Setelah kecelakaan tangki skid, pertamina patra niaga memastikan pasokan LPG di gunungkidul aman
2 mins read

Setelah kecelakaan tangki skid, pertamina patra niaga memastikan pasokan LPG di gunungkidul aman


Skid Tank Kecelakaan/Foto: Polisi Regional Gununckidul

Kabarjawa.com– Sabtu (9/20) pukul 03.00 WIB, truk tank skid SPPBE yang dimiliki oleh Pt Mataram Bhumi Kirana berguling setelah rute di jalur menanjak.

Kecelakaan Skid Tank mengklaim kematian dan korban yang terluka, memunculkan kepanikan serta berita tentang kebingungan tentang keamanan pasokan LPG di wilayah Gun setelah.

Pertamina Patra Niaga segera bergerak cepat. Melalui Area Manager Communication, Hubungan & CSR Jawa Tengah, Taufiq Kurniawan, perusahaan memastikan bahwa stok LPG di Gununckidul tetap aman dan proses distribusi tidak terganggu.

“Kami memastikan pasokan LPG aman. Saham di Kabupaten Gunungkidul saat ini mencapai 72 metrik ton, dan hari ini proses distribusi SPPBE terus berjalan dengan volume 60 metrik ton,” kata Taufiq.

Evakuasi tangki selip kecelakaan

Pertamina bersama dengan polisi dan tim medis segera mengevakuasi truk yang terbalik. Alat berat dimobilisasi untuk mengamankan kendaraan raksasa yang berisi bahan bakar berbahaya.

Tim medis mengejar waktu untuk menyelamatkan korban. Satu orang akhirnya meninggal, sementara yang lain terluka dan segera bergegas ke rumah sakit terdekat.

“Pertamina Patra Niaga menyampaikan kesedihan yang mendalam kepada keluarga korban. Kami dan pihak berwenang terus mengoordinasikan koordinasi penuh sehingga penanganan berjalan cepat dan aman,” kata Taufiq.

Truk sial itu tercatat berangkat dari titik pasokan utama terminal LPG LPG LPG. Tidak jauh dari tujuan, kendaraan kehilangan kendali saat melintasi jalur berliku dan memanjat PATUK. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti dari insiden mematikan itu.

Masalah pengujian adalah

Setelah kecelakaan itu, informasi beredar bahwa truk tangki selip terlambat melakukan tes KIR. Pertamina Patra Niaga segera berbicara.

“Jika kendaraan tidak lulus uji KIR atau periode validitas habis, agen mungkin tidak mengizinkan truk untuk beroperasi. Itu adalah tanggung jawab agen. Kami akan meminta pernyataan resmi dari agen mengenai masalah ini,” kata Taufiq.

Peramina menekankan bahwa partainya menerapkan standar operasional yang ketat di setiap rantai distribusi energi. Namun, untuk kelayakan kendaraan, agen harus memastikan bahwa semua armada memenuhi standar teknis, termasuk uji KIR.

Pertamina Patra Niaga terus mendistribusikan LPG ke berbagai titik di Gunungkidul. Dengan stok 72 metrik ton dan distribusi aktif 60 metrik ton saat ini, orang tidak perlu khawatir.

“Kami memastikan kebutuhan komunitas Gunungkidul LPG tetap terpenuhi. Distribusi tidak terganggu meskipun kecelakaan ini,” pungkas Taufiq. (EF Linangkung)



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *