UGM menekankan keaslian diploma Jokowi, menyangkal pernyataan Sofian Effendi
2 mins read

UGM menekankan keaslian diploma Jokowi, menyangkal pernyataan Sofian Effendi


Penegasan keaslian Diploma Jokowi/Ilustrasi Foto: Freepik

Kabarjawa – Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya membuka suaranya setelah pernyataan yang mengejutkan untuk mantan kanselir UGM, Sofian Effendi, mengguncang publik.

Sofian Effendi meragukan keaslian diploma Presiden Joko Widodo di acara streaming langsung di saluran YouTube, Rabu (7/16). Pernyataan Sofian segera menyebabkan kebisingan di tengah -tengah komunitas yang menuntut klarifikasi resmi.

Sekretaris Universitas Gadjah Mada, Dr. Andi Sandi Antonius Tabusassa Tonralipu, SH, LL.M., bergerak dengan cepat. Dia menegaskan bahwa partainya memiliki data akademik otentik dan bukti yang membuktikan Joko Widodo memang lulusan Fakultas Kehutanan UGM.

UGM mengatakan bahwa pernyataan Sofian Effendi tidak sesuai dengan dokumen resmi universitas. Mereka mengklaim menyesali mereka yang memimpin Sofian Effendi untuk menyampaikan pendapat yang salah.

Kemudian, UGM mengkonfirmasi bahwa pernyataan itu tidak berdasar dan memiliki potensi untuk memiliki konsekuensi hukum untuk Sofian Effendi secara pribadi.

“UGM memastikan bahwa Joko Widodo secara resmi dicatat sebagai alumnus Fakultas Kehutanan,” katanya, Kamis (7/17/2025)

Joko Widodo memulai studinya pada tahun 1980 dengan siswa nomor 80/34416/kt/1681 dan lulus pada 5 November 1985. UGM masih berpegang teguh pada pernyataan resmi yang telah mereka rilis dalam siaran pers pada 15 April 2025 di situs web UGM.

UGM menegaskan bahwa partainya tidak memiliki konflik kepentingan dengan Ulama dan Tim Pembela Aktivis (TPUA) atau dengan Joko Widodo.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi publik, UGM bekerja berdasarkan undang -undang dan peraturan tentang perlindungan data pribadi dan pengungkapan informasi publik.

UGM menolak untuk membuka data pribadi milik siswa dan alumni untuk partai -partai yang tidak sah. Mereka hanya bersedia menunjukkan data di alam. Mereka akan memberikan data pribadi jika petugas penegak hukum meminta secara resmi sesuai dengan prosedur.

Pernyataan perusahaan UGM menutup polemik yang telah berkembang dengan liar. Publik menunggu tindak lanjut Sofian Effendi setelah UGM memastikan keaslian diploma Presiden Joko Widodo dan menekankan integritas sistem akademik kampus populis. (EF Linangkung)



Predikai pertadingan malam ini

Review Film
Berita Terkini
Berita Terkini
Berita Terkini
review anime

Gaming Center

Berita Olahraga

Lowongan Kerja

Berita Terkini

Berita Terbaru

Berita Teknologi

Seputar Teknologi

Berita Politik

Resep Masakan

Pendidikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *