleh menghilangkan esensi pembentukan karakter dan kerjasama.

“Anak-anak harus diawasi agar pembelajaran digital berjalan beriringan dengan penguatan karakter. MUMA Fest merupakan contoh nyata bagaimana kolaborasi sekolah dan masyarakat dapat menghasilkan kegiatan yang mendidik sekaligus menyenangkan,” jelasnya.

Kemendikbud juga berharap kegiatan seperti MUMA Fest ini dapat ditiru oleh sekolah lain di seluruh Indonesia.

Dengan semangat kompetisi dan kegiatan kolaboratif, anak dapat tumbuh menjadi generasi yang kreatif, kompetitif dan berakhlak mulia.

“Jika SD Muhammadiyah 5 bisa menyelenggarakan kegiatan sebesar ini, tentu sekolah lain juga bisa. Kolaborasi seperti ini sangat diperlukan untuk memperkuat karakter dan motivasi belajar siswa,” imbuhnya.

Melalui penyelenggaraan MUMA Fest 2025, SD Muhammadiyah 5 menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung kebijakan pendidikan nasional, khususnya dalam pengembangan potensi anak usia dini.

Sekolah ini konsisten berinovasi dengan menghadirkan kegiatan pendidikan yang memadukan aspek spiritual, sosial, dan teknologi.

Ali Yusuf Zakir berharap perolehan rekor MURI ini tidak hanya menjadi kebanggaan, namun juga menjadi motivasi bagi guru dan orang tua untuk terus menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan menginspirasi.

“Kami ingin anak-anak tumbuh bahagia, berkarakter, dan siap menyongsong masa depan. MUMA Fest merupakan sebuah langkah kecil menuju tujuan besar tersebut,” tutupnya.



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *